Komnas HAM Terjunkan Tim Investigasi ke Lapas Narkotika Yogyakarta Tim Kemenkumham DIY tengah menginvestigasi dugaan kekerasan pada napi di Lapas Narkotika Pakem (Foto : Humas Kanwil Kemenkumham DIY)

MerahPutih.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI menerjunkan tim investigasi ke Lapas Narkotika II A di Pakem Yogyakarta pada Rabu (10/11).

Kedatangan tim ini untuk menghimpun keterangan dan data dari sejumlah pihak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Yogyakarta terkait dugaan kekerasan terhadap narapidana.

Baca Juga

Napi Diduga Disiksa, Kemenkumham Bentuk Tim Investigasi

Ketua Tim Pemantau Penyelidikan dari Komnas HAM, Tama Tamba mengatakan, mereka telah meminta keterangan dari beberapa pegawai lapas serta kepala lapas.

"Hari ini ketemu pihak lapas dengan menghadirkan beberapa pegawai yang akan kami temui dan minta keterangannya," kata Tama di Lapas Narkotika Kelas II A Yogyakarta, Pakem, Kabupaten Sleman, Rabu (10/11).

Sebelum menyambangi Lapas Narkotika, pihaknya sudah terlebih dahulu meminta keterangan korban baik secara virtual maupun secara tatap muka.

Ia menegaskan Komnas HAM bekerja secara imparsialitas dan objektif (tidak memihak). Ia pun menekankan timnya akan bekerja sejujur dan seadil mungkin untuk mengungkap kebenaran.

"Penghimpunan keterangan dari pihak lapas, sebagai wujud dari prinsip keberimbangan serta imparsialitas untuk mengurai kasus itu," ujar Tama.

Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Jakarta. ANTARA/Muhammad Zulfikar
Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Jakarta. ANTARA/Muhammad Zulfikar

Komnas HAM juga akan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi pihak yang diadukan agar hasilnya berimbang dan tidak sepihak dari pihak pengadu saja.

"Kami tidak akan menyimpulkan suatu peristiwa tanpa kami minta keterangan dari pihak yang diadukan, misalnya dari pegawai lapas," kata dia.

Ia berharap kedatangan perwakilan Komnas HAM di Lapas Narkotika Yogyakarta menjadi momentum berbagai pihak terkait untuk menyampaikan keterangan yang mereka ketahui atau saksikan, maupun yang mereka alami atau lakukan sendiri.

Tama mengatakan belum bisa menyampaikan hasil sementara dari pemeriksaan itu, karena masih fokus mencari keterangan dari berbagai pihak secara maraton.

Setelah tuntas menghimpun keterangan dari lapas, empat orang penyelidik dari Komnas HAM itu bakal mendatangi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY pada Kamis (11/11).

"Setelah (mengumpulkan informasi) itu kami lapor ke pimpinan apa yang kami dapatkan di lapangan. Laporan sifatnya konfidensial, tidak bisa diungkap (sekarang)," kata Tama.

Dalam kesempatan itu, Vincentius Titih Gita Arupadatu, salah seorang eks napi Lapas Narkotika Yogyakarta yang mengaku mengalami kekerasan hadir di lingkungan lapas.

Vincentius berharap kehadiran Komnas HAM di Yogyakarta mampu mengurai kasus itu dan mendorong pembinaan Lapas Narkotika Kelas II A Yogyakarta ke arah yang lebih baik.

"Harapannya pembinaan bisa lebih baik, karena juga masih banyak petugas-petugas (Lapas Narkotika Yogyakarta) yang baik," kata dia kepada awak media.

Sebelumnya, sejumlah mantan narapidana Lapas Narkotika Kelas II A Yogyakarta mengadu ke ORI Perwakilan DIY dan Jawa Tengah pada Senin (1/11), mengenai dugaan penganiayaan dan pelecehan seksual yang mereka alami selama di lapas tersebut. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

Komnas HAM Selidiki Dugaan Penyiksaan Napi di Lapas Narkotika Yogyakarta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Layanan Cepat Bandara Lombok Bagi Pembalap dan Kru MotoGP
Indonesia
Layanan Cepat Bandara Lombok Bagi Pembalap dan Kru MotoGP

AP I selaku pengelola Bandara Internasional Lombok menerapkan skema bubble dalam penanganan kedatangan para pembalap dan tim mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Arus Balik ke Jakarta Berlangsung Bertahap
Indonesia
Arus Balik ke Jakarta Berlangsung Bertahap

Pemudik pulang ke Jakarta secara bertahap sehingga tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas.

Masyarakat Ditantang Lapor Polisi Jika Dapat Ancaman Pinjol
Indonesia
Masyarakat Ditantang Lapor Polisi Jika Dapat Ancaman Pinjol

Ramadhan juga meminta masyarakat untuk tidak mudah terbuai dalam melakukan transaksi pinjaman online.

Imbas Pesta Ultah, Khofifah dan Emil Dardak Dilaporkan ke Polda Jatim
Indonesia
Imbas Pesta Ultah, Khofifah dan Emil Dardak Dilaporkan ke Polda Jatim

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Elestianto Dardak dilaporkan ke Polda Jawa Timur.

Orang Kaya Bakal Kena Pajak 35 Persen
Indonesia
Orang Kaya Bakal Kena Pajak 35 Persen

WP badan dalam negeri yang berbentuk perseroan terbuka, memiliki jumlah keseluruhan saham yang disetor diperdagangkan pada bursa efek di Indonesia paling sedikit 40 persen.

Belanda Minta Maaf Atas Kekerasan Perang 1945 - 1949 di Indonesia
Indonesia
Belanda Minta Maaf Atas Kekerasan Perang 1945 - 1949 di Indonesia

Sebelumnya, Raja Willem menyampaikan, sesuatu yang baik bila tetap menghadapi sejarah karena masa lalu tidak bisa dihapus, dan perlu diakui.

Kominfo Siapkan Aplikasi sampai Pusat Data untuk Belanja Negara Melalui E-Katalog
Indonesia
Kominfo Siapkan Aplikasi sampai Pusat Data untuk Belanja Negara Melalui E-Katalog

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate menyatakan dukungan itu berupa penyiapan aplikasi, bandwidth dan pusat data.

Teridentifikasi, Enam Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dikembalikan ke Keluarga
Indonesia
Teridentifikasi, Enam Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dikembalikan ke Keluarga

Pihak keluarga dari masing-masing jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang tak kuasa menahan tangis

Munarman Protes Tak Dihadirkan Langsung di Pengadilan, Sidang Terpaksa Ditunda
Indonesia
Munarman Protes Tak Dihadirkan Langsung di Pengadilan, Sidang Terpaksa Ditunda

Kubu terdakwa protes karena Munarman tak diperkenankan hadir langsung di ruang persidangan.

Kapolri Minta Produsen Minyak Goreng Curah Tingkatkan Produksinya
Indonesia
Kapolri Minta Produsen Minyak Goreng Curah Tingkatkan Produksinya

Persoalan harga dan stabilitas minyak goreng masih menghantui warga di tanah air Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun terus turun ke sejumlah lapangan untuk meninjau langsung pabrik minyak goreng.