Kongres AS Sahkan Kemenangan Joe Biden di Pilpres Amerika Serikat Joe Biden dan Kamala Haris. (Foto: VOA).

MerahPutih.com - Kongres Amerika Serikat secara resmi mengesahkan kemenangan pasangan Joe Biden dan Kamala Haris di Pemilihan Presiden (Pilpres) AS pada Rabu (6/1).

Pengesahkan kemenangan Biden ini diambil dalam sidang pleno Kongres AS. Sebelumnya, Kongres diskors karena adanya serbuan massa pendukung Donald Trump ke Gedung Capitol. Ada empat warga tewas dalam kerusuhan tersebut.

Baca Juga

Klaim Kemenangan Trump Bikin Amerika Rusuh

Dalam Pilpres AS 2020, Biden menang berdasarkan Electoral Collage alias Dewan Elektoral. Mantan Wakil Presiden era Barack Obama itu meraih 306 electoral votes atau suara elektoral.

Sementara itu, Trump hanya mendapatkan 232 elektoral. Hasil ini mendapatkan penolakan dari capres petahana Partai Republik itu.

Biden
Presiden AS terpilih, Joe Biden. Foto: Variety

Senat dan DPR AS menolak keberatan dari Partai Republik untuk membuang suara elektoral untuk Biden di Georgia, Pennsylvania, Arizona, Nevada, dan Michigan.

Dikutip CNN, hingga kini Trump menolak mengakui kekalahan dan mendorong pendukungnya untuk berkumpul di Washington DC.

Dengan demikian, Biden dan Kamala bakal dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden AS pada 20 Januari mendatang. (*)

Baca Juga

Rusuh Amerika dan Jegal Biden Sebelum Dilantik

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jadi Tersangka Kasus Narkoba, 2 WN Iran Terancam Hukuman Mati
Indonesia
Jadi Tersangka Kasus Narkoba, 2 WN Iran Terancam Hukuman Mati

Dua orang warga negara Iran dibekuk jajaran Polres Metro Jakarta Barat terkait dengan industri rumahan pembuatan narkotika jenis sabu.

Empat Sekolah di DKI Hentikan Sementara PTM Tahap II, Ini Alasannya
Indonesia
Empat Sekolah di DKI Hentikan Sementara PTM Tahap II, Ini Alasannya

Sebanyak empat sekolah menghentikan sementara pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) pada tahap kedua.

Istana Sebut Cuma Butuh 2 Tahun Indonesia Kembali Jadi Negara Berpendapatan Menengah
Indonesia
Istana Sebut Cuma Butuh 2 Tahun Indonesia Kembali Jadi Negara Berpendapatan Menengah

Saat 2019 ketika Indonesia menjadi negara berpendapatan menengah atas, pendapatan per kapita di Tanah Air sebesar USD 4.050 atau baru berada sedikit di atas batas bawah klasifikasi yang ditetapkan Bank Dunia yakni USD 4.046.

PKS Soroti Profesionalitas Polisi Terkait Kasus Rizieq Shihab
Indonesia
PKS Soroti Profesionalitas Polisi Terkait Kasus Rizieq Shihab

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini meminta polisi untuk bertindak profesional dan proporsional dalam penanganan kasus hukum Rizieq Shihab

Kasus SARA dan Ujaran Kebencian Tetap Dijerat UU ITE
Indonesia
Kasus SARA dan Ujaran Kebencian Tetap Dijerat UU ITE

Kapolri keluarkan surat edaran berisi 11 poin yang menjadi pedoman bagi penyidik Polri dalam menangani perkara UU ITE.

ICW Harap Jokowi Segera Ambil Sikap Terkait Kekisruhan di KPK
Indonesia
ICW Harap Jokowi Segera Ambil Sikap Terkait Kekisruhan di KPK

hal ini akan menjadi pembuktian terhadap konsistensi Jokowi

Gibran Minta Bawaslu Berikan Teguran Jika Terbukti Melanggar
Indonesia
Gibran Minta Bawaslu Berikan Teguran Jika Terbukti Melanggar

Petugas tersebut bisa memberikan teguran langsung jika terbukti ada pelanggaran protokol kesehatan.

Harta Risma Naik Rp5 Miliar dalam Waktu Setahun
Indonesia
Harta Risma Naik Rp5 Miliar dalam Waktu Setahun

Ketua DPP PDI Perjuangan itu tercatat melaporkan harta kekayaannya pada 27 Maret 2019.

Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Dibuka Besok, Tersedia 1,2 Juta Formasi
Indonesia
Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Dibuka Besok, Tersedia 1,2 Juta Formasi

Pemerintah melalui BKN menyediakan 1.275.387 formasi kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) tahun 2021 untuk instansi pusat dan daerah.

Terlibat Narkoba, Bekas Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Punya Harta Rp110 Juta
Indonesia
Terlibat Narkoba, Bekas Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Punya Harta Rp110 Juta

Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi dicopot dari jabatan Kapolsek Astanaanyar, Bandung, lantaran diduga terlibat dan mengonsumsi narkoba.