Komitmen Dukung Jokowi, PBB Enggak Mau Jadi 'Trouble Maker' Yusril Ihza Mahendra. (MP/Ponco Sulaksono)

Merahputih.com - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra kembali menegaskan komitmen partai untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo hingga akhir periode 2019-2024.

"Partai Bulan Bintang tetap mendukung pemerintah Republik Indonesia dalam kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dalam menjalankan roda pemerintahan lima tahun ke depan," kata Yusril dalam acara pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat PBB di Jakarta, Kamis (6/2).

Baca Juga:

PPP Tolak Kenaikan Ambang Batas Parlemen 5 Persen

Yusril mengatakan posisi partai yang berada di luar atau di dalam kekuasaan pemerintahan bukan persoalan.

Ia berujar bahwa di manapun posisi partai nanti berada, PBB akan tetap berupaya menyumbang sesuatu bagi kemaslahatan umat, bangsa, dan negara.

"PBB selalu menempatkan dirinya sebagai pemecah masalah (problem solver) terhadap masalah-masalah krusial yang dihadapi bangsa dan negara," kata Yusril.

Pidato Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat menghadiri pelantikan pengurus dewan pimpinan pusat Partai Bulan Bintang (PBB) di Jakarta, Kamis malam (6/2/2020). (ANTARA/ Abdu Faisal)

Ia juga mengatakan bahwa Partai Bulan Bintang tidak ingin menjadi pembuat masalah (trouble maker) yang malah membebani negara.

"Sudah begitu banyak masalah yang dihadapi bangsa dan negara kita," kata Yusril.

Di depan Presiden, Yusril berpesan kepada seluruh kader partainya untuk memperkuat soliditas partai, dan meningkatkan sumbangsih kepada negara. Yusril mengatakan kader PBB, di jajaran pengurus pusat maupun daerah tidak perlu berselisih hanya demi posisi atau jabatan di organisasi partai.

"Jadi tidak perlu berselisih. Jadi pemimpin itu tidak enak, banyak beban," ujar dia, sembari disambut tawa anggota partai.

Baca Juga:

PKB Tak Masalahkan Ambang Batas 'Parlementary Treshold' Ditingkatkan

Yusril meminta kadernya untuk meningkatkan kontribusi dan menjaga soliditas bangsa, terutama dengan banyaknya masalah di kancah global seperti meluasnya wabah virus corona baru yang berpotensi menggerus pertumbuhan ekonomi, dan juga potensi masih adanya ketegangan geopolitik. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sopir TransJakarta Tabrak Mobil Istri Irjen Boy Rafli Terancam 1 Tahun Bui
Indonesia
Sopir TransJakarta Tabrak Mobil Istri Irjen Boy Rafli Terancam 1 Tahun Bui

JW dianggap lalai hingga membuat kecelakan lalu lintas yang membuat korbannya mengalami luka ringan dan kerusakan pada kendaraan korban

PA 212 Cs "Mendadak" Bela Pancasila, Ini Tanggapan Organisasi Sayap PDIP
Indonesia
PA 212 Cs "Mendadak" Bela Pancasila, Ini Tanggapan Organisasi Sayap PDIP

Demo 212 duku Pancasila semakin menguatkan bukti Pancasila menjadi pemersatu bangsa.

Sejumlah Anak Jadi "Martir" saat Demo Ricuh PA 212 Cs
Indonesia
Sejumlah Anak Jadi "Martir" saat Demo Ricuh PA 212 Cs

Komisi Perlindungan Anal Indonesia (KPAI) menemukan adanya anak di bawah umur yang ikut aksi menentang UU Cipta Kerja yang digagas oleh PA 212 cs.

KPK Sidik Dugaan Korupsi Cukai di Pelabuhan Bintan
Indonesia
KPK Sidik Dugaan Korupsi Cukai di Pelabuhan Bintan

Praktik rasuah itu terjadi sepanjang 2016 hingga 2018

Pakar Hukum: Gugatan Sederhana tak Bisa Buat Penyidikan Berhenti
Indonesia
Pakar Hukum: Gugatan Sederhana tak Bisa Buat Penyidikan Berhenti

gugatan sederhana adalah tata cara pemeriksaan di persidangan terhadap gugatan perdata dengan nilai gugatan materil Rp500 juta dan pembuktiannya sederhana.

PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang hingga 29 September 2020
Indonesia
PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang hingga 29 September 2020

Daerah wilayah Bodebek dapat menerapkan PSBB secara proporsional sesuai dengan level kewaspadaan daerah.

Terjerat Kasus Dugaan Pungli, Rektor UNJ Bakal Diproses Internal Kemendikbud
Indonesia
Terjerat Kasus Dugaan Pungli, Rektor UNJ Bakal Diproses Internal Kemendikbud

Pelimpahan usai penyelidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengentikan penyelidikan perkara.

Jokowi Izinkan Industri Impor Garam dan Gula Secara Langsung
Indonesia
Jokowi Izinkan Industri Impor Garam dan Gula Secara Langsung

Kebutuhan impor garam dan gula untuk bahan baku industri terus meningkat setiap tahunnya. Untuk kebutuhan garam industri pada 2020, terjadi kenaikan 6,8 persen dibandingkan 2019.

Biaya Perawatan Kecantikan Pinangki Capai Rp111 Juta
Indonesia
Biaya Perawatan Kecantikan Pinangki Capai Rp111 Juta

Menurut dia, selama tiga bulan, total biaya perawatan kecantikan dan kesehatan Pinangki mencapai Rp111 juta.

Lima Provinsi dengan Presentase Kematian Akibat COVID Tertinggi di Indonesia
Indonesia
Lima Provinsi dengan Presentase Kematian Akibat COVID Tertinggi di Indonesia

Indonesia punya pekerjaan rumah untuk meningkatkan kesembuhan dan menekan kematian setidaknya sama dengan dunia di 3,79 persen