Komnas HAM Berpotensi Periksa 25 Oknum Polisi di Kasus Brigadir J Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). (ANTARA/Muhammad Zulfikar).

MerahPutih.com - Sejumlah oknum polisi diduga tak obyektif dalam perkara penembakan Brigadir J.

Komnas HAM menyampaikan tak menutup kemungkinan mengagendakan pemeriksaan terhadap 25 polisi yang disebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak profesional itu.

Baca Juga:

Polisi yang Ambil CCTV di Rumah Ferdy Sambo Berpotensi Dipidana

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara menilai pemeriksaan tersebut bukan hal yang tak mungkin.

"Tak tertutup kemungkinan," ujar Beka Ulung Hapsara saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (5/8).

Sementara, mengenai pemeriksaan uji balistik, lanjut Beka, Komnas HAM akan mendalami beberapa hal. Diantaranya penggunaan peluru, register senjata atas nama siapa, kemudian apakah ada peluru yang pecah atau tidak.

Dia melanjutkan, apabila ada peluru yang pecah, apakah polisi menemukan pecahannya atau tidak, terrmasuk mengonfirmasi temuan-temuan lain dari tim khusus kepolisian dalam kasus kematian Brigadir J.

Baca Juga:

Timsus Evaluasi Laporan Istri Ferdy Sambo dan Bharada E

Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto menyebut timsus telah mendapatkan surat untuk melakukan evaluasi penanganan kasus Brigadir J di tingkat Polda dan Polres.

Diketahui, penanganan seluruh kasus Brigadir J kini diambil alih oleh Bareskrim Polri.

"Saya juga masuk sebagai timsus juga mendapatkan surat dari penyidik untuk melakukan evaluasi terhadap penanganan laporan polisi," ungkap Agus Andrianto.

Agus memastikan tim khusus akan bekerja profesional. Tim khusus berjanji akan menangani kasus ini secara transparan sesuai dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Hal ini adalah untuk melaksanakan perintah Bapak Kapolri untuk membuat seterang-terangnya, sehingga siapa pun yang turut serta, atau menyuruh melakukan itu akan terbuka," tuturnya. (Knu)

Baca Juga:

Dua Jenderal Anak Buah Ferdy Sambo juga Dimutasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasien COVID-19 RSHS Turun, Pasien Non-COVID Meningkat
Indonesia
Pasien COVID-19 RSHS Turun, Pasien Non-COVID Meningkat

Tren jumlah pasien COVID-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, terus mengalami penurunan.

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin mRNA Menyebabkan Hepatitis pada Anak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin mRNA Menyebabkan Hepatitis pada Anak

Beredar sebuah narasi oleh akun Twitter @JakataStar yang mengatakan bahwa vaksin menyebabkan hepatitis pada anak.

Mabes Polri Beberkan Alasan Kapolri Copot Kapolda Sumsel
Indonesia
Mabes Polri Beberkan Alasan Kapolri Copot Kapolda Sumsel

Mabes Polri menjelaskan alasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi jabatan Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Eko Indra Heri tak lama setelah polemik sumbangan fiktif Akidi Tio 'sebesar' Rp 2 Triliun.

Maknai Perayaan Imlek 2573, Jokowi Ajak Jadikan Pandemi Momentum untuk Bangkit
Indonesia
Maknai Perayaan Imlek 2573, Jokowi Ajak Jadikan Pandemi Momentum untuk Bangkit

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2573.

Medali Emas dan Perunggu Datang dari Judo Hari Ini
Indonesia
Medali Emas dan Perunggu Datang dari Judo Hari Ini

Indonesia meraih dua medali: satu medali emas dan satu medali perunggu.

Ekonomi Melambat, Harga Minyak Alami Penurunan
Indonesia
Ekonomi Melambat, Harga Minyak Alami Penurunan

OPEC+ juga berencana akan bertemu akhir pekan ini untuk membahas strategi produksi di masa depan.

Sanksi Setengah Hati Uni Eropa Terhadap Pasokan Minyak Dari Rusia
Dunia
Sanksi Setengah Hati Uni Eropa Terhadap Pasokan Minyak Dari Rusia

Para pemimpin setuju bahwa pengecualian soal embargo akan diberikan pada Hongaria dan negara-negara lainnya yang khawatir akan dampak ekonomi dari penerapan sanksi.

2 Layanan Bus Gratis TransJakarta Kembali Beroperasi, Berikut Rutenya
Indonesia
2 Layanan Bus Gratis TransJakarta Kembali Beroperasi, Berikut Rutenya

PT Transportasi Jakarta (TransjJakarta) melakukan kembali mengaktifkan dua layanan bus gratis yakni rute Taman Intan-Museum Bahari (GR4) dan rute Kota Tua Explorer (GR5).

Jokowi Diminta Upayakan Gencatan Senjata dalam Lawatan ke Rusia-Ukraina
Indonesia
Jokowi Diminta Upayakan Gencatan Senjata dalam Lawatan ke Rusia-Ukraina

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana meminta Jokowi mendorong gencatan senjata antar kedua negara pecahan Uni Soviet itu agar peperangan tidak meluas.

Dibahas 3 Periode, Naskah Akademik Revisi UU BUMN Diklaim Sudah Rampung
Indonesia
Dibahas 3 Periode, Naskah Akademik Revisi UU BUMN Diklaim Sudah Rampung

Komisi VI DPR RI optimistis RUU yang sempat molor selama 3 periode itu bisa lolos jadi inisiatif DPR.