Kompolnas Sebut Anggota Polri Teribat Suap Penerimaan Bintara Layak Dipecat Ilustrasi polisi. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyayangkan adanya suap penerimaan bintara Gelombang pada tahun 2022 yang diduga melibatkan anggota Polri di Polda Jawa Tengah.

Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti mengungkapkan bahwa, anggota yang terlibat merupakan pengkhianat institusi polri.

Baca Juga:

Kapolda Jawa Tengah Geram Anggotanya Jadi Calo Seleksi Polri

Mereka yang coba-coba menggunakan kesempatan untuk mencari keuntungan pribadi dengan cara melakukan kejahatan suap adalah merupakan pengkhianat institusi Polri.

"Sehingga layak dipecat dan diproses pidana," kata Poengky kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/3).

Menurut Poengky, Polri sudah sangat serius memberantas kelompok-kelompok yang mencoba menyalahgunakan kewenangan dengan meminta dan menerima uang dengan iming-iming lulus seleksi calon anggota polri.

Padahal, sistem Bersih, Transparan, Akuntable, dan Humanis (Betah) telah berjalan dengan baik. Akan tetapi, masih saja ada orang yang mencoba melakukan kejahatan. Ia pun mendorong ada evaluasi agar pelaksanaan seleksi ke depan menjadi lebih baik lagi.

"Kami mendorong proses hukum tegas kepada para pelanggar agar dikenai sanksi etik berupa pemecatan (PTDH) dan pidana penyuapan," ucapnya.

Selain itu kepada orang yang bersedia menyerahkan uang untuk tujuan diluluskan, maka yang bersangkutan juga harus diproses pidana penyuapan.

Baca Juga:

Diduga Jadi Calo Penerimaan Bintara, Oknum Perwira Polda Jateng Terjaring OTT

"Sehingga pemberi dan penerima diproses pidana agar ada efek jera," sambungnya.

Sekedar informasi, lima oknum anggota Polda Jawa Tengah diduga menjadi aktor korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dalam proses seleksi penerimaan Bintara Polri Gelombang pada tahun 2022 lalu segera dijatuhi sanksi etik profesi atas perbuatannya.

Polda Jawa Tengah pun sudah memproses oknum tersebut dan bersiap menyidangkan mereka secara kode etik.

Mereka adalah 2 orang berpangkat komisaris polisi, 1 orang berpangkat ajun komisaris polisi, dan 3 orang berpangkat bintara.

Kelima oknum tersebut atas inisiatif pribadi diduga kuat melakukan percaloan atau aksi KKN dalam tes masuk Bintara Polri tahun 2022.

Aksi mereka diketahui dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilaksanakan Divisi Propam Mabes Polri dan langsung diperiksa secara intensif. (Knu)

Baca Juga:

5 Polisi di Jateng Diduga Jadi Calo Penerimaan Bintara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jawab Isu Soal Ganti Kapolri, Jokowi: Masih Listyo Sigit Prabowo
Indonesia
Jawab Isu Soal Ganti Kapolri, Jokowi: Masih Listyo Sigit Prabowo

Institusi Polri belakangan ini disorot setelah peristiwa pembunuhan Brigadir J yang melibatkan mantan Kadiv Propam, Ferdy Sambo.

Komnas HAM Periksa Bharada E di Bareskrim Polri
Indonesia
Komnas HAM Periksa Bharada E di Bareskrim Polri

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terus membongkar kasus dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan Irjen Ferdy Sambo terhadap Brigadir J.

Ritus Misa Requiem Paus Benediktus XVI Digelar Kamis (5/1)
Indonesia
Ritus Misa Requiem Paus Benediktus XVI Digelar Kamis (5/1)

Vatikan telah menerbitkan ritus misa requiem untuk Paus Emeritus Benediktus XVI. Ritus akan dirayakan pada hari Kamis pukul 09.30 waktu Roma.

Jaksa KPK Mendakwa Bupati Nonaktif Penajam Paser Utara Terima Suap Rp 5,7 Miliar
Indonesia
Jaksa KPK Mendakwa Bupati Nonaktif Penajam Paser Utara Terima Suap Rp 5,7 Miliar

Abdul Gafur Mas’ud disebut Jaksa, telah menyetujui pengaturan paket-paket pekerjaan tahun anggaran 2020 dan 2021 pada lingkup Pemerintah Kabupaten PPU

Tol Semarang-Demak Seksi II Dibuka Fungsional 18 November 2022
Indonesia
Tol Semarang-Demak Seksi II Dibuka Fungsional 18 November 2022

Uji coba pembukaan Tol Semarang-Demak Seksi II telah dilakukan sejak Jumat (12/11) pukul 15.00 WIB dengan skema buka tutup satu arah/lajur.

Survei Algoritma: Masyarakat Puas Kinerja Jokowi, tapi Tak Setuju Pemilu Ditunda
Indonesia
Survei Algoritma: Masyarakat Puas Kinerja Jokowi, tapi Tak Setuju Pemilu Ditunda

Namun, hal tersebut tak lantas membuat wacana penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden mendapat kata setuju dari mayoritas publik.

Puan Tanggapi Unggahan Kebersamaan Dirinya dengan Ganjar
Indonesia
Puan Tanggapi Unggahan Kebersamaan Dirinya dengan Ganjar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggungah kebersamaan dengan Ketua DPR RI Puan Maharani saat kunker di Solo.

LPSK Beri Jaminan Biaya Perawatan Korban Bom Bunuh Diri
Indonesia
LPSK Beri Jaminan Biaya Perawatan Korban Bom Bunuh Diri

Seluruh korban dalam peristiwa bom bunuh diri di Markas Polsek Astanaanyar, berhak mendapatkan kompensasi atau ganti rugi dari negara yang penghitungannya akan dilakukan oleh LPSK.

Suharso Monoarfa Diminta Mundur dari Kursi Menteri
Indonesia
Suharso Monoarfa Diminta Mundur dari Kursi Menteri

Puluhan orang yang tergabung dalam Solidaritas Santri Menggugat meminta Suharso Monoarfa untuk mundur dari jabatan menteri.

Pemkab Tangerang Kejar Penerimaan Pajak 2023 Rp 2,6 Triliun
Indonesia
Pemkab Tangerang Kejar Penerimaan Pajak 2023 Rp 2,6 Triliun

Kenaikan target pajak daerah pada tahun ini diperhitungkan dari pertumbuhan ekonomi dan investasi yang semakin membaik pasca pandemi COVID-19 di wilayah Kabupaten Tangerang.