Kondisi Terkini Warga Terdampak Banjir Sumatera, Tumpukan Kayu Masih Ganggu Akses Jalan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 19 Februari 2026
 Kondisi Terkini Warga Terdampak Banjir Sumatera, Tumpukan Kayu Masih Ganggu Akses Jalan

Petugas menggunakan alat berat membersihkan sampah kayu gelondongan pasca banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). Samp

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2).

Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, mengungkapkan, jumlah pengungsi di wilayah terdampak bencana telah berkurang drastis.

Pada Desember 2025 lalu, jumlah pengungsi sempat mencapai lebih dari 1 juta orang. Kini, terdapat 12.994 orang di tenda pengungsian.

"Pengungsi tadinya dua juta lebih sekarang menjadi lebih kurang 12.994 yang ada di tenda," kata Tito dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2).

Baca juga:

Banjir di Semarang, KAI Berlakukan Pembatasan Kecepatan Kereta

Di Sumatra Barat (Sumbar) saat ini sudah tak ada lagi pengungsi yang tinggal di tenda. Sebagian pengungsi sudah kembali ke rumahnya.

Warga terdampak bencana yang rumahnya rusak sudah mendapatkan hunian sementara (huntara). Ada juga yang tinggal sementara di rumah keluarga sambil menunggu hunian tetap (huntap) dari pemerintah.


"Jadi Alhamdulillah untuk Sumatra Barat kami sudah melakukan pengecekan di 16 kabupaten kota yang terdampak, tidak terdapat pengungsi di tenda," ujar Tito.


Di Sumatera Utara (Sumut), saat ini terdapat 850 orang di tenda pengungsian di Tapanuli Tengah. Sedangkan di Aceh, terdapat 12.144 warga di tenda pengungsian, paling banyak di Aceh Utara.

Tito menjelaskan, upaya pemulihan masih terus berjalan. Beberapa daerah mendapat perhatian khusus karena dampak bencana yang begitu besar.

Misalnya di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Utara masih banyak tumpukan kayu yang mengganggu akses jalan. Sungai mengalami sedimentasi sehingga belum dapat berfungsi normal.


Kemudian di Bener Meriah, Bireuen, Aceh Tengah perlu perbaikan sarana-sarana pendidikan. Sementara di Nagan Raya, sungai perlu dipulihkan agar dapat berfungsi optimal. Ada juga fenomena tanah amblas yang memutus jalan kabupaten di Aceh Tengah.

"Pemerintah terus bekerja keras untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Sumatera," katanya. (Pon)

#Banjir Sumatra #Banjir #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Bagikan