Komisi XI DPR: Fenomena Rojali Cermin Lemahnya Daya Beli

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 28 Juli 2025
Komisi XI DPR: Fenomena Rojali Cermin Lemahnya Daya Beli

Ilustrasi toko pusat perbelanjaan. (foto: dok/UNIQLO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menilai fenomena 'Rojali' atau rombongan jarang beli di pusat perbelanjaan atau mal merupakan gejala yang mencerminkan pergeseran perilaku konsumen di tengah tekanan ekonomi.

Anis mengatakan fenomena ini menggambarkan situasi di mana masyarakat tetap berkunjung ke mal, namun enggan melakukan transaksi pembelian karena berbagai alasan, salah satunya melemahnya daya beli.

"Jika daya beli masyarakat menurun, prioritas belanja akan bergeser dari barang tersier ke kebutuhan pokok. Jadi, pengunjung tetap datang ke mal, tapi tidak dengan niat berbelanja, melainkan mungkin mencari hiburan atau sekadar ngadem," ujar Anis di Jakarta, Senin (28/7).

Baca juga:

Fenomena Rojali di Mall Nyata Adanya, BPS: Kelompok Kelas Menengah dan Atas Kini Lebih Irit

Menurutnya, perubahan ini turut dipengaruhi transformasi konsep pusat perbelanjaan yang kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat jual beli, tetapi juga sebagai ruang rekreasi dan sosial.

Anis mengatakan mal telah menjadi destinasi hiburan, tempat makan bersama keluarga, hingga sarana bermain anak-anak, yang menjadikannya tetap ramai meski transaksi minim.

"Ini adalah perubahan fungsi mal dari sekadar tempat transaksi menjadi ruang publik multifungsi," ucap Legislator dari Dapil Jakarta Timur tersebut.

Baca juga:

Banyak ‘Rojali’ di Mal, Kelas Menengah Pilih Barang Lebih Murah di E-Commerce demi Bisa Investasi

Anis juga menyoroti peran e-commerce dalam mendorong fenomena Rojali. Menurutnya, kehadiran platform belanja online membuat sebagian konsumen hanya menggunakan mal sebagai tempat untuk melihat-lihat dan mencoba barang secara langsung, sebelum akhirnya membeli secara daring dengan harga lebih murah.

"Banyak konsumen kini menggunakan mal sebagai showroom fisik. Mereka melihat, mencoba, atau membandingkan produk di toko, lalu membelinya secara online karena seringkali lebih murah atau ada promo menarik," ucapnya.

Ia menegaskan kondisi ini menjadi tantangan bagi pengelola mal dan pelaku ritel. Menurut Anis, industri ini dituntut beradaptasi dengan strategi baru yang tidak semata-mata mengandalkan penjualan produk, melainkan juga menciptakan pengalaman belanja yang lebih menarik dan relevan bagi masyarakat.

Baca juga:

Aih, Tunggu Dulu! Rojali Itu Keluarin Duit Kok Ketika ke Mal

"Mereka perlu memikirkan strategi baru yang tidak hanya berfokus pada penjualan barang, tetapi juga pada penciptaan pengalaman yang menarik, unik, dan relevan agar pengunjung merasa termotivasi untuk berbelanja," tutup Anis. (Pon)

#Rojali #Ekonomi #Daya Beli
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
BPS Catat Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen pada Triwulan III 2026
Rangkaian kereta LRT Jabodebek melintas jalur layang di Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Rabu (5/11/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 05 November 2026
BPS Catat Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen pada Triwulan III 2026
Indonesia
Harga Emas Antam Menguat, Cek Daftar Terbaru 5 November 2026
Setelah sempat melemah pada pagi hari, harga emas Antam kembali naik pada pembaruan sore.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Harga Emas Antam Menguat, Cek Daftar Terbaru 5 November 2026
Indonesia
Lapor ke Presiden Prabowo, Menko Airlangga Klaim Fundamental Ekonomi RI masih Kuat
Hal itu tecermin dari ekspansi sektor manufaktur, surplus neraca perdagangan, serta pertumbuhan ekspor nasional.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Lapor ke Presiden Prabowo, Menko Airlangga Klaim Fundamental Ekonomi RI masih Kuat
Indonesia
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi, Tertinggi di Papua Selatan
Besaran inflasi yang tercatat yakni 0,22 persen.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi, Tertinggi di Papua Selatan
Indonesia
Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah
Selama periode setahun, kondisi inflasi tertinggi justru tertinggi berlangsung pada Februari 2026, yakni mencapai 4,76 persen.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah
Indonesia
60 Juta Orang bakal Kebagian Bansos, Pemerintah Pakai AI untuk Deteksi Penerima
Pemerintah ingin memastikan penyaluran bansos lebih tepat sasaran dengan memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
60 Juta Orang bakal Kebagian Bansos, Pemerintah Pakai AI untuk Deteksi Penerima
Indonesia
Pemerintah Klaim Pengangguran Hanya 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) diukur dari persentase jumlah pencari kerja terhadap total angkatan kerja nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Pemerintah Klaim Pengangguran Hanya 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994
Indonesia
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Kebijakan ini disebut sebagai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pembiayaan bagi kelompok perempuan berpenghasilan rendah.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Diskusi warga Palmerah menyoroti tekanan ekonomi rumah tangga, efektivitas program pemerintah, dan pentingnya mendengar aspirasi masyarakat menjelang Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Kelas Menengah Diabaikan
Pemerintah perlu memastikan kebijakan ekonomi menjangkau berbagai lapisan masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Kelas Menengah Diabaikan
Bagikan