Komisi XI DPR Pilih Sosok Ini Jadi Ketua Komisioner OJK Setelah Ribut Harga Saham Anjlok

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 Maret 2026
Komisi XI DPR Pilih Sosok Ini Jadi Ketua Komisioner OJK Setelah Ribut Harga Saham Anjlok

Gedung Kantor OJK. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pada Rabu (11/3) hari ini, Komisi XI DPR RI menyelenggarakan fit and proper test atau tes kelayakan dan kepatutan terhadap sebanyak 10 kandidat calon anggota DK OJK.

Adapun, sebanyak 10 kandidat itu, diantaranya Friderica Widyasari Dewi, Agus Sugiarto, Hernawan Bekti Sasongko, Ary Zulfikar, Hasan Fawzi, Darmansyah, Dicky Kartikoyono, Danu Febrianto, Adi Budiarso, serta Anton Daryono.

Pemilihan DK OJK, ini setelah para komisioner lainnya mundur buntut harga saham di Bursa Efek Indonesia anjlok.

Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyepakati Friderica Widyasari Sari alias Kiki sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2031.

Baca juga:

20 Calon Komisioner OJK Lolos Syarat Admistrasi, di Dominasi Dari Danantara, BI dan Internal OJK

Setelah melalui rapat internal, Komisi XI juga menyepakati Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua DK OJK.

"Diputuskan ada lima jabatan yang akan diisi, yaitu untuk Ketua Ibu Friderica Widyasari Dewi, kemudian untuk Wakil Ketua Bapak Hernawan Bekti Sasongko," ujar Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun kepada awak media di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (11/3).

Dalam kesempatan ini, Komisi XI DPR RI juga menyepakati untuk memilih Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon.

Kemudian, juga menyepakati Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto.

Selanjutnya, menetapkan Dicky Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen.

"Jadi ada lima yang sudah diputuskan l, dan mereka akan menjabat untuk periode 2026-2031," ujar Misbakhun.

Misbakhun mengatakan, keputusan Komisi XI DPR RI ini, selanjutnya akan dibawa ke dalam Rapat Paripurna pada 12 Maret 2026, untuk diberikan persetujuan oleh anggota DPR RI.

Pihaknya memastikan bahwa keputusan ini ditetapkan melalui musyawarah dan mufakat, dengan tetap memperhatikan pertimbangan-pertimbangan teknis terkait kompetensi dan profesional.

"Musyawarah mufakat, dengan penuh kekeluargaan, tapi penuh dengan pertimbangan-pertimbangan teknis soal kompetensi dan profesional," ujar Misbakhun.

#OJK #DPR #Harga Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Ditutup Terjun Bebas 11,57%, Saham BCA Paling Banyak Dilepas Investor Asing
IHSG ambruk 11,57% ke level 5.185 pada Jumat 16 Oktober 2026. Duit asing Rp 2,9 Triliun melayang usai MSCI kaji ulang status Emerging Market Indonesia!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Ditutup Terjun Bebas 11,57%, Saham BCA Paling Banyak Dilepas Investor Asing
Indonesia
IHSG Anjlok, Danantara Bersiap Investasi di Pasar Modal
Koreksi harga saham membuat valuasi sejumlah perusahaan tercatat, termasuk perusahaan milik badan usaha milik negara (BUMN), berada pada tingkat yang relatif rendah membuka peluang investasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Anjlok, Danantara Bersiap Investasi di Pasar Modal
Indonesia
BEI Sebut Klasifikasi MSCI Standalone Market bukan yang Terendah
BEI akan segera berkomunikasi dengan MSCI guna memahami pertimbangan di balik usul tersebut sekaligus menjelaskan berbagai perbaikan yang telah dilakukan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BEI Sebut Klasifikasi MSCI Standalone Market bukan yang Terendah
Indonesia
IHSG Anjlok Akibat Penilaian MSCI, Investor Diharapkan Rasional
Investor untuk tidak mengambil keputusan investasi hanya karena mengikuti tindakan investor lain atau merespons pergerakan harga saham dalam jangka pendek.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Anjlok Akibat Penilaian MSCI, Investor Diharapkan Rasional
Indonesia
Heboh Reklasifikasi MSCI Indeks Indonesia Jadi Standalone, Begini Respons BEI
Geger wacana penurunan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market ke Standalone oleh MSCI. Simak respons cepat BEI dan alasan di balik teguran ini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
Heboh Reklasifikasi MSCI Indeks Indonesia Jadi Standalone, Begini Respons BEI
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Usai Rilis MSCI, Cek Analisis Saham BBCA, BBRI dan Daftar Net Buy Asing
Penasaran dengan pergerakan IHSG hari ini 15 Oktober 2026? Cari tahu penyebab IHSG turun tajam dan cek analisis saham perbankan (BBCA, BBRI) yang jadi incaran asing!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Usai Rilis MSCI, Cek Analisis Saham BBCA, BBRI dan Daftar Net Buy Asing
Indonesia
Arti Standalone Market: Mengapa MSCI Menyoroti Indonesia dan Apa Dampaknya?
Penasaran dengan arti Standalone Market dan alasan mengejutkan mengapa MSCI menyoroti pasar modal Indonesia? Cek dampak turun kasta dari Emerging Market di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
Arti Standalone Market: Mengapa MSCI Menyoroti Indonesia dan Apa Dampaknya?
Indonesia
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 8 Persen! BEI Terpaksa Tarik Rem Darurat 'Trading Halt'
IHSG anjlok drastis lebih dari 8 persen di awal sesi. Cek fakta di balik keputusan BEI memberlakukan trading halt dan jadwal pembukaan kembali bursa saham.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 8 Persen! BEI Terpaksa Tarik Rem Darurat 'Trading Halt'
Indonesia
MSCI Ancam Turunkan Kasta Pasar Modal Indonesia ke Standalone Market
Ketahui alasan MSCI berencana menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Ancaman besar bagi nasib saham domestik!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
MSCI Ancam Turunkan Kasta Pasar Modal Indonesia ke Standalone Market
Indonesia
Mitigasi Pemerintah Sebelum Kebakaran Lemah Dinilai Lemah
lemahnya mitigasi sebelum kebakaran turut memperparah situasi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Mitigasi Pemerintah Sebelum Kebakaran Lemah Dinilai Lemah
Bagikan