Komisi I DPR Ingatkan KASAD yang Baru Jangan Beli Alutsista Bekas Helikopter TNI AD jenis Apache AH 64E uji terbang di atas Semarang Jawa Tengah. Foto: skadron 11/serbu puspunerbad

MerahPutih.com - Anggota Komisi I DPR RI Bobby Rizaldi mengingatkan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) untuk tidak membeli alat utama sistem senjata (Alutsista) yang bekas.

"KSAD yang baru diharapkan jangan membeli alutsista bekas lagi," kata Bobby di Jakarta, Senin (19/11)

Saat ini jabatan KASAD masih diemban Jenderal TNI Mulyono dan akan memasuki masa pensiun pada Januari 2019.

Anggota Komisi I DPR RI Bobby Rizaldi

Bobby mengatakan keberpihakan KASAD terhadap alutsista baru harus diutamakan sehingga jangan sampai membeli tank bekas lagi.

Dia mengatakan kalau dihitung dari jumlah unit antara alutsista baru dan bekas, pasti berbeda kemampuan anggarannya karena beli produk baru pasti lebih mahal.

"Namun, ada hitungan rasio 'minimum essential forces' (MEF), antara alutsista, prajurit dan teritorial wilayah," ujarnya seperti dilansir Antara.

Selain itu dia menilai KSAD harus bisa mengejawantahkan misi visi Panglima TNI yang mendukung program Nawacita Presiden Joko Widodo yaitu menyelaraskan penguatan wilayah teritorial matra darat yang sekaligus bersinergi menjaga soliditas dengan matra TNI lainnya.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono (kanan) menyampaikan pidato (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Bobby juga mengomentari terkait usulan kelompok sipil yang mengusulkan agar Presiden melihat rekam jejak calon, hal itu kalau sebatas usul saja tidak masalah.

Namun menurut dia, secara logika, 10 kandidat yang disebutkan kelompok masyarakat sipil itu ketika sudah berada pada jabatan saat ini, seharusnya sudah tidak ada rekam jejak negatif mengenai HAM.

Sebelumnya, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memberikan pertimbangan rekam jejak HAM calon KSAD kepada Presiden Jokowi.

Koalisi masyarakat sipil menyampaikan daftar 10 calon nama KSAD kepada Komnas HAM untuk dilakukan "screening" karena dinilai berpotensi mengisi jabatan tersebut.

1. Letjen Agus Surya Bakti (Sesmenkopolhukam) Akmil angkatan 1984

2. Letjen Doni Monardo (Sekjen Watannas) Akmil angkatan 1985

3. Letjen Tatang Sulaiman (Wakasad) Akmil angkatan 1986

4. Letjen Andika Perkasa (Pangkostrad) Akmil angkatan 1987

5. Letjen Anton Mukti Putranto (Dankodiklat TNI AD) Akmil angkatan 1987

6. Letjen Muhammad Herindra (Irjen TNI) Akmil angkatan 1987

7. Mayjen Joni Supriyanto (Pangdam Jaya) Akmil angkatan 1986

8. Mayjen Besar Harto Karyawan (Pangdam Siliwangi) Akmil angkatan 1986

9. Mayjen Wuryanto (Pangdam Diponegoro) Akmil angkatan 1986

10. Mayjen Arip Rahman (Pangdam Brawijaya) Akmil angkatan 1988. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH