Komnas HAM Diminta Beri Perhatian ke Kasus Air Keras Novel Baswedan Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi dukung Novel Baswedan di depan gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (11/4). (MP/Dery Ridwansah)

Merahputih.com - Tim kuasa hukum Novel Baswedan mendesak Komnas HAM menuntaskan pemantauan proses hukum terhadap penyidik senior KPK itu.

Hal itu dikatakan tim kuasa hukum Novel yang diwakili oleh Muhamad Isnur dan Muji Kartika Rahayu ketika mendatangi gedung Komnas HAM, Rabu (4/12). Dalam pertemuan itu, Komnas HAM diwakili Choirul Anam dan Wakil Ketua Komnas HAM Sandrayati Moniaga.

Baca Juga:

Kader PDIP Dewi Tanjung Dilaporkan Atas Dugaan Pengaduan Palsu

"Kami mendesak Komnas HAM untuk menindaklanjuti dan kembali memberikan perhatian yang lebih serius terhadap Novel Baswedan, yang hingga hari ini sudah 967 hari tidak terungkap perkaranya," ujar Isnur saat melakukan audiensi dengan Komnas HAM.

Isnur mengatakan, pada 21 Desember 2018, Komnas HAM merilis hasil pemantauan atas kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Berdasarkan hasil pantauan tersebut, kemudian Polri Membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF).

"Tapi hingga hari ini tim yang dibentuk atas dasar rekomendasi Komnas HAM juga belum berhasil mengungkap siapa aktornya, siapa penyerangnya. Ini sudah setahun. Dan ini juga sudah melewati tenggat yang diberikan oleh Pak Presiden," jelas Isnur.

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan (tengah). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan (tengah). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Karena itu, tim kuasa hukum meminta Komnas HAM mengambil tindakan atas laporan tersebut. "Yang kedua, kami mohon izin atau meminta Komnas HAM agar mempublikasikan temuan ini, karena publik belum tahu sebenarnya apa yang Komnas HAM temukan di dalamnya," kata dia.

"Di situ banyak rekomendasi lain yang Komnas berikan kepada internal kepolisian dan ke Presiden Jokowi. Pertanyaannya bagaimana pemantauan atas rekomendasi yang lain;" terang Isnur.

Baca Juga:

Kisah Tetangga Novel Baswedan Terkait Kejadian Penyiraman Air Keras

Sementara itu, Wakil Ketua Komnas HAM Sandrayati merasa kecewa terhadap perkembangan kasus Novel Baswedan. Sandra mengatakan penegakan hukum di Indonesia sedang diuji melalui kasus ini.

"Tapi tentunya secara personal dan ini kami melihat perkembangan yang ada ini sangat mengecewakan bahwa kita tahu persoalan ini rumit, tetapi sistem hukum kita sedang diuji sebenarnya. Begitu sulitnya kita mengungkap satu peristiwa kejahatan yang dialami oleh warga sendiri siapa pun dia," paparnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Salurkan Bansos, Dinsos Data Warga 66 RW Zona Merah
Indonesia
Salurkan Bansos, Dinsos Data Warga 66 RW Zona Merah

Sebab dalam instruksi Gubernur Anies, kata Irmansyah, mereka yang diisolasi harus diberi dukungan dari pemerintah.

Kapolri Cabut Maklumatnya Soal Larangan Unjuk Rasa dan Pernikahan
Indonesia
Kapolri Cabut Maklumatnya Soal Larangan Unjuk Rasa dan Pernikahan

New normal atau adaptasi kebiasaan baru memang akan dan sudah dilakukan di daerah-daerah

Kemendes akan Cek Oknum di Balik Skandal Surat Stafsus Andi Taufan
Indonesia
Kemendes akan Cek Oknum di Balik Skandal Surat Stafsus Andi Taufan

"Saya tanya konsukuensinya, konsukuensinya mereka diminta menanggung biaya pelatihan itu," kata Budi

 Kapolri Ungkap Puluhan Akun Medsos Ditutup Karena Sebar Hoaks COVID-19
Indonesia
Kapolri Ungkap Puluhan Akun Medsos Ditutup Karena Sebar Hoaks COVID-19

Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini tidak ada kejadian penjarahan akibat pandemi virus corona.

96 Anggota Bawaslu Boyoali Positif COVID-19, Tahapan Pilkada Tetap Jalan
Indonesia
96 Anggota Bawaslu Boyoali Positif COVID-19, Tahapan Pilkada Tetap Jalan

Ketua Bawaslu Boyolali, Taryono mengatakan, pihaknya awalnya mendeteksi adanya 22 anggota Bawaslu yang terpapar COVID-19 di Boyolali. Kemudian dilakukan tracking dan dilakuakan tes swab.

 KPK Geledah Rumah Bupati Lingga Terkait Kasus Korupsi Bupati Kotawaringin Timur
Indonesia
KPK Geledah Rumah Bupati Lingga Terkait Kasus Korupsi Bupati Kotawaringin Timur

"Penggeledahan Bupati Lingga. Salah satu rumah (digeledah) untuk kepentingan penyidikan di Kotawaringin Timur," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah

Tempatkan KSAD dan Wakapolri di Penangan COVID-19, Istana Terinspirasi Negara Lain
Indonesia
Tempatkan KSAD dan Wakapolri di Penangan COVID-19, Istana Terinspirasi Negara Lain

Juru Bicara Presiden Bidang Hukum Dini Purwono mengatakan, negara lain juga melibatkan aparat keamanan dalam penanganan COVID-19.

Jawaban SBY Disalahkan soal Kasus Jiwasraya
Indonesia
Jawaban SBY Disalahkan soal Kasus Jiwasraya

Staf pribadi presiden ke-8 Susilo Bambang Yudhoyono, Ossy Dermawan, menuturkan reaksi SBY ketika ditanya soal kasus PT Asuransi Jiwasraya.

Polisi Bakal Turun Tangan Selidiki Dugaan Kepala Daerah Punya Rekening Kasino
Indonesia
Polisi Bakal Turun Tangan Selidiki Dugaan Kepala Daerah Punya Rekening Kasino

Kiagus menyebutkan PPATK menemukan dugaan TPPU kepala daerah

Waspadai Provokasi yang Tunggangi Ledakan Granat Asap di Monas
Indonesia
Waspadai Provokasi yang Tunggangi Ledakan Granat Asap di Monas

Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra mengatakan asumsi yang cenderung menyudutkan salah satu pihak berpotensi hanya membuat kegaduhan.