Komjen Listyo Sigit Dihadapkan Tugas Berat Berantas Kelompok Radikal Praktisi hukum Petrus Selestinus (MP/Kanu)

MerahPutih.com - Calon tunggal Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo menghadapi tantangan yang tak mudah ketika ia hendak menjalani tugasnya. Salah satunya adalah memberantas kelompok radikal yang marak.

Praktisi hukum Petrus Selestinus menilai, Listyo perlu memperkuat jajaran di bawahnya demi konsistensi memberantas kelompok radikal.

"Karena aparat ini ada yang terpapar. Karena pembersihan di internal Kapolri harus menjadi garda terdepan menertibkan aparat yang terpapar agar kembali ke Pancasila," kata Petrus dalam diskusi Rumah Kebudayaan Nusantara (RKN) “Kapolri Baru: Peluang dan Tantangan Mewujudkan Transformasi Menuju Polri yang Presisi” di Jakarta, Sabtu (23/1).

Baca Juga:

Listyo Sigit Diminta Konsisten Hapus Penilangan di Jalan

Petrus melanjutkan, Listyo mesti tak boleh pandang bulu dalam menindak kelompok radikal dan menjadikan pribadinya sebagai beban.

"Kita ini negara hukum nasional. Ketika hukum dijalankan tak boleh dibenturkan persoalan SARA," ungkap Petrus.

Ketua Kongres Rakyat Flores ini mendesak Listyo menempatkan orang-orang yang pas, cerdas, dan berani mengambil tindakan cepat.

Seperti saat, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menindak kubu Rizieq Shihab.

"Mesti punya kemampuan dengan situasi yang cocok saat ini," ungkap Petrus.

Komjen Listyo Sigit Prabowo (tengah) bersiap mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di ruang Komisi III DPR. ANTARA FOTO/Pool/Galih Pradipta/aww.
Komjen Listyo Sigit Prabowo (tengah) bersiap mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di ruang Komisi III DPR. ANTARA FOTO/Pool/Galih Pradipta/aww.

Ia juga menyebut, Listyo perlu menolak adanya rencana memperkuat Pam Swakarsa.

Menurut Petrus, jika organisasi itu dibangkitkan, maka bisa saja menimbulkan trauma masa lalu.

"Mereka bisa lebih merasa besar daripada Polri," jelas Petrus.

Baca Juga:

Listyo Jadi Kapolri, Bagaimana Nasib Penegakan Hukum di Bareskrim?

Ia berharap, Listyo sebaiknya memperkuat organisasi masyarakat di daerah untuk menjaga keamanan ketertiban di lingkungan masing-masing.

"Jadi lebih mengedepankan kearifan lokal," tutur Petrus.

Sementara itu, pendiri Setara Institute Benny Susestyo menuturkan, yang dibutuhkan Polri saat ini adalah konsolidasi internal dan membangun komunikasi publik.

"Kemampuan membangun tanggung jawab bersama. Butuh luwes dan ketegasan," jelas Benny yang juga rohaniwan Katolik ini. (Knu)

Baca Juga:

Komjen Listyo Dikritik karena Programnya Dinilai Minim Perlindungan HAM

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dua Hal Ini Sebabkan Elemen Buruh Terancam Tunda Geruduk Kantor DPR
Indonesia
Dua Hal Ini Sebabkan Elemen Buruh Terancam Tunda Geruduk Kantor DPR

Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) merencanakan untuk menunda aksi massa menolak omnibus law yang sedianya berlangsung tanggal 23 Maret 2020 mendatang di gedung DPR.

Keluarga Setuju Komnas HAM Autopsi Ulang 6 Jenazah Laskar FPI
Indonesia
Keluarga Setuju Komnas HAM Autopsi Ulang 6 Jenazah Laskar FPI

"Karena yang disampaikan keluarga dan pengacara sebagian yang saya tangkap tadi jenazahnya sudah diautopsi padahal tidak ada keluarga yang memberikan persetujuan untuk melakukan langkah autopsi tersebut," ungkapnya

Kemenag Tegaskan SE 15/2020 Bantu Proses Peribadahan di Masa Pandemi
Indonesia
Kemenag Tegaskan SE 15/2020 Bantu Proses Peribadahan di Masa Pandemi

57 persen dari 37 keuskupan di 34 provinsi belum melakukan ibadah fisik

Wabup Bantul Positif COVID-19, Berawal dari Hilang Indra Penciuman
Indonesia
Wabup Bantul Positif COVID-19, Berawal dari Hilang Indra Penciuman

Setelah dikonfirmasi terinfeksi virus corona, ia menjalani karantina di RSUD Panembahan Senopati.

Malam Ini PKS Merapat ke Cikeas Temui SBY
Indonesia
Malam Ini PKS Merapat ke Cikeas Temui SBY

PKS tengah memperjuangkan semangat kebangsaan

DPR Ingatkan Pemerintah, Longgarkan PSBB Harus Berdasarkan Data
Indonesia
DPR Ingatkan Pemerintah, Longgarkan PSBB Harus Berdasarkan Data

Data lain menunjukkan bahwa kapasitas harian tes PCR masih belum mencapai target yang ditetapkan Presiden

Polisi Bubarkan Ratusan Pedagang Pakaian di Pasar Tanah Abang
Indonesia
Polisi Bubarkan Ratusan Pedagang Pakaian di Pasar Tanah Abang

"Jadi bahan pokok itu lah yang boleh. Yang tidak boleh akan kami tertibkan," imbuh Heru.

 Pemprov DKI Imbau THR Direksi, Komisaris dan Karyawan BUMD Dialokasikan Tangani Corona
Indonesia
Pemprov DKI Imbau THR Direksi, Komisaris dan Karyawan BUMD Dialokasikan Tangani Corona

"Mendorong perusahaan agar alokasi biaya yang diperuntukan THR, dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan atau donasi kemanusiaan terkait penanggulangan Covid-19," tulis Faisal

Badan Perlindungan Pekerja Migran Gerebeg Penampungan ABK di Jakarta Utara
Indonesia
Badan Perlindungan Pekerja Migran Gerebeg Penampungan ABK di Jakarta Utara

Lokasi penampungan yaitu sebuah rumah berlantai tiga dengan puluhan kamar yang disekat per ruangan dengan ukuran sekitar 3x2 meter persegi.

Isolasi Pasien Positif COVID-19 di Rumah Tulari Orang Lain Tanggung Jawab Dokternya
Indonesia
Isolasi Pasien Positif COVID-19 di Rumah Tulari Orang Lain Tanggung Jawab Dokternya

Pembolehan isolasi di rumah bagi pasien positif tanpa gejala itu tentunya harusnya merujuk hasil diagnosis dokter.