Komnas HAM akan Periksa Bharada E di Mako Brimob Sore Ini Bharada E berjalan memasuki ruangan saat tiba di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7). ANTARA FOTO/M. Risyal Hidayat

MerahPutih.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) masih terus berupaya membongkar kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J yang dilakukan oleh Irjen Ferdy Sambo.

Pada hari ini, Komnas HAM berencana untuk memeriksa Bharada E. Kepastian ini disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo

Baca Juga

Irjen Ferdy Sambo Minta Maaf

"Agenda Hari ini Komnas HAM rencana akan periksa Bharada E di Mako Brimob pukul 15.00 WIB," kata Dedi saat dikonfirmasi, Jumat (12/8).

Namun, Dedi tidak memberikan keterangan lebih lanjut perihal pemeriksaan Bharada E

Sementara itu, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan pemeriksaan terhadap Bharada E dan ajudan Ferdy Sambo lainnya dilaksanakan dengan pertanyaan terbuka. Saat diperiksa, para ajudan memberikan jawaban secara deskriptif.

Anam menegaskan pihaknya belum dapat mengungkapkan kesimpulan dari agenda pemeriksaan saat itu. Dia juga tidak menjelaskan lebih lanjut soal sama atau tidaknya keterangan Bharada E dengan yang disampaikan kepolisian.

"Kami tidak bisa menjelaskan, karena panjang sekali. Itu kami akan munculkan dilaporan akhir," tutur Anam.

Baca Juga

Kapolri Bubarkan Satgasus Merah Putih

Sebelumnya, Polri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J, yakni Irjen Pol. Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan satu tersangka sipil bernama Kuat Maruf atau KM.

Keempatnya diduga melakukan pembunuhan berencana, Bharada E menembak Brigadir J atas perintah Irjen Pol. Ferdy Sambo, sedangkan tersangka Bripka Ricky Rizal dan Kuat Maruf ikut melihat dan membiarkan peristiwa tersebut terjadi.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun. (Knu)

Baca Juga

Dijerat Pasal 340 KUHP, Irjen Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dukcapil Memutakhirkan Data Penduduk Setiap 6 Bulan Sekali
Indonesia
Dukcapil Memutakhirkan Data Penduduk Setiap 6 Bulan Sekali

Di era digital ini Kementerian ATR/BPN telah menerbitkan sertifikat tanah elektronik untuk pendaftaran tanah pertama kali atau tanah yang belum terdaftar.

Strategi Mendag Zulhas Naikkan Harga Kelapa Sawit di Tingkat Petani
Indonesia
Strategi Mendag Zulhas Naikkan Harga Kelapa Sawit di Tingkat Petani

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyusun sejumlah strategi baru untuk menaikkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani di atas Rp 2.000 per kilogram (kg).

Beli Pertalite dan Solar Subsidi Wajib Pakai MyPertamina, Simak Cara Daftarnya!
Indonesia
Beli Pertalite dan Solar Subsidi Wajib Pakai MyPertamina, Simak Cara Daftarnya!

PT Pertamina akan melakukan uji coba pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan pertalite dengan menggunakan aplikasi MyPertamina.

BUMN Nindya Karya Didakwa Rugikan Negara Rp 313,3 Miliar
Indonesia
BUMN Nindya Karya Didakwa Rugikan Negara Rp 313,3 Miliar

Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membacakan surat dakwaan kepada PT Nindiya Karya (Persero) sebagai terdakwa I dan PT Tuah Sejati sebagai terdakwa II. Dua korporasi tersebut dianggap memperkaya diri sendiri sehingga membuat negara rugi Rp 313,3 miliar.

Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadan 1443 Hijriah Jatuh Pada 3 April
Indonesia
Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadan 1443 Hijriah Jatuh Pada 3 April

Dengan demikian, kata Thomas, bisa diperkirakan pada saat sidang isbat nanti itu akan memutuskan awal Ramadhan jatuh pada tanggal 3 April 2022.

Polda Metro Jaya Sebut Penahanan Roy Suryo Tunggu Hasil Pemeriksaan Besok
Indonesia
Polda Metro Jaya Sebut Penahanan Roy Suryo Tunggu Hasil Pemeriksaan Besok

"Nanti kita lihat hari Jumat setelah penyidik melakukan pemeriksaan. Tentunya diatur dalam ketentuan KUHAP, penahanan itu diatur," ujar Kombes Endra Zulpan saat dihubungi wartawan, Kamis (4/8).

Masyarakat Bisa Saksikan Akad Nikah Kaesang-Erina Lewat Layar Monitor
Indonesia
Masyarakat Bisa Saksikan Akad Nikah Kaesang-Erina Lewat Layar Monitor

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap pernikahan Kaesang Pangarep juga hari bahagia untuk masyarakat Yogyakarta dan Solo.

Kevin Sanjaya Tak Risau Tampil dengan Pasangan Baru di Piala Thomas 2022
Indonesia
Kevin Sanjaya Tak Risau Tampil dengan Pasangan Baru di Piala Thomas 2022

Pebulu tangkis Kevin Sanjaya Sukamuljo terpaksa berangkat sebagai bagian dari timnas Piala Thomas 2022 tanpa Marcus Fernaldi Gideon yang masih menjalani pemulihan setelah menjalani operasi di bagian kaki.

[HOAKS atau FAKTA]: Masyarakat Boleh Ditembak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Masyarakat Boleh Ditembak

Dalam video tersebut terlihat Tito Karnavian saat menjabat sebagai Kapolri menanyakan kepada anggota polisi bahwa masyarakat boleh ditembak atau tidak, lalu dijawab boleh oleh anggota polisi.

Penyesalan Kombes Susanto Haris, Karier 30 Tahun jadi Polisi Hancur di Tangan Sambo
Indonesia
Penyesalan Kombes Susanto Haris, Karier 30 Tahun jadi Polisi Hancur di Tangan Sambo

“Jenderal kok tega menghancurkan kami. 30 tahun saya mengabdi hancur di titik nadi terendah pengabdian saya,” tegas Susanto.