Komite Penanganan COVID-19 Segera Produksi Obat COVID-19 Unair KSAD Andika Perkasa. (Foto: Kanugrahana).

MerahPutih.com - TNI AD bersama Universitas Airlangga (Unair) Jawa Timur, mengklaim telah menyelesaikan uji klinis tahap ketiga obat virus corona. Hasil uji klinis tersebut telah diserahkan ke Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Hasil uji klinis diberikan langsung oleh Rektor Unair Mohammad Nasih kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), yang juga Wakil Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Percepatan Ekonomi, Jenderal TNI Andika Perkasa.

"Semakin cepat semakin bagus untuk produksi obat ini. Rencana kami akan eksekusi walaupun kita akan mengajukan permohonan untuk izin," ujar Andika di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8).

Baca Juga:

Abai Protokol Kesehatan, Penambahan Pasien COVID-19 Capai 2.345 Orang

Dia menuturkan, akan mendatangi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk memperoleh izin produksi obat tersebut. Namun, ia belum memastikan waktu produksi obat tersebut.

"Kita sudah punya jadwal dalam rangka untuk mempercepat izin edar BPOM RI," ucapnya.

KSAD dan Tim Unair
KSAD dan Tim Unair. (Foto: Kanugrahana)

Produksi hasil uji klinis tersebut, kata dia dilakukan oleh perusahaan obat terbesar, yakni Kimia Farma. Akan tetapi, berapa banyak produksinya, tergantung anggaran yang disediakan pemerintah.

Andika mengatakan, obat melawan COVID-19 tersebut merupakan karya anak bangsa dan pertama di Indonesia yang dikembangkan dokter Purwati selaku Kapuslitbang Stem Cell Universitas Airlangga.

Sementara itu, Mohammad Nasih mengatakan obat Covid-19 tersebut usai diuji klinis sejak Maret 2020 sebelum diberikan kepada komite. Tim dari Universitas Airlangga telah menguji coba lima kombinasi obat penawar COVID-19 kepada sebanyak 700 pasien.

Ia menegaskan, Indonesia terdapat orang-orang cerdas yang mampu membuat obat melawan COVID-19 tersebut. Namun, terkendala dengan birokrasi yang rumit dari Pemerintah Indonesia. (Knu)

Baca Juga:

Doni Tegaskan Virus COVID-19 Masih Sangat Berbahaya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Andi Arief Minta Pemerintah Bebaskan Eks Menkes Siti Fadilah
Indonesia
Andi Arief Minta Pemerintah Bebaskan Eks Menkes Siti Fadilah

Seharusnya Menteri Hukum Dan HAM Yasonna Laoly memiliki pertimbangan untuk merujuk Siti tetap berada di RSPAD.

 Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim Dianggap Hanya Untungkan Para Pengusaha
Indonesia
Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim Dianggap Hanya Untungkan Para Pengusaha

"Jadi yang diuntungkan dari proses ini bukan rakyat, tapi para pemegang konsensi. Apakah pemegang konsesi akan rela berikan lahan-lahannya kepada pemerintah, atau ada deal-deal-annya apa," ujar Merah

 KPK Dorong Instansi dan Lembaga Transparan Kelola Dana Bantuan COVID-19
Indonesia
KPK Dorong Instansi dan Lembaga Transparan Kelola Dana Bantuan COVID-19

"Melalui situs tersebut, instansi juga disarankan agar melakukan pemutakhiran data setiap hari sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah," sambung Firli.

Bendera Partai Dibakar Pendemo, PDIP Tempuh Jalur Hukum
Indonesia
Bendera Partai Dibakar Pendemo, PDIP Tempuh Jalur Hukum

Hasto menyayangkan aksi pembakaran bendera tersebut

Anak Buah Anies Klaim Tak Ada Warga Gelar Lomba 17-an di Jakarta
Indonesia
Anak Buah Anies Klaim Tak Ada Warga Gelar Lomba 17-an di Jakarta

Seruan Gubernur menjadi seruan yang disadari oleh masyarakat

Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan Kasat Reskrim Polres Jaksel Atas Dugaan Pemerasan
Indonesia
Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan Kasat Reskrim Polres Jaksel Atas Dugaan Pemerasan

Maka dari itu, masyarakat diminta untuk tidak percaya atas tudingan tersebut

PDP dan Positif Terus Bertambah, Pemkot Solo Siapkan Rumah Sakit Khusus Tangani COVID-19
Indonesia
PDP dan Positif Terus Bertambah, Pemkot Solo Siapkan Rumah Sakit Khusus Tangani COVID-19

"Yang terjadi jika RSUD Bung Karno benar-benar dimanfaat sebagai rumah sakit khusus covid-19 justru kekurangan tenaga medis," kata dia.

Gerindra Secara Terang-terangan Minta PDIP Dukung Riza Patria Jadi Wagub DKI
Indonesia
Gerindra Secara Terang-terangan Minta PDIP Dukung Riza Patria Jadi Wagub DKI

Gerindra memandang partai penguasa dengan 25 kursi di DPRD DKI Jakarta itu menjadi penentu kemenangan Wagub DKI.

Malaysia Larang Masuk Pemegang Izin Jangka Panjang dari Indonesia
Indonesia
Malaysia Larang Masuk Pemegang Izin Jangka Panjang dari Indonesia

Malaysia akan melarang masuknya pemegang izin imigrasi jangka panjang dari Indonesia, Filipina, India mulai 7 September mendatang.

Sejauh Mata Memandang, Nelayan Masih Berseliweran di Sekitar Pulau Sebaru
Indonesia
Sejauh Mata Memandang, Nelayan Masih Berseliweran di Sekitar Pulau Sebaru

Tidak ada penekanan larangan untuk nelayan beraktivitas di laut