Komisi IX DPR Sebut Mafia Karantina Bukti Pengawasan di Bandara Lemah Dua WNAberjalan untuk mengikuti proses karantina setibanya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (29/12/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/nz

MerahPutih.com - Terungkapnya kasus mafia karantina kesehatan membuktikan lemahnya pengawasan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Akibatnya, ratusan penumpang kedatangan luar negeri, baik WNI maupun WNA lolos dari karantina.

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PKS Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap Bandara Internasional Soekarno-Hatta terkait mafia karantina. Netty menduga, mafia karantina melibatkan orang dalam Bandara Soetta.

"Periksa juga seluruh petugas di bandara yang memiliki wewenang. Sulit diterima kalau mafia karantina kesehatan ini tidak melibatkan orang dalam," kata Netty kepada wartawan, Rabu (28/4).

Baca Juga:

Pensiunan ASN Pemprov DKI Jadi Tersangka Kasus Karantina WN India

Netty mengatakan, kasus dugaan mafia karantina ini sampai ke akar-akarnya. Menurutnya, besar kemungkinan masih ada kasus serupa yang belum berhasil terungkap.

"Kasus ini harus dibongkar sampai ke akar-akarnya. Dari mana tersangka mendapatkan kartu pas Disparekraf DKI Jakarta dan apakah tersangka dibantu jaringannya di bandara? Ini harus diungkap seluruhnya," ujarnya.

"Kita tidak ingin kasus ini berhenti hanya pada tersangka saja, karena pasti akan terjadi lagi," kata Netty menambahkan.

Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Netty Prasetiyani Aher. Foto: pks.id
Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PKS Netty Prasetiyani Aher. Foto: pks.id

Lebih lanjut, Netty meminta pemerintah memperketat akses masuk dan screening ketat dengan alat yang lebih canggih agar hasilnya akurat.

Ia tak ingin pemerintah kecolongan dan kasus COVID-19 kembali melonjak, bahkan seperti India.

"Bisa dibayangkan apabila mereka bebas masuk begitu saja ke Indonesia, sementara kita juga sedang berjuang melawan pandemi COVID-19 dengan sumberdaya yang terbatas seperti vaksin, ruang isolasi, faskes, nakes dan lain-lain," ujarnya.

Berdasarkan Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020, WNA yang berkunjung ke Indonesia harus memiliki antara lain visa kunjungan, kitas, hingga kitap. Selain itu, menunjukkan hasil negatif COVID-19 di negara asal sebelum berangkat.

Bagi WNI apabila hasil tes PCR negatif COVID-19, mereka tetap harus melaksanakan karantina mandiri di hotel selama 5 hari di Wisma Pademangan. Setelah 5 hari dan hasil tes ulang tetap negatif, mereka boleh pulang.

Sementara itu, WNA yang negatif COVID-19 diminta karantina mandiri di hotel repatriasi yang telah mendapatkan sertifikasi oleh Kementerian Kesehatan. Setelah 5 hari dan hasil tes ulang tetap negatif, mereka boleh pulang.

Baca Juga:

Polri Diminta Tindak Tegas Mafia Karantina di Bandara Soetta

Polisi menyebut seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial JD yang pulang dari India lolos dari ketentuan mengikuti karantina pencegahan COVID-19, usai membayar uang Rp6,5 juta.

Uang itu diberikan JD kepada S dan RW yang diduga membantu pengurusan segala keperluan sehingga tak perlu mengikuti karantina kesehatan. S dan RW sendiri mengaku-ngaku sebagai petugas Bandara Soekarno-Hatta. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hadi Pranoto Ditantang Buktikan Keabsahan Obat 'Corona' di Depan Penyidik
Indonesia
Hadi Pranoto Ditantang Buktikan Keabsahan Obat 'Corona' di Depan Penyidik

Muanas menilai, langkah Hadi yang mengklaim obat herbalnya memiliki izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), akan ditentukan oleh proses penyidikan.

Ini Dukungan Kebijakan Untuk Pulihkan Ekonomi di 2021
Indonesia
Ini Dukungan Kebijakan Untuk Pulihkan Ekonomi di 2021

"Untuk perekonomian tahun 2021 ini, akan terus mengawal dan trennya akan terus membaik didukung dengan kemajuan penanganan COVID-19 termasuk vaksinasi,” kata Sri Mulyani. (Asp)

Ganja Masuk Komoditas Binaan di 2006, Petani Belum Dilegalkan
Indonesia
Ganja Masuk Komoditas Binaan di 2006, Petani Belum Dilegalkan

"Ganja termasuk kelompok komoditas tanaman obat, ditanam hanya untuk keperluan medis dan secara legal oleh UU Narkotika, itu yang kita jadikan acuan," ungkap Tommy.

[Hoaks atau Fakta]: Arab Saudi Buka Kasino
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Arab Saudi Buka Kasino

Beberapa foto yang ditampilkan memperlihatkan momen turnamen kartu Baloot yang diselenggarakan di Riyadh, tahun 2018.

Operasional Transjakarta Rute 1B Disetop Gegara Demo RUU HIP di Depan Gedung DPR/MPR
Indonesia
Operasional Transjakarta Rute 1B Disetop Gegara Demo RUU HIP di Depan Gedung DPR/MPR

Layanan TransJakarta akan kembali beroperasi saat arus lalu lintas sudah kembali normal

Jadi Kepala BNN, Petrus Golose Punya Harta Rp12,54 M
Indonesia
Jadi Kepala BNN, Petrus Golose Punya Harta Rp12,54 M

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tersebut, pria kelahiran Manado, Sulawesi Utara, 27 November 1965 itu tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp12,54 miliar.

Sandiaga Uno Antara Bangun Kementerian dan Cari Panggung Politik
Indonesia
Sandiaga Uno Antara Bangun Kementerian dan Cari Panggung Politik

Masuknya Sandiaga Uno di kursi kabinet menuai reaksi dari berbagai kalangan.

BNN: Kalau Sudah 'Make' Narkoba, Mana Bisa Sembuh 100 Persen?
Indonesia
BNN: Kalau Sudah 'Make' Narkoba, Mana Bisa Sembuh 100 Persen?

Penyalahgunaan narkoba meninggalkan dampak yang merugikan terhadap tubuh

Jokowi Pastikan LRT Jabodebek Beroperasi Juni 2022
Indonesia
Jokowi Pastikan LRT Jabodebek Beroperasi Juni 2022

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan, kereta api ringan Light Rail Transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) akan mulai beroperasi pada Juni 2022.

BMKG Minta Masyarakat Waspdai Hujan Disertai Petir di Tiga Wilayah Jakarta Hari Ini
Indonesia
BMKG Minta Masyarakat Waspdai Hujan Disertai Petir di Tiga Wilayah Jakarta Hari Ini

BMKG memperkirakan cuaca cerah berawan akan menyelimuti langit Jakarta hingga Selasa dini hari