Komisi I DPR Minta Pemerintah Klarifikasi Isu WNI Bergabung dengan Militer Israel

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 18 Februari 2026
Komisi I DPR Minta Pemerintah Klarifikasi Isu WNI Bergabung dengan Militer Israel

Gedung DPR RI. (Foto: MerahPutih.com/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono, menyoroti isu adanya Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga bergabung dengan militer Israel. Ia menegaskan informasi tersebut merupakan persoalan serius yang harus segera mendapat klarifikasi resmi dari pemerintah.

Dave mengatakan, kebenaran informasi itu perlu diverifikasi terlebih dahulu melalui Kementerian Luar Negeri. Menurut dia, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan individu, tetapi juga menyangkut hubungan antarnegara serta status kewarganegaraan.

“Informasi semacam ini tentu harus diverifikasi terlebih dahulu karena menyangkut hubungan antarnegara sekaligus status kewarganegaraan individu yang bersangkutan,” kata Dave dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (18/2).

Politisi Golkar ini menegaskan, secara prinsip hukum di Indonesia tidak memperbolehkan warga negara bergabung dengan angkatan bersenjata asing. Larangan tersebut tidak hanya terkait aspek hukum, tetapi juga komitmen kebangsaan dan loyalitas terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca juga:

Sengkarut Laporan Adies Kadir, Komisi III DPR Ingatkan MKMK Jangan 'Offside'

Dave menjelaskan, Undang-Undang Kewarganegaraan telah mengatur bahwa tindakan tertentu dapat berpotensi menyebabkan hilangnya status sebagai WNI. Bergabung dengan militer asing termasuk salah satu tindakan yang dapat menimbulkan konsekuensi hukum tersebut.

Meski demikian, Dave menekankan bahwa setiap dugaan pelanggaran harus melalui proses verifikasi resmi dan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah diminta memastikan seluruh proses berjalan berdasarkan fakta yang valid.

Ia juga menegaskan Komisi I DPR RI akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri serta instansi terkait untuk memastikan langkah yang diambil tetap berada dalam koridor hukum dan menjaga kepentingan nasional.

Menurut Dave, penanganan isu ini harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun spekulasi yang dapat merugikan Indonesia di mata dunia.

Komisi I, kata dia, menekankan pentingnya pendekatan yang terukur dan berbasis hukum dalam menyikapi persoalan tersebut. Selain menjaga kepentingan nasional, langkah yang diambil juga diharapkan mampu melindungi reputasi Indonesia dalam hubungan internasional.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan menunggu penjelasan resmi dari pemerintah terkait isu tersebut. (Pon)

#DPR RI #Militer #Israel #Kementerian Luar Negeri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla Berbulan-bulan, DPR Desak Pemerintah Pertimbangkan Bantuan Singapura
Penerimaan bantuan luar negeri bukan berarti Indonesia tidak memiliki kemampuan.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Karhutla Berbulan-bulan, DPR Desak Pemerintah Pertimbangkan Bantuan Singapura
Indonesia
Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara
Penanganan bencana tidak cukup hanya mengandalkan koordinasi dan pernyataan resmi.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara
Dunia
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Otoritas Israel telah meminta maskapai penerbangan asing tidak menugaskan pilot dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk terbang ke negara tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Dunia
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
Pesawat Ethiopian Airlines menuju Tel Aviv dilaporkan putar balik setelah Israel mengetahui pilotnya warga Indonesia. Simak kronologi dan penyebabnya.
ImanK - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
Indonesia
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Kedua pemimpin juga dalam kesempatan itu sepakat untuk terus melanjutkan kontribusi dalam mendorong perdamaian dan memberikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Indonesia
Baleg DPR dan Pemerintah Targetkan RUU Hak Cipta Rampung Sebelum Akhir Desember 2026
Baleg DPR RI dan pemerintah tetap mengejar target penyelesaian RUU Hak Cipta pada 17 Desember 2026 meski pembahasan DIM disesuaikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Baleg DPR dan Pemerintah Targetkan RUU Hak Cipta Rampung Sebelum Akhir Desember 2026
Indonesia
Cuti Melahirkan hingga Aturan Magang Berubah, Ini Isi UU Pelindungan Ketenagakerjaan
UU Pelindungan Ketenagakerjaan disahkan. Regulasi ini mengatur larangan menahan ijazah, pesangon, JKP, cuti pekerja perempuan, magang, disabilitas, dan sanksi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Cuti Melahirkan hingga Aturan Magang Berubah, Ini Isi UU Pelindungan Ketenagakerjaan
Indonesia
DPR Resmi Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan dalam Rapat Paripurna, Terdiri dari 23 Bab dan 313 Pasal
DPR RI mengesahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi undang-undang dalam rapat paripurna, Selasa (6/10). UU ini terdiri dari 23 bab dan 313 pasal.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
DPR Resmi Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan dalam Rapat Paripurna, Terdiri dari 23 Bab dan 313 Pasal
Indonesia
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Demo di Gedung MPR/DPR akan berlangsung 6-8 Oktober 2026. Polisi pun menyiapkan sejumlah jalan alternatif.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Dunia
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Pejabat antiterorisme akan memeriksa apakah pria tersebut mengalami radikalisasi saat berada di Australia.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Bagikan