Komplotan Pencuri Motor dengan Modus Paranormal Diringkus ilustrasi. (Pixals.com)

MerahPutih.com - Komplotan pencuri sepeda motor dengan modus sebagai paranormal atau orang pintar berhasil diringkus oleh Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat pada Jumat (12/1) kemarin.

Kasubbag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengatakan, dalam kasus pencuri motor dengan modus sebagai paranormal ini terdapat empat pelaku yang di mana tiga berhasil diamankan yaitu Erick Donovan (48), Sari Budiyanti (21), dan Ajeng April Yanti (22). Satu orang lagi, W masih buron.

"Modus keempat komplotan curanmor ini berpura-pura sebagai paranormal yang bisa menyembuhkan penyakit non medis, di mana empat orang tersebut dibagi menjadi dua kelompok," kata Suyatno melalui keterangan tertulis, Sabtu (13/1).

Suyatno menjelaskan kronologi sebelum melancarkan aksi kepada korban yaitu Wiwik Mulidawati. Pada Selasa, 2 Januari 2018 Erick, Sari, dan Ajeng, berkumpul di tempat makan di wilayah Jakarta Utara. Seusai itu, mereka mencari sasaran dengan mengendarai dua sepeda motor.

Erick berboncengan dengan W, sedangkan Sari berboncengan Ajeng. Suyatno menerangkan seusai mendapat target, Erick berpura-pura sedang menumpang ojek dan menanyakan alamat kepada korban.

"Setelah itu, Erick memberi batu kepada korban sebagai ucapan terimakasih dan berkata kepada korban bahwa korban sedang diguna-guna," jelas Suyatno.

Lebih lanjut, Suyatno juga memaparkan bahwa Erick langsung melakukan aksinya dengan menyemburkan jarum dari mulutnya ke arah korban, sehingga korban pun mulai terkelabui. Setelah berhasil dikelabui, Erick menyuruh korban untuk membuang jarum tersebut sekitar 100 meter dengan jalan kaki.

"Pelaku meminta korban tidak menengok ke belakang. Sebelum korban berjalan, Erick memberikan kode dengan menggarukkan kepala ke Sari dan Ajeng," katanya.

Sementara, Suyatno, menuturkan, Sari dan Ajeng yang telah menunggu di kejauhan melakukan aksinya dengan berpura-pura melintas di depan korban dan Erick berpura-pura menghentikan kendaraan yang ditumpangi Sari dan Ajeng itu.

"Mereka melintas agar menitipkan motor dan barang-barang milik korban, setelah korban berjalan sedikit jauh, Erick, Sari, dan Ajeng, membawa pergi motor dan barang-barang milik korban," tuturnya.

Suyatno mengatakan bahwa komplotan tersebut telah melakukan perbuatannya sebanyak kurang lebih 30 kali diwilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan sepanjang tahun 2010-2018

"Barang bukti yang kita sita 1 unit motor merek Honda Scoopy, dan 1 smartphone merk Xiaomi milik korban," pungkasnya (Asp)

Baca juga berita lainnya terkait pencurian motor di: Usai 'Bercinta' dengan Penumpang, Sopir Ojek Online Ini Kehilangan Hp dan Motor

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH