Komisi III Tegaskan Virus ISIS Lebih Bahaya dari Corona Ilustrasi pengungsi ISIS di Suriah. Foto: Rodi Said/Reuters

MerahPutih.com - Rencana pemulangan 600 WNI eks anggota Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) ke Tanah Air menuai kontroversi. Sejumlah pihak menilai eks kombatan ISIS masih konsisten dengan pemahamannya yang dapat mengancam keutuhan NKRI.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir bahkan menyebut paham yang dianut anggota ISIS sebagai virus yang lebih berbahaya ketimbang virus Corona.

Baca Juga

DPR Anggap Pemulangan 600 WNI Kombatan ISIS Cuma Bikin Masalah

"Kita tahu virus ISIS ini lebih bahaya dari Corona kalau masuk di sini," kata Adies di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2).

Politikus Golkar ini meminta pemerintah hati-hati dalam rencana pemulangan 600 eks kombatan ISIS. Pasalnya, mereka yang dahulu menyatakan keluar dari NKRI itu tak ubahnya seperti paham-paham lain yang pernah ditolak di Indonesia.

https://merahputih.com/post/read/pemerintah-lihat-untung-rugi-pemulangan-600-eks-wni-kombatan-isis
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir

"Jangan sampai nanti faham-faham yang lain yang dulunya pernah kita tolak, kita banyak menolak beberapa faham termasuk komunisme dan lain-lain ini apa bedanya? Ini boleh kembali kok kami tidak boleh kembali?," tegas Adies.

Menurut Adies Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) dan Kementerian Agama perlu menjamin mereka, apakah paham ISIS sudah hilang atau belum.

"Jadi kami di Komisi III dan tentunya saya sebagai sekretaris Fraksi Partai Golkar ini kita melihatnya harus berhati-hati terhadap pemulangan ini ya," pungkasnya.

Baca Juga

Pemerintah Lihat Untung Rugi Pemulangan 600 Eks WNI Kombatan ISIS

Sebelumnya, Direktur Deradikalisasi Badan Penanggulangan Terorisme (BNPT), Irfan Idris, mengatakan belum ada keputusan pasti terkait pemulangan ratusan warga negara Indonesia (WNI) eks ISIS. Namun, dia memastikan jika dipulangkan sudah menjadi tugas BNPT untuk melakukan deradikalisasi. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
77 Persen Paslon Pilkada Memilih Kampanye Tatap Muka
Indonesia
77 Persen Paslon Pilkada Memilih Kampanye Tatap Muka

77 persen paslon lebih memilih kampanye tatap muka ketimbang kampanye daring.

Peringati HUT RI, Ini Perintah Yasonna Pada Anak Buah
Indonesia
Peringati HUT RI, Ini Perintah Yasonna Pada Anak Buah

Seluruh aparatur Kemenkumham untuk turut menyesuaikan pola kerja dengan perubahan situasi dan berkontribusi mempererat semangat persatuan di dalam masyarakat.

Tiga Tempat Isolasi OTG Tampung 397 Pasien Termasuk Warga Luar Jakarta
Indonesia
Tiga Tempat Isolasi OTG Tampung 397 Pasien Termasuk Warga Luar Jakarta

Dirinya menegaskan, tempat isolasi kendali yang ditambahkan Pemprov DKI di untuk semua masyarakat. Tidak mengikat hanya warga ber-KTP DKI saja. Tapi, warga di luar Jakarta diperbolehkan karantina di sana

Hendak Temui Ma'ruf Amin, Bus Pembawa Kiai PWNU Jatim Kecelakaan di Cipali
Indonesia
Hendak Temui Ma'ruf Amin, Bus Pembawa Kiai PWNU Jatim Kecelakaan di Cipali

Kejadian sendiri terjadi pada Jumat (31/1) sekitar pukul 04.00 WIB

Penyerangan Polsek Ciracas Tanda Keharmonisan TNI-Polri Hanya di Spanduk dan Baliho
Indonesia
Penyerangan Polsek Ciracas Tanda Keharmonisan TNI-Polri Hanya di Spanduk dan Baliho

Sinergi TNI-Polri yang hanya terjadi sebatas di tingkat elite kedua institusi.

Jadwal Besuk Penjara Dibatasi Khawatir Tahanan Tertular Corona
Indonesia
Jadwal Besuk Penjara Dibatasi Khawatir Tahanan Tertular Corona

Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya membatasi waktu besuk tahanan di rumah tahanan (rutan).

Klarifikasi Dubes Palestina Terkait Kehadiran di Deklarasi KAMI
Indonesia
Klarifikasi Dubes Palestina Terkait Kehadiran di Deklarasi KAMI

Zuhair menegaskan bahwa kehadirannya di acara KAMI karena diundang Din Syamsuddin

Raffi Ahmad Nekat Pesta Usai Divaksin, Satgas COVID-19 Sentil Peran Influencer
Indonesia
Raffi Ahmad Nekat Pesta Usai Divaksin, Satgas COVID-19 Sentil Peran Influencer

Aksi artis Raffi Ahmad yang mengikuti acara pesta diduga tak patuh protokol kesehatan menuai kritikan.

Komnas HAM Temukan Fakta Baru Kasus Kematian 6 Laskar FPI
Indonesia
Komnas HAM Temukan Fakta Baru Kasus Kematian 6 Laskar FPI

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung menuturkan, telah menemukan bukti baru sebagai titik terang investigasi kasus tewasnya 6 laskar FPI.

Mobil Hangus Terbakar di Tol Cawang, Begini Nasib Pengemudinya
Indonesia
Mobil Hangus Terbakar di Tol Cawang, Begini Nasib Pengemudinya

Mobil Range Rover B 8793 BD hangus terbakar di Jalan Tol Dalam Kota KM 01.200 B, Cawang, Jakarta Timur.