Komjak Bakal Panggil Kajari Jaksel Imbas Jamu 2 Jenderal Tersangka Kasus Djoko Tjandra Mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte. (Foto: MP/Kanugraha)

MerahPutih.com - Komisi Kejaksaan (Komjak) bakal memanggil dan meminta keterangan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kajari Jaksel) Anang Supriatna setelah menjamu 2 tersangka kasus dugaan suap terkait penghapusan nama Djoko Tjandra dalam daftar red notice Polri.

Keduanya yakni mantan Kepala Divisi Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte dan mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Prasetijo Utomo.

"Kami akan dalami informasi ini dan meminta keterangan atau penjelasan bagaimana hal tersebut terjadi sehingga semua terang termasuk alasan-alasannya," kata Ketua Komjak Barita Simanjuntak saat dikonfirmasi, Selasa (20/10).

Baca Juga:

Anita Kolopaking Jadi Penghubung Djoko Tjandra dengan Brigjen Prasetijo

Barita mengatakan, memberikan makan siang kepada tersangka secara wajar dan bila sudah tiba waktu makan adalah suatu hal yang wajar bagi semua tersangka tanpa kecuali.

Hal ini lantaran prinsip semua orang sama di hadapan hukum, tidak ada yg diistimewakan berdasarkan prinsip equlity before the law dan due process of law.

Brigjen Prasetijo Utomo bersama Djoko Tjandra dan kuasa hukumnya, Anita Kolopaking. Foto: @xdigeeembok
Brigjen Prasetijo Utomo bersama Djoko Tjandra dan kuasa hukumnya, Anita Kolopaking. Foto: @xdigeeembok

Namun, agar prinsip tersebut diimplementasikan secara seragam, dalam setiap penanganan perkara sudah diatur standar prosedurnya (SOP). Untuk itu, pemberian makan harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Tentu saja dalam pelaksanaan tugas dan kewenangan tersebut termasuk dalam hal di atas harus berdasarkan ketentuan sehingga semua aspek dapat dipertanggungjawabkan kalau ada pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat," kata Barita

Dugaan adanya perlakuan istimewa dengan jamuan makan terhadap dua tersangka kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra mencuat dari unggahan foto di Facebook milik Petrus Bala Pattyona kuasa hukum tersangka Brigjen Pol Prasetijo Utomo.

Baca Juga:

Masa Tahanan Diperpanjang, Brigjen Prasetijo dan Anita Kolopaking Makin Lama Dipenjara

Melalui akun Petrus Bala Pattyona II, Petrus menggugah foto momen saat Kajari Jakarta Selatan menjamu makan siang kedua tersangka saat pelimpahan tahap II dari Bareskrim Polri.

"Sejak saya menjadi pengacara tahun 1987, baru sekali ini di penyerahan berkas perkara tahap dua - istilahnya P21, yaitu penyerahan berkas perkara berikut barang bukti dan tersangkanya dijamu makan siang oleh kepala kejaksaan," tulis Petrus. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Akademisi: FPI dan Rizieq Bukan Ancaman terhadap Keutuhan Bangsa
Indonesia
Akademisi: FPI dan Rizieq Bukan Ancaman terhadap Keutuhan Bangsa

Ahmad Atang mengatakan bahwa Front Pembela Isilan (FPI) dan Habib Rizieq Shihab bukan merupakan ancaman terhadap keutuhan bangsa dan negara.

230.000 Orang Sipil Selamatkan Diri dari Pertempuran Idlib
Indonesia
230.000 Orang Sipil Selamatkan Diri dari Pertempuran Idlib

PBB melaporkan bahwa 235.000 warga sipil telah meninggalkan rumah mereka di Suriah barat laut yang dikuasai pemberontak.

Syarat Masuk Kawasan Malioboro Liburan Long Weekend Maulid Nabi
Indonesia
Syarat Masuk Kawasan Malioboro Liburan Long Weekend Maulid Nabi

Pemerintah Kota Yogyakarta memperketat penerapan protokol kesehatan di kawasan Malioboro menjelang liburan panjang akhir bulan Oktober 2020.

1 Mal di Jakarta Dijaga 30 Personel TNI-Polri
Indonesia
  Panitia Reuni 212 Klaim Aksi Bakal Dihadiri Jutaan Umat
Indonesia
Panitia Reuni 212 Klaim Aksi Bakal Dihadiri Jutaan Umat

"Estimasi peserta kurang lebih satu juta umat akan berkumpul. Kami akan terus update informasinya.," kata Awit

Polri Kerahkan Nyaris 200 Ribu Amankan Tahapan Pilkada 2020
Indonesia
Polri Kerahkan Nyaris 200 Ribu Amankan Tahapan Pilkada 2020

Polri juga telah menyiapkan total 192.028 personel untuk mengamankan tahapan Pilkada Serentak 2020

 Temui Anies, Tito Pastikan Koordinasi Pengendalian Penularan Corona Berjalan Baik
Indonesia
Temui Anies, Tito Pastikan Koordinasi Pengendalian Penularan Corona Berjalan Baik

Pertemuan yang semula dijadwalkan diadakan di Kantor Kemendagri itu, sengaja diubah Mendagri untuk jemput bola dan membahas hal-hal produktif pelaksanaan pencegahan dan penularan Covid-19.

 PKS Coret Ahmad Syaikhu, Gerindra Segera Putusan Satu dari Empat Nama Cawagub DKI
Indonesia
PKS Coret Ahmad Syaikhu, Gerindra Segera Putusan Satu dari Empat Nama Cawagub DKI

Empat nama yang kita ajukan itu berharap PKS memilih salah satunya baru kemudian kita bisa gerak berikutnya apa yang akan kita lakukan dari Gerindra

Warga DIY Dilarang Salat Idul Adha di Lapangan
Indonesia
Warga DIY Dilarang Salat Idul Adha di Lapangan

Namun, warga masih diperbolehkan salat di masjid.

 Harga Masker di Jakarta Melonjak Tajam Hingga 100 Kali Lipat
Indonesia
Harga Masker di Jakarta Melonjak Tajam Hingga 100 Kali Lipat

Lonjakan harga yang sama juga terjadi terhadap masker jenis N95. Ujang mengatakan, masker jenis tersebut dapat dijual dengan harga mencapai Rp 1,5 juta.