Komjen Listyo Diuji Oleh 2 Orang Perwakilan Setiap Fraksi DPR Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Komisi III DPR akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) COVID-19 secara ketat saat uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri Rabu (20/1). Politisi membatasi kehadiran fisik dalam ruang rapat.

"Karena ini masih masa pandemi COVID-19 sehingga kami tetapkan juga protokol kesehatan. Masing-masing fraksi yang hadir fisik diwakili dua orang, selebihnya mengikuti secara virtual," kata Arsul di Jakarta, Selasa .

Selain itu, staf calon Kapolri yang hadir juga dibatasi kehadirannya dalam ruang rapat yaitu tidak boleh lebih dari 9 orang. Jumlah itu, masih dalam batasan prokes COVID-19 yang memang dimungkinkan dalam sebuah pertemuan.

Baca Juga:

Makalah Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit: Transformasi Menuju Polri yang Presisi

Selain itu, Komisi III DPR diagendakan langsung mendengarkan pendapat fraksi-fraksi usai menggelar uji kelayakan, apakah menerima atau tidak sosok calon Kapolri yang diajukan Presiden.

"Misalnya pandangannya menerima maka langsung diteruskan kepada Pimpinan DPR untuk diagendakan dalam Rapat Paripurna DPR," ujarnya.

Arsul memastikan, uji kelayakan calon Kapolri berlangsung terbuka sehingga bisa disaksikan secara langsung oleh masyarakat, namun jumlah orang yang hadir memang dibatasi karena kondisi masih pandemi COVID-19 termasuk pembatasan kalangan jurnalis yang akan meliput.

Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani. (Foto: dpr.go.id)
Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani. (Foto: dpr.go.id)

Sebelumnya, Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo telah menyerahkan makalah ke Komisi III DPR RI untuk fit and proper test. Makalah itu berjudul 'Transformasi Menuju Polri yang Presisi: Prediktif-Responsibilitas-Transparasi Berkeadilan'.

Presiden Jokowi telah memilih Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo untuk menggantikan Idham Azis sebagai Kapolri yang akan pensiun di Februari 2021. (Pon)

Baca Juga:

Mekanisme Kompolnas Seleksi Calon Kapolri Hingga Jokowi Pilih Listyo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Perpanjang Masa PSBB Transisi atau Tidak, Begini Saran PKS kepada Anies
Indonesia
Perpanjang Masa PSBB Transisi atau Tidak, Begini Saran PKS kepada Anies

Salah satu penyebab melonjaknya kasus COVID-19 di DKI pada PSBB transisi adalah banyaknya jumlah pelanggaran protokol kesehatan.

Kampanye Blusukan Online Layar Virtual Box Gibran Terkendala Sinyal, Bajo Andalkan Door To Door
Indonesia
Kampanye Blusukan Online Layar Virtual Box Gibran Terkendala Sinyal, Bajo Andalkan Door To Door

"Lewat kampanye blusukan online ini saya menyapa warga dengan layar virtual box via zoom," ujar Gibran

Tahu Tempe Tak Lagi Langka, Harga Masih Naik
Indonesia
Tahu Tempe Tak Lagi Langka, Harga Masih Naik

Tahu dan tempe menjadi barang yang langka pada awal tahun 2021. Tapi kini, keberadaan lauk pauk itu sudah muncul kembali di pasaran.

Indonesia Ingin Pajak Penghasilan Perusahaan Digital di Dunia Seragam
Indonesia
Indonesia Ingin Pajak Penghasilan Perusahaan Digital di Dunia Seragam

Pemerintah Indonesia mulai Agustus 2020, akan memungut PPN yang dibebankan kepada konsumen lewat perusahaan yang melakukan perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) atas barang dan jasa dari luar negeri.

DVI RS Polri Terima 56 Kantong Jenazah Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air
Indonesia
DVI RS Polri Terima 56 Kantong Jenazah Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air

DVI Polri terus mengumpulkan data antemortem dari keluarga penumpang

Pencarian Jatuhnya Sriwijaya Air Diperpanjang hingga Pekan Depan
Indonesia
Pencarian Jatuhnya Sriwijaya Air Diperpanjang hingga Pekan Depan

Tim SAR gabungan memutuskan untuk memperpanjang pencarian atau pertolongan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu.

Reklamasi Ancol Buat Komersil, Fraksi PAN Bakal Tolak
Indonesia
Reklamasi Ancol Buat Komersil, Fraksi PAN Bakal Tolak

PAN akan menentang keras bila Anies izinkan perluasan Ancol, seperti 17 reklamasi sebelumnya untuk kepentingan komersil.

Ini Jejak-jejak Oknum TNI Sebelum dan Sesudah Perusakan Polsek Ciracas
Indonesia
Ini Jejak-jejak Oknum TNI Sebelum dan Sesudah Perusakan Polsek Ciracas

Rombongan oknum TNI berkumpul di Arundina, lokasi Prada Muhammad Ilham mengalami kecelakaan.

Pemprov DKI Minta Pemerintah Pusat tak Potong Intensif Tenaga Kesehatan
Indonesia
Pemprov DKI Minta Pemerintah Pusat tak Potong Intensif Tenaga Kesehatan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta kepada Pemerintah Pusat untuk tidak memotong intensif tenaga kesehatan yang berhadapan langsung dengan pasien COVID-19.

Keputusan Mulyadi-Ali Kembalikan SK PDIP Dinilai Hanya Kepentingan Politik Jangka Pendek
Indonesia
Keputusan Mulyadi-Ali Kembalikan SK PDIP Dinilai Hanya Kepentingan Politik Jangka Pendek

Mulyadi-Ali Mukhni mendaftar ke KPU Sumbar, Minggu (6/9) dengan hanya diusung Demokrat dan PAN