Komunitas Onthel Kuno Berjuang Lestarikan Sepeda Onthel Komunitas sepeda onthel di Pariaman, Sumatera Barat (ANTARA FOTO/Prast)

MerahPutih.Com - Sepeda onthel kini mulai jarang terlihat di jalanan. Selain barangnya yang sudah tidak diproduksi lagi, juga karena kendaraan klasik yang satu ini telah menjadi benda koleksi.

Bagi khalayak ramai, penampakan sepeda onthel dalam setahun hanya pada event tertentu seperti pawai kemerdekaan atau perayaan 17 Agustus. Mengingat langkanya sepeda onthel, kini muncul sejumlah komunitas sepeda yang ingin melestarikannya.

Komunitas Onthel Kuno Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, melestarikan keberadaan sepeda tua keluaran 1945 dengan memperkenalkan kepada para generasi muda.

Parade Komunitas Sepeda Onthel di Sumbar
Komunitas sepeda Onthel di Sumbar (Foto: ANTARA Sumbar)

"Kami sengaja melestarikan keberadaan sepeda ontel, dengan tujuan mengenalkan alat transportasi masa lalu kepada generasi muda saat ini sehingga mengetahui sejarah bangsa," kata Ketua Komunitas Onthel Kuno Kecamatan Kinali Jasram (57) di Pariaman, Minggu (29/4), usai kegiatan berkeliling sepeda ontel di kota itu.

Ia mengatakan selain bertujuan untuk mengenalkan dan melestarikan keberadaan sepeda onthel, kegiatan tersebut juga bertujuan agar menangkal para generasi muda dari bahaya pergaulan bebas yang mengarah pada narkoba, judi, minuman keras, balap liar dan lain sebagainya.

Dengan mengenalkan kembali budaya bersepeda tua tersebut, para generasi muda diharapkan bebas dari perilaku menyimpang.

Komunitas Sepeda Onthel
Para anggota komunitas sepeda onthel (pemkabboyolali.go.id)

Kemudian lanjutnya, kegiatan melestarikan sepeda tua tersebut juga salah satu upaya untuk membiasakan transportasi ramah lingkungan tanpa polusi dan sekaligus sebagai olahraga yang bermanfaat bagi kesehatan.

"Kami berupaya mengajak masyarakat agar lebih senang bersepeda, karena saat ini kemana-mana selalu menggunakan sepeda motor padahal jaraknya dekat," kata dia.

Selain bertujuan menyelamatkan generasi muda dari pergaulan tidak baik, komunitas ontel kuno tersebut juga bergerak di bidang sosial diantaranya membantu masyarakat ekonomi lemah untuk berobat termasuk sisi keagamaan.

Sebagaimana dilansir Antara, Dewan penasehat Komunitas Onthel Kuno Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat Sugiarto mengatakan kegiatan tersebut sengaja dipusatkan di Kota Pariaman dengan tujuan berolahraga sekaligus berwisata.

Aksi para penggemar sepeda onthel
Penggemar sepeda onthel dalam sebuah acara bersama (ist)

Pihaknya menjelaskan dengan melaksanakan kegiatan tersebut di tempat wisata akan turut membantu mempromosikan pariwisata daerah termasuk upaya mengenalkan sepeda onthel ke masyarakat luas.

"Kegiatan ini tidak hanya dari Kabupaten Pasaman Barat, namun juga diikuti oleh komunitas sepeda ontel dari Kota Pariaman dan Kota Padang yang diperkirakan mencapai 170 orang," kata dia.

Ia berharap dengan adanya inisiatif masyarakat untuk menghidupkan kembali budaya bersepeda, pemerintah dapat menyokong dengan mendukung perbaikan sisi infrastruktur jalan di daerah terutama Kecamatan Kinali.

"Kami hanya butuh pemerintah daerah membantu memperbaiki jalan-jalan yang ada di Kecamatan Kinali, karena selain ramah lingkungan bersepeda juga menghemat biaya," katanya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Budaya Tradisional Aceh Pikat Wisatawan Asing



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH