Komnas Perempuan: Poligami Ajaran Islam Itu Keliru Komisioner Komnas Perempuan KH Imam Nahe'i saat diskusi di Gado-gado Boplo, Kuningan, Jaksel, Sabtu (15/12). Foto: MP/Gomes

MerahPutih.com - Komisioner Komnas Perempuan KH Imam Nahe'i mengatakan bahwa pihak yang menganggap praktik poligami merupakan sunah merupakan bentuk penodaan agama Islam.

"Poligami sunnah, menurut saya penodaan agama. Karena tidak ada dalam fiqih. Boleh saja (Poligami) tapi tidak naik sampai tingkat sunnah," kata Imam dalam acara diskusi Perempuan dan Politik; 'Bisakah Poligami di Indonesia Dilarang?" di Gado-gado Boplo, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (15/12)

Ilustrasi foto pasangan. foto: Unplash

Lebih lanjut, Imam menuturkan bahwa praktik poligami bukan ajaran agama Islam. Pasalnya, praktik poligami telah ada jauh-jauh hari, sebelum Nabi Muhammad membawa ajaran Islam. Sehingga, pihak yang menganggap bahwa praktik poligami ajaran islam adalah pemahaman yang keliru.

"Jauh sebelum Islam datang, praktek poligami sudah dilakukan. Poligami ajaran Islam itu keliru," sambungnya.

Islam, kata Imam, tidak pernah memerintahkan umatnya untuk berpoligami. Tetapi, memang ada aturan mengenai hal itu.

Ilustrasi foto pasangan. foto: Pexels

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie secara tegas menyatakan bahwa partai menolak adanya praktik poligami. Bahkan, ia melarang anggotanya untuk memiliki istri lebih dsri satu.

"PSI tidak akan pernah mendukung poligami,” kata Ketua Umum PSI Grace Natalie di Surabaya, pada 11 Desember 2018, seperti dikutip Antara. (Gms)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH