Komnas HAM Bakal Turun Tangan Selidiki Penganiayaan Jurnalis di Surabaya Stop kekerasan pada jurnalis. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM Beka Ulung Hapsara didampingi Analis Pengaduan Luluk Sapto Setiyawan dan Pemantau Aktivitas HAM Dyah Nan S menerima audiensi dari Aliansi Jurnalis independen (AJI), Jumat (16/4).

Audiensi berkaitan dengan dugaan penganiayaan seorang jurnalis Tempo bernama Nurhadi oleh aparat. Beka Memastikan pihaknya akan menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh AJI. Nantinya, Komnas HAM akan memanggil pihak-pihak yang berkaitan dengan kasus itu.

Baca Juga:

LPSK Pastikan Lindungi Saksi dan Jurnalis Tempo

"Komnas HAM akan menindaklanjuti aduan yang ada dan segera meminta keterangan para pihak,” ujar Beka dalam keterangannya Jumat (16/4).

Komnas HAM, berpandangan bahwa peristiwa ini sebagai isu penting yang harus segera ditangani. Menurut dia, jurnalis adalah salah satu elemen penting dalam penegakan demokrasi dan hak asasi manusia di Indonesia.

Beka juga meminta agar pihak aparat segera menuntaskan kasus ini dengan memeriksa semua pihak yang terlibat. Selain itu, aparat kepolisian dapat memproses mereka yang bersalah sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Jurnalis Nurhadi menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oknum saat melakukan kerja jurnalistik. Kekerasan terhadap Nurhadi terjadi saat dia melakukan reportase terkait dugaan kasus suap Direktur Pemeriksaan Ditjen Pajak Kemenkeu, Angin Prayitno Aji yang kini ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Demo Jurnalis. (Foto: Antara)
Demo Jurnalis. (Foto: AJI Jakarta)

Nurhadi dituduh masuk tanpa izin ke acara resepsi pernikahan anak Angin di Gedung Graha Samudra Bumimoro (GSB) di kompleks Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut Surabaya, Sabtu (27/3) malam.

Meski sudah menyampaikan statusnya sebagai wartawan, para pengawal Angin diduga tetap memberikan perlakuan yang mengarah pada penganiayaan terhadap Nurhadi.

Sejumlah pihak pun mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas tindakan kekerasan tersebut. Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta akan mengusut kasus dugaan penganiayaan terhadap jurnalis Tempo Hurhadi hingga tuntas. Ia berjanji akan transparan terhadap semua proses penyidikan kasus yang melibatkan oknum aparat ini. (Knu)

Baca Juga:

Wali Kota Bobby Nasution Diminta Hargai Kerja Jurnalis

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komnas HAM Dinilai 'Salah Kamar' Panggil Firli Bahuri
Indonesia
Komnas HAM Dinilai 'Salah Kamar' Panggil Firli Bahuri

Sampai Komnas HAM terlihat ngotot memanggil pimpinan KPK

Jika Wisatawan Membludak, Jalur Puncak Bogor Bakal Ditutup
Indonesia
Jika Wisatawan Membludak, Jalur Puncak Bogor Bakal Ditutup

Susatyo berharap, kejadian 2 minggu terakhir, yakni padatnya volume kendaraan di kawasan Puncak Bogor dan berimbas pelarian kendaraan ke wilayah Kota bisa dikurangi, dan masyarakat bisa makin mengerti.

Komnas HAM Ungkap Instansi Paling Banyak Diadukan Masyarakat Sepanjang 2021
Indonesia
Komnas HAM Ungkap Instansi Paling Banyak Diadukan Masyarakat Sepanjang 2021

Pada pertengahan hingga penghujung 2021, Komnas HAM melihat terdapat perubahan dinamika

Dirlantas Polda Metro Minta Anak Buahnya Tak Kawal Mobil Mewah dan Motor Gede
Indonesia
Dirlantas Polda Metro Minta Anak Buahnya Tak Kawal Mobil Mewah dan Motor Gede

Pengecualian ini diberikan khusus untuk event olah raga resmi

Permintaan Pengurangan Karantina Bagi Atlet Dibawa ke Presiden
Indonesia
Permintaan Pengurangan Karantina Bagi Atlet Dibawa ke Presiden

Panjangnya masa karantina dinilai juga menyulitkan perwakilan oganisasi olahraga internasional yang berencana ke Indonesia.

Jaktim dan Jaksel Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir
Indonesia
Jaktim dan Jaksel Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir

Wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan berpotensi diguyur hujan disertai angin kencang dan petir pada Rabu (1/9) siang dan sore hari.

Guru Besar UI Tanggapi Rencana Mogok Kerja Serikat Pekerja Pertamina
Indonesia
Guru Besar UI Tanggapi Rencana Mogok Kerja Serikat Pekerja Pertamina

Guru Besar Hukum Ketenagakerjaan Universitas Indonesia (UI) Aloysius Uwiyono mengatakan serikat pekerja tidak seharusnya hanya mengajukan tuntutan secara agresif, tetapi juga sebaiknya membuka diri terkait dengan segala upaya penyelesaian yang telah ditempuh oleh perusahaan pelat merah itu.

SBY Didiagnosis Kanker Prostat, Bakal Dirawat di Luar Negeri
Indonesia
SBY Didiagnosis Kanker Prostat, Bakal Dirawat di Luar Negeri

Kanker prostat yang diderita SBY itu masih dalam tahap atau stadium awal.

PR Panjang Integrasi BRIN, Alasan tidak Dipimpin Menteri Sampai Polemik Birokrasi
Indonesia
PR Panjang Integrasi BRIN, Alasan tidak Dipimpin Menteri Sampai Polemik Birokrasi

Masih memantau perkembangan revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 33 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

PGI Minta KPK dan BKN Buka Hasil Tes TWK
Indonesia
PGI Minta KPK dan BKN Buka Hasil Tes TWK

Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) membuka hasil tes wawasan kebangsaan (TWK).