Kondisi Membaik, Yahya Waloni Bakal Dikembalikan ke Rutan Bareskrim Tangkapan layar video amatir saat Muhammad Yahya Waloni tiba di Gedung Bareskrim Polri Jakarta, Kamis (26/8/2021). ANTARA/HO-tangkapan layar video amatir

MerahPutih.com - Kepala Rumah Sakit (RS) Polri Brigjen Asep Hendradiana memastikan kondisi Yahya Waloni saat ini berangsur membaik.

Yahya Waloni masih meminum obat sesuai resep dokter walaupun sudah tidak lagi sesak napas.

“Sudah tidak ada (sesak napas) dan tetap minum obat sesuai rekomendasi dokter,” ungkap Asep saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (31/8).

Baca Juga:

Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penistaan Agama, Yahya Waloni Langsung Dilarikan ke RS

Masih dari keterangan Asep, pihak RS Polri siap berkoordinasi dengan penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber untuk mengembalikan Yahya Waloni ke Rutan Bareskrim.

Tetapi, ia belum bisa memastikan kapan Yahya dikembalikan ke rutan tersebut.

"Ya masih menunggu koordinasi dari penyidik Bareskrim Polri. Dalam waktu dekat akan dikembalikan ke penyidik," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Bareskrim sudah menetapkan Yahya Waloni sebagai tersangka kasus penistaan agama.

  Yahya Waloni tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/8/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Yahya Waloni tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/8/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Yahya ditangkap di Perumahan Permata Klaster Dragon, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Kamis (26/8).

Dasar penangkapan Yahya atas Laporan Polisi Nomor 0287/IV/2021/BareskrimPolri, tanggal 27 April 2021.

Yahya dilaporkan karena telah melakukan suatu tindakan pidana, yaitu berupa ujaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dan juga penodaan terhadap agama tertentu melalui ceramah yang diunggah pada video di akun Youtube Tri Datu.

Dari perbuatan yang telah dilakukannya, Yahya disangkakan dengan beberapa pasal, antara lain pasal dalam UU ITE pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45a ayat 2.

Baca Juga:

Bareskrim Polisi Masih Dalami Motif Yahya Waloni Melakukan Ujaran Kebencian

Dalam pasal tersebut diatur bahwa dengan sengaja dan tidak sah menyebarkan informasi yang akan menyebabkan permusuhan, kebencian berdasarkan SARA.

Lalu juga disangkakan pasal 156 huruf a KUHP yaitu melakukan penodaan terhadap agama tertentu.

Yahya Waloni terancam pidana penjara selama 6 tahun. Dalam kasus ini Yahya dilaporkan bersama pemilik akun YouTube Tri Datu. (Knu)

Baca Juga:

Yahya Waloni dan Muhammad Kece Dinilai Layak Dijerat Pidana Hasutan Kebencian Beragama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Serempetan Bus dengan KA Batara Kresna di Solo, Gibran Pecat Sopir BST
Indonesia
Serempetan Bus dengan KA Batara Kresna di Solo, Gibran Pecat Sopir BST

"Kami proses kejadian tersebut, sopir sudah kami berhentikan, karena itu termasuk pelanggaran kategori berat," ujarnya

Polda Metro akan Panggil David 'Noah' Terkait Kasus Dugaan Penipuan
Indonesia
Polda Metro akan Panggil David 'Noah' Terkait Kasus Dugaan Penipuan

Penyidik Direktorat Resesrse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Metro Jaya akan memanggil personel grup band Noah, David Kurnia Albert untuk dilakukan pemeriksaan terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang lebih dari Rp 1,1 miliar.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Diduga Terlibat di Perkara Labuhanbatu Utara
Indonesia
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Diduga Terlibat di Perkara Labuhanbatu Utara

Lili juga terlibat dalam komunikasi dan membicarakan perkara di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. Hal itu terungkap dalam persidangan etik Dewan Pengawas KPK dengan Lili sebagai terperiksa.

PBNU Kecam Tindakan Kasar Oknum Aparat terhadap Warga Disabilitas di Papua
Indonesia
PBNU Kecam Tindakan Kasar Oknum Aparat terhadap Warga Disabilitas di Papua

PBNU mengecam keras tindakan oknum anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) yang menganiaya warga di Merauke, Papua.

Perbolehkan Road Bike di JLNT Dinilai Berbahaya
Indonesia
Perbolehkan Road Bike di JLNT Dinilai Berbahaya

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan fasilitas jalur khusus kepada para pesepeda road bike di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang (JLNT Casablanca) setiap akhir pekan.

Berbagai Risiko Baru Bayangi Pemulihan Ekonomi Indonesia
Indonesia
Berbagai Risiko Baru Bayangi Pemulihan Ekonomi Indonesia

"Pemulihan ekonomi global dan domestik pada 2022 juga masih tidak merata dan tak pasti," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Putra-Putri Korban Penembakan Bripka CS Bakal Diberikan Beasiswa
Indonesia
Putra-Putri Korban Penembakan Bripka CS Bakal Diberikan Beasiswa

Kapolresta Tangerang Selatan AKBP Iman Imanudin menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga anggota TNI yang menjadi korban penembakan oknum polisi di RM Cafe.

Enam Prosedur yang Tak Bisa Dilakukan Buntut Kebakaran Gedung Cyber
Indonesia
Enam Prosedur yang Tak Bisa Dilakukan Buntut Kebakaran Gedung Cyber

Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi

Tabrakan Beruntun TransJakarta, 3 Orang Dikabarkan Meninggal
Indonesia
Tabrakan Beruntun TransJakarta, 3 Orang Dikabarkan Meninggal

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono menyebut, polisi masih melakukan penyelidikan soal kecelakaan tersebut.

Indonesia Kirim 5 Kontainer Tabung Oksigen ke India
Indonesia
Indonesia Kirim 5 Kontainer Tabung Oksigen ke India

Bantuan ini merupakan bantuan tahap pertama dari total 3.500 tabung yang akan diberikan.