Komisi IX Kecewa IDI Tak Hadir Rapat di DPR Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh. (Foto: Instagram @ninikwafiroh)

MerahPutih.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tidak memenuhi undangan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI.

Alasannya pengurus IDI masih menyelesaikan berkas Muktamar yang berlangsung di Aceh beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

Rating Siaran Langsung Oscar Melonjak dari Tahun Lalu

Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh mengatakan pihaknya kecewa IDI tidak hadir dalam rapat tersebut.

Sebab, pihaknya mengundang IDI untuk RDP tidak hanya membahas rekomendasi pemecatan dr Terawan Agus Putranto, tapi ada beberapa agenda lainnya.

“Kita kecewa IDI tidak memenuhi undangan ini, sebenernya kita mengundang bukan hanya IDI tapi juga pakar hukum untuk melihat kalau organisasi IDI ini seperti apa,” kata Nihayatul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/3).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, pihaknya tidak ingin IDI salah melangkah dalam mengambil keputusan, mengingat organisasi tersebut tidak berada di bawah Kementerian Kesehatan.

“Karena IDI kan tidak dibawah Kemenkes ya, karena IDI kan seperti organisasi masyarakat, organisasi profesi yang dibawah Kemenkumham,” ujarnya.

Baca Juga:

Mabes Polri Ungkap Modus Penyebar Propaganda ISIS

Nihayatul mengungkapkan IDI menyampaikan surat ke Komisi IX tidak bisa hadir karena sedang menyelesaikan dokumen hasil Muktamar IDI di Aceh beberapa waktu lalu. Sehingga IDI pun meminta waktu untuk menunda waktu rapat dengan DPR.

“Sehubungan dengan surat DPR tanggal 28 maret kemarin, rapat dengan pendapat umum pada hari Selasa 29 maret, maka kami mohon penundaan dari pimpinan komisi IX DPR. Karena saat ini kami sedang menyelesaikan dokumen dan berkas hasil muktamar IDI ke 31 yang telah diselengarakan tgl 22-26. Jadi kegiatannya sudah selesai tanggal 26 lalu,” ujar Nihayatul membacakan surat dari IDI.

Lebih lanjut Nihayatul menyatakan, Komisi IX sudah menawarkan penjadwalan ulang rapat pada esok hari, namun mereka tak bisa dengan alasan pengurus mereka masih di Aceh.

“Mereka minta kamis, tapi Kamis kita sudah ada agenda dengan Menkes, karena ada panja vaksin yang ditunggu masyarakat, dan siangnya kita ada rapat dengan BPJS kesehatan, ini juga penting, jadi kita sudah ngga ada waktu lagi,” ujarnya. (Pon)

Baca Juga:

Penindakan yang Ngebut di Jalan Tol Menuai Kritik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bantuan Internasional Berdatangan dalam Penanganan Gangguan Ginjal Akut
Indonesia
Bantuan Internasional Berdatangan dalam Penanganan Gangguan Ginjal Akut

Kabar baik datang dari penanganan kasus gangguan ginjal akut yang belakangan menyerang anak-anak.

Jokowi: Kemitraan KY dan MA Batasi dan Putus Ruang Gerak Mafia Peradilan
Indonesia
Jokowi: Kemitraan KY dan MA Batasi dan Putus Ruang Gerak Mafia Peradilan

Kemitraan strategis antara Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung adalah kunci terjaganya marwah para hakim dalam memutus perkara.

Payung Hukum SKK Migas Timbulkan Kerancuan Status Pegawai dan Penggajian
Indonesia
Payung Hukum SKK Migas Timbulkan Kerancuan Status Pegawai dan Penggajian

“Setelah BP migas berubah menjadi SKK Migas, sebenarnya telah terjadi perubahan status jabatan pegawai dengan mengikuti struktur ASN, karena dikoordinasikan pada kementerian ESDM," kata Gunhar dalam keterangannya, Kamis (17/11).

Berhasil Kendalikan Inflasi, Puluhan Daerah Dapat Hadiah Rp 10 Miliar
Indonesia
Berhasil Kendalikan Inflasi, Puluhan Daerah Dapat Hadiah Rp 10 Miliar

Hadiah berupa dana insentif daerah (DID) rata-rata sebesar Rp 10 miliar diberikan 10 provinsi dan 30 kabupaten/kota terbaik di Indonesia

Sertifikasi Aset KAI Cirebon Ditargetkan Rampung Tahun 2024
Indonesia
Sertifikasi Aset KAI Cirebon Ditargetkan Rampung Tahun 2024

bangunan dan tanah milik KAI Cirebon yang tersebar di 8 Kota/Kabupaten Jawa Barat ditargetkan rampung tahun 2024.

Tradisi Sadranan Bawa Berkah Buat Penyapu Makam Musiman
Indonesia
Tradisi Sadranan Bawa Berkah Buat Penyapu Makam Musiman

Tradisi sadranan membawa berkah tersendiri bagi jasa penyapu makam musiman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Daksinoloyo, Serengan, Solo.

Gagalnya Timnas Indonesia U-23 Kemarin, Tak Lunturkan Harapan Menpora
Indonesia
Gagalnya Timnas Indonesia U-23 Kemarin, Tak Lunturkan Harapan Menpora

Kekalahan yang diperoleh Timnas Indonesia U-23 di laga perdana Grup A SEA Games 2021 tak lantas membuat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali hilang harapan. Amali percaya anak asuh Shin Tae-yong masih berpeluang lolos dari fase grup.

 Puan Lakukan Diplomasi Politik dan Ekonomi di Kenya
Indonesia
Puan Lakukan Diplomasi Politik dan Ekonomi di Kenya

Puan mengundang William Samoei Ruto untuk berkunjung ke Indonesia guna memperkuat hubungan kedua negara.

Menag Sebut 136 Jemaah Indonesia Terima Safari Wukuf dan Badal Haji 51 Orang
Indonesia
Menag Sebut 136 Jemaah Indonesia Terima Safari Wukuf dan Badal Haji 51 Orang

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, tahun 2022 ini ada puluhan jemaah yang dibadal hajikan dan diatas seratus jemaah yang disafariwukufkan.

Dimutasi Jadi Kapolda NTT, Brigjen Setyo Budiyanto Pamit dari KPK
Indonesia
Dimutasi Jadi Kapolda NTT, Brigjen Setyo Budiyanto Pamit dari KPK

Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigjen Setyo Budiyanto akan menempati jabatan baru sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT).