Konser Amal Virtual Dianggap Efektif Tekan Angka Penyebaran COVID-19 Tangkapan layar Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, Rabu (1/4/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

MerahPutih.com - Jubir Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto mengapresiasi seluruh warga yang tetap tinggal di rumah dan menjaga jarak dengan orang lain, namun tetap menggelar kegiatan positif.

Ia mencontohkan adanya kegiatan konser virtual yang diadakan beberapa musisi. Hal itu sangat penting saat pemerintah gencar mengampanyekan social distancing atau physical distancing.

Baca Juga:

Pemprov DKI dan Kemensos Sepakat Beri Rp1 Juta Bagi Warga Terdampak COVID-19

Yuri melihat di media sosial, banyak konser-konser amal yang dilakukan secara virtual demi membantu penanganan COVID-19 ini. Begitu juga video-video yang sangat inspiratif di media sosial.

"Ini jadi sesuatu yang sangat penting, kita juga sudah melihat di medsos banyak konser amal virtual, video inspiratif, pesan video singkat," kata Yuri, Kamis (2/4).

YouTuber Edho Zell, penggagas gerakan #rantanghati yang mendapat donasi dari konser #dirumahaja. (HO)
YouTuber Edho Zell, penggagas gerakan #rantanghati yang mendapat donasi dari konser #dirumahaja. (HO)

Menurut Yuri, perlu kerja sama dari semua pihak, bersatu dan bersinergi untuk saling bersinergi menyelesaikan COVID-19.

Yurianto juga meminta masyarakat mewaspadai penularan tidak langsung, yang terjadi melalui perantaraan tangan.

Penularan tidak langsung melalui kontak tangan, cukup besar jumlahnya. Akibat cemaran pada tangan, yang kemudian menyentuh wajah, mulut, hidung, dan mata.

Baca Juga:

Ini Alasan Anggaran Rp405 Triliun untuk Tanggulangi COVID-19 Perlu Diawasi

"Karena itu, biasakan rutin cuci tangan dengan memggunakan sabun selama 20 detik di bawah air mengalir," imbau Yuri.

Seperti diketahui, ada penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 113 kasus. Maka sejauh ini kasus berjumlah 1.790 kasus dan meninggal mencapai 170.

Hingga kini, DKI Jakarta masih menjadi daerah yang paling terdampak virus corona. Disusul kemudian Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah dan DIY. (Knu)

Baca Juga:

Akses Keluar-Masuk Jakarta Belum Ditutup meski BPTJ Keluarkan Rekomendasi


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH