Komisi VI DPR Dukung PT Bio Farma Produksi Vaksin COVID-19 Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima, Sabtu (22/8). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima mengungkapkan Pemerintah menargetkan pemulihan dampak ekonomi akibat pandemi selesai pada akhir Maret 2021. Untuk bisa merealisasikan target tersebut pemerintah menunjuk Bio Farma mempercepat produksi vaksin COVID-19.

"Target pemerintah pemulihan dampak ekonomi akibat pandemi COVID-19 selesai pada Maret 2021. Kami memberikan dukungan," ujar Aria usai acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (22/8).

Baca Juga

Jadi Tempat Pembuatan Vaksin, PT Bio Farma Dijaga Polisi

Ia mengatakan pemerintah bekerja keras agar seluruh vaksin 40 juta yang dibutuhkan ada di Jakarta pada bulan itu Maret bisa segera terwujud. Langkah ini untuk merealisasikan target itu pemerintah menunjuk Bio Farma mempercepat produksi vaksin COVID-19.

"Kalau vaksin tidak segera ditemukan bangsa ini akan ketinggalan dengan negara lain dalam hal recovery penanggulangan Corona. Saya mendukung langkah offensif yang dilakukan pemerintah," kata dia.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima menggelar acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (22/8). (MP/Ismail)
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima menggelar acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (22/8). (MP/Ismail)

Dengan adanya vaksin tersebut, kata dia, setidaknya bisa menjadikan recovery penanggulangan corona menjadi ada lebih ada kepastian. Vaksin corona ini seluruh skenario bisa dijalankan secara pasti.

"Sekarang kita bisa mengatasi, tetapi tetap unpredictable. Melihat situasi seperti sekarang butuh gerak cepat untuk segera menemukan vaksin corona," katanya.

Menurutnya, langkah kongkret pemerintah diantaranya menugaskan PT Bio Farma sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), untuk secepat mungkin memilih vaksin yang mempunyai tingkat akurasi dan pengakuan. Ia juga mendukung gerak cepat Menlu, Retno Marsudi dan Menteri BUMN, Erick Thohir ke Tiongkok untuk mencari vaksin corona.

Baca Juga

Sinovak Kirim Konsentrat 50 Juta Dosis Vaksin COVID-19 ke Bio Farma

"Dalam mencari vaksin corona ini tidak memperhitungkan untung rugi. Namun, yang dilakukan pemerintah saat ini adalah bagaimana segera menemukan vaksin," katannya. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hindari Preseden Buruk di Kasus Syekh Ali Jaber, MPR: Keterbukaan Ini Penting
Indonesia
Hindari Preseden Buruk di Kasus Syekh Ali Jaber, MPR: Keterbukaan Ini Penting

Syarief Hasan menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas kejadian yang menimpa Syekh Ali Jaber

Mahasiswa Indonesia di Wuhan Senang Dengar Kabar Evakuasi Oleh Pemerintah
Indonesia
Mahasiswa Indonesia di Wuhan Senang Dengar Kabar Evakuasi Oleh Pemerintah

Persiapan evakuasi juga berkaitan dengan proses karantina lanjutan di negara tujuan

Anies Perpanjang PSBB Transisi, PSI: Keputusan Tepat
Indonesia
Anies Perpanjang PSBB Transisi, PSI: Keputusan Tepat

Karena PSBB transisi periode sebelumnya gagal menekan angka penyebaran virus COVID-19 di Jakarta.

OJK Minta Data Nomor Mesin dan Rangka Kendaraan Ojol, Buat Apa?
Indonesia
OJK Minta Data Nomor Mesin dan Rangka Kendaraan Ojol, Buat Apa?

Bank/Leasing wajib melakukan penilaian dalam rangka memberikan keringanan kepada nasabah/debitur

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1441 H Jatuh pada 24 Mei 2020
Indonesia
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1441 H Jatuh pada 24 Mei 2020

Penetapan ini berdasarkan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Fachrul Razi.

 Pengacara Sesalkan KPK Tak Beri Peluang Nurhadi Cari Keadilan
Indonesia
Pengacara Sesalkan KPK Tak Beri Peluang Nurhadi Cari Keadilan

“kami sudah sampaikan permohonan kpd KPK supaya menunda dulu segala bentuk pemanggilan dan pemeriksaan. Akan tetapi mereka tidak perduli,” kata Maqdir

Ibu Kota Baru Dilengkapi Bendungan Seharga Rp1,4 Triliun
Indonesia
Ibu Kota Baru Dilengkapi Bendungan Seharga Rp1,4 Triliun

Anggaran tersebut terbagi untuk pembebasan lahan sekitar Rp800 miliar dan pembangunan fisik bendungan sekitar Rp676 miliar.

Cerita Dua WNI di Kamboja yang Sembuh dari COVID-19
Dunia
Cerita Dua WNI di Kamboja yang Sembuh dari COVID-19

Selama menjalani perawatan, kedua WNI mengkonsumsi obat-obatan seperti antimalaria, obat tidur dan pelancar BAB, vitamin E, A, C, D, minyak ikan serta beberapa vitamin lainnya untuk stamina tubuh.

Bikin Konten Tiktok 'Polisi Dajal Tangkap Rizieq' Emak-Emak ini Diciduk
Indonesia
Sebaran Corona di Indonesia Meluas Dipicu Penularan Orang Tanpa Gejala
Indonesia
Sebaran Corona di Indonesia Meluas Dipicu Penularan Orang Tanpa Gejala

Masih ada daerah yang menunjukkan tren penambahan kasus positif corona semakin tinggi.