Komisi I Pastikan Akan Konfirmasi Kabar Hacker Tiongkok Bobol Situs BIN Tangkapan layar Ketua Komisi 1 DPR RI Meutya Hafid, Minggu (15/8/2021). (ANTARA/Livia Kristianti)

MerahPutih.com - Komisi I DPR memastikan akan melakukan konfirmasi terkait kabar adanya hacker Tiongkok yang telah menembus jaringan internal Badan Intelijen Negara (BIN) dan sejumlah kementerian/lembaga pemerintah Indonesia.

"Kita mengonfirmasi, belum ada penjelasan lah dari lembaga-lembaga yang disebutkan. Apakah benar apa tidak, nanti ini urusan atau hubungan Indonesia dengan negara lain. Jadi harus betul hati-hati," kata Ketua Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid, Senin, (13/9).

Terkait untuk kebocoran data BIN, politikus Golkar ini menekankan, akan segera melakukan komunikasi.

Baca Juga:

Situs BIN Dibobol Hacker Tiongkok, DPR Minta Pemerintah Serius Lindungi Data Strategis

"Kami akan melakukan komunikasi dengan mitra kami BIN, sampai saat ini kami belum menerima informasi. Jadi betul atau tidaknya informasi itu kita harus cek," ujarnya.

Meutya hingga saat ini juga masih mempertanyakan kementerian mana saja yang jaringannya sudah diretas.

"Kami belum nerima laporan, jadi belum tentu informasi tersebut betul," kata Meutya.

 Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay/geralt)
Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay/geralt)

Diberitakan sebelumnya The Record berdasarkan laporan dari Insikt Group, divisi riset ancaman siber milik Recorded Future, menyatakan bahwa grup hacker Mustang Panda adalah kelompok peretas dengan aksi spionase siber di Asia Tenggara.

Inasikt menemukan bahwa pada bulan April 2021, ada malware PlugX dari Mustang Panda di dalam jaringan pemerintah Indonesia. (Pon)

Baca Juga:

Pemuda Peretas Situs Setkab Sudah Bobol Lebih dari 600 Website

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Arteria Dahlan Minta Dilaporkan ke MKD
Indonesia
Arteria Dahlan Minta Dilaporkan ke MKD

"Komitmen kami, di DPR dan Komisi III, bersama dengan teman-teman di kejaksaan ingin meyakinkan tidak ada Sunda Empire di kejaksaan," ujarnya.

Pulang dari Jakarta, Mantan Wali Kota Solo FX Rudy Terpapar Corona
Indonesia
Pulang dari Jakarta, Mantan Wali Kota Solo FX Rudy Terpapar Corona

Kondisi Rudy saat ini dalam kondisi baik. Rudy juga tidak sedang dirawat di rumah sakit. Pengurus DPC dan anggota DPRD Solo juga masih lancar berkomunikasi.

PM Inggris Minta Maaf Hampir 2 Tahun Bohongi Rakyat, Tuntutan Mundur Menguat
Dunia
PM Inggris Minta Maaf Hampir 2 Tahun Bohongi Rakyat, Tuntutan Mundur Menguat

PM Inggris Boris Johnson minta maaf menghadiri pesta saat Inggris Lock Down akibat pandemi COVID-19.

[HOAKS atau FAKTA]: Obat COVID-19 Molnupiravir Dijual September Mendatang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Obat COVID-19 Molnupiravir Dijual September Mendatang

Beredar sebuah pesan singkat melalui media sosial WhatsApp yang menyatakan bahwa telah ditemukan obat yang dapat menyembuhkan pasien COVID-19 bernama obat Molnupiravir.

Serikat Pekerja Transportasi Tanggapi Bus TransJakarta Sering Kecelakaan
Indonesia
Serikat Pekerja Transportasi Tanggapi Bus TransJakarta Sering Kecelakaan

Serikat Pekerja Transportasi Jakarta (SPTJ) menanggapi banyaknya kecelakaan lalu lintas bus TransJakarta selama setahun ini.

Operator Legislator PDIP Ihsan Yunus Serahkan Dua Sepeda Brompton ke KPK
Indonesia
Operator Legislator PDIP Ihsan Yunus Serahkan Dua Sepeda Brompton ke KPK

Operator anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Ihsan Yunus, Agustri Yogasmara alias Yogas, menyerahkan dua unit sepeda merk Brompton ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kasus Kecelakaan di Margo City Mall, Kemenaker Turun Tangan
Indonesia
Kasus Kecelakaan di Margo City Mall, Kemenaker Turun Tangan

Kementerian Ketenagakerjaan merespons cepat kejadian kecelakaan di tempat kerja di Mal Margo City, Depok, dengan menurunkan tim Pengawas Ketenagakerjaan Spesialis Bidang K3.

Khofifah Klaim Cakupan Vaksinasi COVID-19 Jatim Tertinggi Se-Indonesia
Indonesia
Khofifah Klaim Cakupan Vaksinasi COVID-19 Jatim Tertinggi Se-Indonesia

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa cakupan program vaksinasi COVID-19 di Jatim paling tinggi se-Indonesia.

Eks Penyidik KPK AKP Robin Divonis 11 Tahun Penjara
Indonesia
Eks Penyidik KPK AKP Robin Divonis 11 Tahun Penjara

Vonis mantan penyidik KPK asal Polri ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa KPK yang sebelumnya menuntut Robin 12 tahun penjara.

Alasan Kemendagri Angkat Plh Gubernur Papua
Indonesia
Alasan Kemendagri Angkat Plh Gubernur Papua

Gubernur Papua Lukas Enembe saat ini tengah dirawat untuk memulihkan kondisi kesehatannya, sementara kursi wakil gubernur masih kosong, setelah wafatnya Klemen Tinal bulan lalu.