Komnas HAM Turun Langsung Selesaikan Sengketa Lahan Sirkuit Mandilka Lahan Sirkuit Mandalika. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terjun langsung ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) buat menuntaskan sengketa lahan di sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Komnas HAM menjembatani pertemuan antara pemerintah dengan masyarakat, untuk menuntaskan masalah lahan pembangunan Sirkuit Mandalika.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan, langkah ini direkomendasikan Komnas HAM sebagai tindak lanjut dari adanya aduan masyarakat terkait masalah lahan di Mandalika. Saat ini, posisi masyarakat yang melakukan pengaduan ke Komnas HAM, tidak dalam posisi menolak proyek pembangunan sirkuit Mandalika. Namun masyarakat menginginkan adanya pemenuhan hak-hak sesuai tuntutan berdasarkan alas hak yang dimiliki.

Ia menjelaskan, Komnas HAM tidak dalam konteks memperlambat proyek strategis nasional tersebut. Namun pihaknya dalam koridor menjalankan arahan Presiden agar semua proyek strategis nasional harus berlandaskan hak asasi manusia.

Baca Juga:

Puluhan Siswa Positif Corona di Yogyakarta Berasal dari Dua Pondok Pesantren

Beka menawarkan solusi agar pemerintah dan masyarakat duduk bersama berdiskusi menyelesaikan masalah lahan tersebut. Komnas HAM akan menjembatani untuk menyandingkan data pengadu dan pihak ITCD, untuk kemudian didiskusikan terkait hak-hak berdasarkan alas hak lahan yang dimiliki.

Karena itu, pihaknya mendorong penuntasan masalah lahan di Mandalika tanpa menimbulkan ekses. Komnas HAM sendiri siap menjadi kanal pengaduan masyarakat yang akan menjembatani komunikasi dengan pemerintah dan pihak ITDC.

"NTB harus berbangga karena modal sosialnya luar biasa, dari pihak pengadu tidak ada yang menolak proyek strategis nasional itu, tapi hak masyarakat harus dituntaskan," ujarnya.

Kapolda NTB, Kajati NTB dan Ketua Pengadilan Tinggi NTB menilai, kehadiran Komnas HAM dalam penuntasan masalah lahan di Mandalika sangat penting. Menurut, Kapolda NTB, Irjen Polisi M Iqbal Komnas HAM bisa melakukan review terhadap masalah tersebut.

Komnas HAM
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah (kiri) bersama Kapolda NTB Irjen Polisi M Iqbal (kedua kiri), Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara (kedua kanan) dan Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC, Ngurah Wirawan (kanan) saat rapat koordinasi bersam Komnas HAM terkait penuntasan polemik lahan KEK Mandalika di Mataram, Rabu (30/9/2020). (ANTARA/Nur Imansyah).

Untuk mendukung hal tersebut, pihak kepolisian akan membantu Komnas HAM semaksimal mungkin. Selain itu Kapolda juga meminta agar pihak ITDC dapat bekerjasama dengan baik, sehingga masalah ini bisa cepat diselesaikan.

"Proyek strategis nasional sirkuit MotoGP Mandalika harus jalan, namun kita harus menghormati dan melindungi hak-hak masyarakat sesuai ketentuan dan alas hak yang dimiliki," katanya.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, H Zulkieflimansyah menyambut baik keberadaan Komnas HAM dalam menuntaskan masalah lahan di sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah. Kehadiran Komnas HAM akan membantu menuntaskan masalah agar persoalan sengketa lahan ini tidak menimbulkan kegaduhan.

"Hal ini sesuai pesan dari Presiden, agar masalah selesai tapi tidak ada kegaduhan," ujarnya.

Komnas HAM diharapkan akan menjadi kanal, sehingga aspirasi dan pengaduan masyarakat dapat segera diselesaikan secara bersama-sama.

"Komnas HAM akan fokus menyelesaikan sengketa lahan Mandalika di NTB hingga tuntas," katanya.

Baca Juga:

Mendagri Siapkan Sanksi bagi Plt dan Pjs Kepala Daerah yang Tak Netral saat Pilkada

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
MAKI 'Memaki' Gayus Tambunan dapat Remisi
Indonesia
MAKI 'Memaki' Gayus Tambunan dapat Remisi

MAKI mengecam keputusan Menkumham yang tidak sensitif untuk pemberantasan korupsi

Hari ini, Halte Bundaran HI Yang Dibakar Sudah Beroperasi
Indonesia
Hari ini, Halte Bundaran HI Yang Dibakar Sudah Beroperasi

Setelah Halte Bundaran HI ini dibakar, pemerintah provinsi DKI Jakarta, langsung menyiapkan tim untuk merestorasi halte tersebut,

Polres Metro Jakpus Tunggu Hasil Puslabfor Ledakan di Menteng
Indonesia
Polres Metro Jakpus Tunggu Hasil Puslabfor Ledakan di Menteng

Ledakan mengakibatkan mobil jenis Pajero Sport yang terparkir alami kempes ban di bagian mobil sebelah kiri.

Sri Mulyani Ditantang Jagoan Tiga Partai Koalisi di Pilkada Klaten
Indonesia
Sri Mulyani Ditantang Jagoan Tiga Partai Koalisi di Pilkada Klaten

Ia mengatakan fenomena politik yang ada di Klaten sangat dinamis.

Pemerintah Janji Gandakan Produksi Kedelai Dalam 2 Kali Masa Tanam
Indonesia
Pemerintah Janji Gandakan Produksi Kedelai Dalam 2 Kali Masa Tanam

produksi kedelai dalam negeri harus berdaya bersaing, baik kualitas maupun dari segi harga.

Update COVID-19 Selasa (9/6): 33.076 Positif, 11.414 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (9/6): 33.076 Positif, 11.414 Sembuh

Yuri mengungkapkan jumlah kasus pasien sembuh mengalami penambahan 510 pasien menjadi 11.414 orang

Anies Diminta Jelaskan Status Kampung Akuarium
Indonesia
Anies Diminta Jelaskan Status Kampung Akuarium

"Tidak boleh sesuatu itu ngambang, harus tegas. Supaya apa? Supaya mereka itu mandiri, mereka tahu berapa sewanya," papar Yayat

Banjir Besar di Jakarta Utara Terjadi Akibat Luapan Sumur Warga yang Bocor
Indonesia
Bareskrim Gerebek Agen Penyalur ABK WNI yang Disiksa di Kapal Tiongkok
Indonesia
Bareskrim Gerebek Agen Penyalur ABK WNI yang Disiksa di Kapal Tiongkok

Penggerebekan berlangsung di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Kamis 11 Juni dini hari.

PKS Klaim Menang di 120 Pilkada
Indonesia
PKS Klaim Menang di 120 Pilkada

DPP Partai Keadilan Sejahtera mengklaim memenangkan 120 Pilkada 2020 dari laporan pantauan langsung hasil Pilkada 2020 dari seluruh wilayah di Indonesia