Komisi II Usul Presidential Treshold Diturunkan Ilustrasi. ANTARA/Ardika

Merahputih.com - Komisi II DPR mengusulkan agar presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden dapat turun menjadi 10-15 persen dari 20-25 persen. Hal itu untuk meningkatkan jumlah pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

“Kami waktu itu mengusulkan ada perubahan (presidential threshold) mungkin 10-15 persen saja gitu ya, tidak seperti yang sekarang 20-25 persen,” kata Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia, Senin (1/11).

Baca Juga:

YLBHI Pertanyakan Harta Miliaran Jaksa Penuntut Kasus Novel Baswedan

Secara teoritis, penurunan ambang batas pencalonan presiden menjadi 10-15 persen dapat memunculkan sekitar tujuh atau delapan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden untuk berpartisipasi dalam pemilu. Meskipun dalam implementasi, jumlah pasangan yang mungkin muncul ke permukaan akan kurang dari perkiraan sebagaimana yang terjadi pada penetapan ambang batas pencalonan presiden sebesar 20-25 persen.

“Secara teoritis, sekitar 20-25 persen harusnya bisa memunculkan empat atau lima pasangan yang faktanya selama ini tidak terjadi,” beber dia.

Ilustrasi Pemilihan Umum (Pemilu). Foto: Istimewa

Apabila ketentuan ambang batas pencalonan presiden turun menjadi 10-15 persen, meski tidak dapat memunculkan tujuh hingga delapan pasangan setidaknya dapat memunculkan koalisi yang lebih dari dua pasangan.

Ambang batas pencalonan presiden merupakan ambang batas perolehan suara yang harus diperoleh oleh partai politik dalam suatu pemilu untuk dapat mengajukan calon presiden.

Baca Juga:

Ketua MPR Usul Ambang Batas Parlemen Naik Jadi 6-7 Persen

Dalam Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum disebutkan bahwa Pasangan Calon diusulkan oleh Partai Politik atau Gabungan Partai Politik Peserta Pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR RI atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada Pemilu anggota DPR RI sebelumnya.

“Memang harus ada proses seleksi yang ketat kepada calon-calon presiden, tetapi kita tidak boleh membatasinya menjadi terlalu sempit,” tutup Doli Kurnia. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bupati Mamberamo Tengah Dicegah ke Luar Negeri
Indonesia
Bupati Mamberamo Tengah Dicegah ke Luar Negeri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru menginformasikan upaya pencegahan ke luar negeri terhadap Bupati Mamberamo Tengah Papua, Ricky Ham Pagawak, Senin (18/7).

DKI Buka Opsi Setop Sekolah Tatap Muka, Sikapi Kasus Hepatitis Misterius
Indonesia
DKI Buka Opsi Setop Sekolah Tatap Muka, Sikapi Kasus Hepatitis Misterius

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya masih mempertimbangkan apakah sekolah kembali pada belajar online menyikapi penyakit hepatitis akut misterius.

Keistimewaan Karantina bagi Pejabat Dibanding Warga Biasa Usai dari Luar Negeri
Indonesia
Keistimewaan Karantina bagi Pejabat Dibanding Warga Biasa Usai dari Luar Negeri

Kebijakan aturan wajib karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri yang hendak masuk ke Indonesia rupanya dikecualikan bagi pejabat negara setingkat menteri dan anggota DPR.

Jokowi Kunjungi Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai
Indonesia
Jokowi Kunjungi Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai

Setelah sekitar 15 menit berada di dalam Paviliun Indonesia, Presiden Joko Widodo keluar dan berfoto bersama. Setelah itu, Presiden bertolak menuju Paviliun Uni Emirat Arab sebelum ke tempat puncak acara National Day Indonesia di Al Wasl Plaza.

Anthony Albanese Dilantik Jadi PM Australia
Dunia
Anthony Albanese Dilantik Jadi PM Australia

Pemimpin Partai Buruh Anthony Albanese dilantik sebagai Perdana Menteri ke-31 Australia, Senin (23/5).

Densus Tangkap Ketua Jaringan Teroris JI Bengkulu
Indonesia
Densus Tangkap Ketua Jaringan Teroris JI Bengkulu

"CA sebagai Ketua JI (Jamaah Islamiyah) Cabang Bengkulu yang bertugas merekrut bersama M dan R," ujarnya di Jakarta, Kamis (10/2).

Satu Lagi Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Meninggal Dunia
Indonesia
Satu Lagi Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Meninggal Dunia

H meninggal dunia lantaran trauma inhalasi dan luka bakar grade tiga

Kena Serangan Jantung, Kondisi Haji Lulung Berangsur Pulih
Indonesia
Kena Serangan Jantung, Kondisi Haji Lulung Berangsur Pulih

Abraham Lunggana atau yang karib disapa Haji Lulung mengidap sakit jantung.

Penambahan 399 Pasien dalam Sehari Bukti COVID-19 Ada di Sekitar Kita
Indonesia
Penambahan 399 Pasien dalam Sehari Bukti COVID-19 Ada di Sekitar Kita

Data penambahan kasus positif COVID-19 di Indonesia ini dipublikasikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui laman www.kemkes.go.id.

Makin Luas, Ganjil Genap di Jakarta Bakal Berlaku di 25 Lokasi
Indonesia
Makin Luas, Ganjil Genap di Jakarta Bakal Berlaku di 25 Lokasi

Pemprov DKI Jakarta berencana menambah jumlah ruas jalan yang menerapkan rekayasa lalu lintas ganjil genap menjadi 25 titik.