Konflik Timur Tengah Memanas, PKS Kritik Agresi AS-Israel ke Iran Cederai Perdamaian Global

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
Konflik Timur Tengah Memanas, PKS Kritik Agresi AS-Israel ke Iran Cederai Perdamaian Global

Ilustrasi Bendera Iran. (Foto: dok. media sosial Google)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Eskalasi militer di Timur Tengah yang melibatkan AS-Israel terhadap Iran berpotensi meluas.

Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid menilai, agresi tersebut telah mencederai upaya menjaga perdamaian global.

“Eskalasi militer yang ditandai agresi AS–Israel ke Iran telah mencederai semangat perdamaian global yang kita upayakan bersama,” ujar Muhammad Kholid dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (11/3).

Menanggapi situasi tersebut, Kholid menyampaikan sejumlah poin sikap strategis PKS.

Baca juga:

Eskalasi Konflik AS-Israel Lawan Iran Memanas, Pembahasan Board of Peace Ditangguhkan Sementara

Pertama, PKS memberikan dukungan penuh terhadap pernyataan Menteri Luar Negeri Sugiono yang mengumumkan penghentian sementara seluruh pembahasan implementasi dalam Board of Peace (BoP).

Menurut Kholid, langkah tersebut merupakan sikap yang tepat dan bermartabat dari pemerintah Indonesia.

“Kita tidak mungkin bicara tentang meja perdamaian ketika salah satu pihak yang terlibat justru bertindak sebagai agresor yang memantik dan memperluas api peperangan. Indonesia tidak akan membiarkan diplomasi dijadikan sekadar tameng bagi tindakan militer yang destruktif,” tegasnya.

Kedua, PKS juga menyatakan dukungan terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan kesiapan Indonesia untuk keluar dari forum BoP jika forum tersebut tidak berpihak pada kepentingan dan kemerdekaan Palestina.

Baca juga:

Gaza Memanggil! 8.000 Pasukan Indonesia Siap Amankan Palestina Secara Bertahap Mulai April

Kholid menegaskan, bahwa bagi bangsa Indonesia, kemerdekaan Palestina merupakan amanat konstitusi yang tidak dapat ditawar.

“Jika BoP tidak lagi mengarah pada keadilan bagi Palestina, maka keluar dari BoP adalah sebuah keharusan moral dan politik,” ujarnya.

Ketiga, Kholid menekankan pentingnya Indonesia tetap konsisten menjalankan prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Menurutnya, Indonesia tidak boleh terseret dalam kepentingan kekuatan global mana pun yang mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.

Baca juga:

DPR Ingatkan Pemerintah Tetap Objektif Sikapi Ketegangan Iran dan Amerika Serikat-Israel

Sikap bebas aktif berarti kita bebas menentukan kawan berdasarkan kebenaran, dan aktif berupaya menghapuskan penjajahan di atas dunia.

“Solidaritas internasional harus kita bangun untuk memastikan bahwa tidak ada tempat bagi pelanggar kedaulatan di forum-forum terhormat dunia,” katanya.

Kholid menambahkan, bahwa diplomasi Indonesia harus tetap berlandaskan pada nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap perdamaian dunia.

“Diplomasi kita adalah diplomasi kemanusiaan. Sebagaimana kita menghitung setiap nyawa di Gaza, kita pun peduli pada stabilitas kawasan Timur Tengah secara luas,” tuturnya. (knu)

#Konflik Israel-Iran #Amerika Serikat #Ketegangan Timur Tengah #PKS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
PKS mendesak Presiden Prabowo Subianto memimpin upaya ASEAN mengatasi kabut asap lintas batas akibat karhutla dan memperkuat kerja sama dengan Malaysia.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Bagikan