Komisi III Minta LPSK Segera Datangi Saksi dan Korban Teror Gereja Makasar Detik-detik ledakan bom di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3). Foto: Tangkapan Layar

MerahPutih.com - Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) segera mendatangi para saksi dan korban dari serangan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3).

"Berikanlah jaminan dan perawatan kepada mereka sebagaimana yang diatur dalam undang-undang,” kata Hinca dalam keterangannya, Selasa (30/3).

Baca Juga

Tiga Motif Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Versi Pengamat

Menurut politikus Partai Demokrat ini, fokus pada korban juga penting, selain pencarian dan pengusutan pelaku beserta jaringannya.

"Bahwa polisi usut tuntas dan membongkar jaringan teroris pelaku bom bunuh diri ini, itu mendesak. Tapi perhatian terhadap korban, baik proses penyembuhan fisik mereka yang terkena maupun pemulihan psikologis, itu juga harus dijalankan segera. Bersamaan," tambah Hinca.

Hinca menegaskan, semua korban serangan bom bunuh diri harus mendapatkan perawatan yang terjamin dan terbaik.

"Para korban harus dijamin pengobatan maka sebaiknya mereka ditempatkan di Rumah Sakit Bhayangkara atau rumah sakit milik Polri,” imbuhnya.

Pengamanan ledakan bom di Katedral Makasar. (Foto: Antara(
Pengamanan ledakan bom di Katedral Makasar. (Foto: Antara(

Selain itu, Hinca menyatakan kekagumannya pada petugas keamanan yang berhasil mengantisipasi pelaku bom bunuh diri masuk ke dalam gereja. Sebab jika petugas ini tidak curiga dan mencegah, bisa dibayangkan kerusakan dan korban yang ditimbulkan dari aksi tidak terpuji itu.

‘’Saya respek dan hormat kepada sekuriti gereja, karena beliaulah pelaku tidak sempat masuk ke dalam gereja pada saat itu. Beliau pantas mendapatkan penghargaan,” tuturnya.

Petugas keamanan yang mencegah pelaku masuk ke dalam gereja termasuk di antara korban luka, selain dan jemaat gereja lainnya. Umumnya mereka mendapatkan uka mulai dari perut, kepala, di bagian leher, dada, muka, tangan dan kaki. (Pon)

Baca Juga

Terduga Teroris Sebut Bom Daya Ledak Besar 'Takjil', Hindari Kecurigaan Warga

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
RS UMMI Tegaskan Rizieq Shihab Minta Pulang Meski Hasil Tes Usap Belum Keluar
Indonesia
RS UMMI Tegaskan Rizieq Shihab Minta Pulang Meski Hasil Tes Usap Belum Keluar

"Keluarga tetap memilih opsi untuk pulang," ucap Andi

DIY Bakal Lakukan Uji Coba Sekolah Tatap Muka Siswa SMA dan SMK
Indonesia
DIY Bakal Lakukan Uji Coba Sekolah Tatap Muka Siswa SMA dan SMK

10 SMA/SMK yang ditunjuk sebagai percontohan telah menyiapkan berbagai perlengkapan sesuai standar protokol kesehatan.

Kabupaten Bogor Mulai Siapkan Dana Rp 250 Miliar Buat Pilkada 2024
Indonesia
Kabupaten Bogor Mulai Siapkan Dana Rp 250 Miliar Buat Pilkada 2024

Ketentuan mengenai penganggaran dana cadangan Pilkada 2024 tersebut telah dibahas bersama KPU Kabupaten Bogor dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pekan lalu.

Napoleon Singgung Kabareskrim, Mabes Polri Sebut Tak Ada di BAP
Indonesia
Napoleon Singgung Kabareskrim, Mabes Polri Sebut Tak Ada di BAP

Nama Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo disebut dalam kasus penghapusan red notice Djoko Tjandra.

Berpotensi Terjadi Kepadatan Lalin, Polda Metro Antisipasi Hari Pertama Pembukaan Sekolah
Indonesia
Berpotensi Terjadi Kepadatan Lalin, Polda Metro Antisipasi Hari Pertama Pembukaan Sekolah

Polda Metro Jaya melakukan antisipasi dengan dibukanya pembelajaran tatap muka di setiap sekolah di Jakarta.

Unpad Soroti Lambatnya Penyerapan Anggaran COVID-19 di Jabar
Indonesia
Unpad Soroti Lambatnya Penyerapan Anggaran COVID-19 di Jabar

Pemprov Jabar sendiri telah lakukan berbagai kebijakan berupa refokusing hingga pergeseran anggaran agar APBD mampu mencukupi dalam upaya penanganan. Meski demikian, melihat data yang ada, per Juli 2021, serapan anggaran Jabar baru terserap 17,6 persen.

Menkes Berharap Semoga Akhir Tahun ada Obat COVID-19 yang Cocok
Indonesia
Menkes Berharap Semoga Akhir Tahun ada Obat COVID-19 yang Cocok

Kami sudah melakukan pendekatan dengan pabrikannya, dan kami sudah juga merencanakan untuk beberapa sudah mulai uji klinis

Demo Tak Pakai Masker dan Jaga Jarak, Aksi Pemuda Papua di DPR Dibubarkan Polisi
Indonesia
Sudah Punya Kemampuan, Peserta Tes PPPK Diminta Percaya Diri
Indonesia
Sudah Punya Kemampuan, Peserta Tes PPPK Diminta Percaya Diri

Seleksi PPPK ini berbeda dengan proses penyeleksian CASN (Calon Aparats Sipli Negara). Mengingat para peserta merupakan para ahli di bidangnya masing-masing sesuai dengan formasi yang dibutuhkan Pemkot Bandung.

76 Tahun Indonesia Merdeka, DPR Minta Pemerintah Berbenah
Indonesia
76 Tahun Indonesia Merdeka, DPR Minta Pemerintah Berbenah

Mestinya pemerintah menjadikan Pertanian sebagai basis ekonomi Nasional