Komisi I DPR Dorong Kasus Peretasan Awak Redaksi Narasi Diusut Tuntas Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid. ANTARA/Livia Kristianti

MerahPutih.com - Dugaan peretasan terjadi terhadap akun digital puluhan awak redaksi Narasi, sejak 24 September 2022.

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid meminta aparat penegak hukum untuk mengusut kasus peretasan terhadap awak redaksi Narasi tersebut.

"Saya meminta aparat penegak hukum dalam hal ini Polri untuk proaktif menyelidiki secara tuntas sekaligus menemukan pelaku peretasan ini," kata Meutya di Jakarta, Kamis (29/9).

Baca Juga:

Dugaan Peretasan terhadap Puluhan Awak Redaksi Narasi Harus Diusut Tuntas

Menurut dia, peretasan kerja jurnalistik yang dialami awak redaksi Narasi merupakan perbuatan melawan hukum yang menjadi ancaman bagi demokrasi.

"Kabar terakhir saya dengar ada 37 awak redaksi yang diretas, dari jumlahnya ini sangat besar sekali dan terlihat sangat masif. Ini mengganggu kerja jurnalistik serta kebebasan pers," tuturnya, seperti dikutip Antara.

Dia menjelaskan dalam undang-undang (UU) Pers Pasal 18 mengatur ketentuan pidana dengan memberikan sanksi terhadap barang siapa yang dengan sengaja melawan hukum menghambat fungsi, tugas, dan peran wartawan.

"Dengan adanya undang-undang tersebut merupakan suatu bentuk perlindungan hukum bagi wartawan dalam menjalankan profesinya. Oleh karena itu, hukum harus ditegakkan atas kasus dugaan peretasan karena menghalangi kerja-kerja jurnalistik," kata Meutya menegaskan.

Dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), lanjut dia, secara tegas mengatur bahwa tindakan masuk ke dalam sistem elektronik milik orang lain yang bersifat pribadi dengan cara apa pun adalah tindakan terlarang.

Oleh karena itu, Meutya mendukung awak redaksi Narasi yang menjadi korban peretasan digital untuk melaporkan secara hukum kasus dugaan peretasan ini kepada kepolisian.

Sebagai bentuk komitmen dalam melindungi data pribadi masyarakat Indonesia, Meutya berharap semua pihak dapat dengan tegas menjaga pers nasional dari segala bentuk tindakan intimidasi di ruang digital.

"Peretasan data pribadi pers akan menjadi ancaman bagi para jurnalis yang merupakan bagian dari masyarakat dalam menegakkan pilar demokrasi," ujarnya.

Baca Juga:

Meretas GTA VI, Remaja Berusia 17 Tahun Ditangkap

Sementara itu, Dewan Pers meminta aparat penegak hukum untuk proaktif menyelidiki peretasan terhadap akun digital awak redaksi Narasi yang terjadi sejak 24 September 2022.

"Meminta aparat penegak hukum supaya proaktif untuk menyelidiki kejadian peretasan ini dan segera menemukan pelakunya serta mengusut tuntas," kata Wakil Ketua Dewan Pers M. Agung Dharmajaya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (28/9).

Dia memandang bahwa tindakan peretasan merupakan perbuatan melawan hukum dan berakibat pada terganggunya upaya kerja jurnalistik serta kemerdekaan pers.

Padahal, katanya, menjaga kemerdekaan pers adalah tanggung jawab semua pihak, baik perusahaan pers, publik/masyarakat luas, pemerintah, maupun aparat penegak hukum.

"Dewan Pers mengingatkan ancaman hukuman terhadap pihak yang mengganggu kerja jurnalistik," kata Agung Dharmajaya. (*)

Baca Juga:

Peretasan Bjorka Momentum Negara Libatkan Talenta Keamanan Siber

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Ayah Brigadir Yosua Bebaskan Bharada Richard dari Penjara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ayah Brigadir Yosua Bebaskan Bharada Richard dari Penjara

Beredar di media sosial Facebook, sebuah unggahan video yang diklaim memuat informasi tentang ayah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Samuel Hutabarat.

Pengelolaan Sampah Bantargebang, Anies Klaim Bakal Jadi Percontohan Seluruh Indonesia
Indonesia
Pengelolaan Sampah Bantargebang, Anies Klaim Bakal Jadi Percontohan Seluruh Indonesia

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan Pembukaan Praresmi Fasilitas Pengolahan Sampah Landfill Mining dan RDF Plant di TPST Bantargebang.

KPK Duga Romahurmuziy Bersepakat Soal Pengurusan DAK dan DID 2018
Indonesia
KPK Duga Romahurmuziy Bersepakat Soal Pengurusan DAK dan DID 2018

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Romahurmuziy, Selasa (22/3). Romi, sapaan akrabnya, diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengurusan dana alokasi khusus (DAK) 2018.

PPATK Ungkap Dugaan Aliran Dana Karyawan ACT ke Al Qaeda
Indonesia
PPATK Ungkap Dugaan Aliran Dana Karyawan ACT ke Al Qaeda

PPATK menemukan transaksi keuangan dari karyawan yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) kepada seseorang yang diduga terkait dengan organisasi teroris Al Qaeda.

Jakarta Kota Termacet Ke-46 di Dunia
Indonesia
Jakarta Kota Termacet Ke-46 di Dunia

Dari data terbaru, Jakarta tidak lagi masuk 10 kota paling macet di dunia. Tahun 2021, posisi ibu kota turun ke peringkat ke-46. Padahal, tahun 2020, Jakarta berada pada peringkat ke-31.

Putusan DKPP Tidak Dapat Ditafsir Berbeda oleh Presiden, KPU dan Bawaslu
Indonesia
Putusan DKPP Tidak Dapat Ditafsir Berbeda oleh Presiden, KPU dan Bawaslu

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menghargai putusan MK terkait sifat putusan final dan mengikat tersebut,

 Kasus COVID-19 Melandai di Awal Tahun Ini
Indonesia
Kasus COVID-19 Melandai di Awal Tahun Ini

Penerima vaksinasi dosis penguat atau booster 1 meningkat dari 29,04 persen menjadi 29,13 persen.

Mahasiswa Ditangkap Densus 88 Bertugas Kirim Dana ke ISIS
Indonesia
Mahasiswa Ditangkap Densus 88 Bertugas Kirim Dana ke ISIS

Pengungkapan kasus dugaan terorisme yang melibatkan oknum mahasiswa di Malang berinisial IA terus dilakukan.

Jemaah Haji Indonesia Mulai Bergerak dari Madinah ke Makkah
Indonesia
Jemaah Haji Indonesia Mulai Bergerak dari Madinah ke Makkah

Jamaah Indonesia yang masuk ke Arab Saudi melalui Kota Madinah setelah berada di Kota Nabi selama sembilan hari untuk menunaikan ibadah di Masjid Nabawi.

Dalih Mendag Lutfi Dua Kali Mangkir Rapat dengan DPR Bahas Minyak Goreng
Indonesia
Dalih Mendag Lutfi Dua Kali Mangkir Rapat dengan DPR Bahas Minyak Goreng

Lutfi menjelaskan, ketidakhadirannya pada Kamis, 17 Februari 2022 lalu, karena berbenturan dengan agenda kunjungan kerja ke Makassar dan Surabaya.