Komisi B DPRD DKI Belum Tahu Alasan Anies Copot Dirut Jakpro Abdul Aziz (Dok. Humas Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta)

MerahPutih.com - Ketua Komisi E DPRD DKI, Abdul Aziz mengaku kaget dengan keputusan Gubernur Anies Baswedan yang mencopot Direktur Utama Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto.

Ia sendiri tak tahu kalau Dwi Wahyu lepas jabatan Dirut Jakpro karena dicopot. Aziz juga tidak tahu menahu alasan Anies memecat Dwi.

"Saya juga belum tahu sebenarnya yang terjadi itu apa. Saya kaget juga ada keputusan itu," ucap Aziz di Jakarta, Selasa (14/9).

Lanjut Aziz, terakhir Komisi B menggelar rapat dengan Dwi, dua hari sebelum beliau dipecat. Sejauh ini belum ada pembahasan dengannya.

Komisi B pun berencana akan memanggil Dwi Wahyu dalam waktu dekat ini untuk mengklarifikasi sebab dirinya dicopot Anies dari Dirut Jakpro.

Menurutnya, pemanggilan Dwi akan kemungkinan akan berlangsung setelah masa reses anggota DPRD DKI selesai. Sekarang ini Legislator Kebon Sirih tengah sibuk menyerap aspirasi msyarakat di dapilnya.

"Nanti mungkin setelah reses mungkin ada rapat lagi dengan BUMD dan SKPD. Kita akan tanyakan itu alasannya apa, pertimbangnya apa, kita perlu tahu. Apakah memang karena tidak mencapai target apa gimana," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mencopot Direktur Utama Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto. Kini jabatan tersebut diisi oleh Widi Amanasto.

Plt Kepala BP BUMD DKI Jakarta, Riyadi menyampaikan, pemecatan tersebut dilakukan melalui Keputusan Para Pemegang Saham (KPPS) di luar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Jakpro pada Rabu (25/8), yang digelar secara hybrid.

Riyadi menambahkan, ada 2 lainnya yang juga diberhentikan dengan hormat dan diangkat pula 2 anggota untuk menggantikan posisi tersebut. Terkait pergantian jabatan, Riyadi menyampaikan hal itu merupakan peristiwa biasa.

"Itu (pergantian jabatan), baik karena promosi maupun rotasi biasa terjadi dalam suatu perusahaan atau instansi. Hal ini seiring dengan tuntutan dan perkembangan perusahaan, yang juga berkaitan dengan penyegaran dan regenerasi kepemimpinan," terang Riyadi pada Kamis (26/8).

Berikut daftar jajaran manajemen PT Jakpro:

Dewan Komisaris Jakpro

-Komisaris Utama: Hamdan Zoelva

- Komisaris: M. Hudori

- Komisaris: Yusmada Faizal

- Komisaris: Nurmansjah Lubis

Direksi Jakpro

- Direktur Utama: Widi Amanasto

- Direktur Keuangan : Yuliantina Wangsawiguna

- Direktur Pengembangan Bisnis : Gunung Kartiko

- Direktur SDM dan Umum: M. Taufiqurrachman

- Direktur Pengelolaan Aset: M. Aprindy. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PPP Belum Dapat Bocoran Menteri Yang Bakal Dicopot Jokowi
Indonesia
PPP Belum Dapat Bocoran Menteri Yang Bakal Dicopot Jokowi

Perombakan kabinet yang akan dilakukan presiden kemungkinan tidak mengubah komposisi menteri usulan partai politik dan kelompok profesional.

 Percobaan Sekolah Tatap Muka di Bandung, Fasilitas Cuci Tangan dan Toilet Jadi Sorotan
Indonesia
Percobaan Sekolah Tatap Muka di Bandung, Fasilitas Cuci Tangan dan Toilet Jadi Sorotan

Secara umum sekolah-sekolah sudah sangat siap, hanya saja ada yang membedakan. Misalnya, ketersediaan air di toilet, dan fasilitas cuci tangan yang kran airnya kurang deras.

1,4 Juta Toko di Jakarta Sudah Gunakan QR Code Buat Transaksi
Indonesia
1,4 Juta Toko di Jakarta Sudah Gunakan QR Code Buat Transaksi

Bank sentral mengakui masih mengalami sejumlah kendala penerapan QRIS di DKI Jakarta, di antaranya terkait sinyal terutama usaha yang berada di lantai bawah tanah. Sehingga, BI bikin penguat sinyal.

Ketua DPRD Tegaskan Pembiayaan Formula E dari APBD DKI
Indonesia
Ketua DPRD Tegaskan Pembiayaan Formula E dari APBD DKI

"Jangan bikin kesan Pemprov tidak lagi mengucurkan APBD untuk Formula E. Yang benar, Pemprov mengusulkan PMD kepada DPRD untuk Jakpro yang akan digunakan untuk Formula E," tegas Prasetyo

Hakim Tunda Sidang Nurhadi
Indonesia
Hakim Tunda Sidang Nurhadi

Persidangan Nurhadi dan Rezky pada pekan depan akan dilakukan dua kali

Sebagai Atasan Penembak Prajurit TNI di Cengkareng, Kapolda Metro Minta Maaf
Indonesia
Sebagai Atasan Penembak Prajurit TNI di Cengkareng, Kapolda Metro Minta Maaf

Penembakan terjadi di kafe bernama RM di Cengkareng Barat, Jakarta Barat, Kamis (25/2) sekitar pukul 04.30 WIB

Ketersediaan Lapangan Kerja Bikin Optimisme Kian Meningkat
Indonesia
Ketersediaan Lapangan Kerja Bikin Optimisme Kian Meningkat

Keyakinan konsumen membaik di 14 kota yang disurvei dengan kenaikan tertinggi di kota Bandar Lampung, diikuti oleh DKI Jakarta, dan Denpasar.

Cegah Penyebaran Corona, Polisi Lakukan Tes COVID-19 ke Warga Menteng
Indonesia
Cegah Penyebaran Corona, Polisi Lakukan Tes COVID-19 ke Warga Menteng

Polisi menggelar program pencegehan COVID-19 di wilayah Polres Metro Jakarta Pusat.

Basrief Arief Jaksa Agung Era SBY Meninggal Dunia
Indonesia
Basrief Arief Jaksa Agung Era SBY Meninggal Dunia

Basrief menjabat sebagai Jaksa Agung hingga Oktober 2014. Saat itu, dia didampingi oleh Darmono dan Andhi Nirwanto sebagai Wakil Jaksa Agung.

Armada Kapal Selam RI Kini Tersisa 4, Salah Satunya Sedang Turun Mesin
Indonesia
Armada Kapal Selam RI Kini Tersisa 4, Salah Satunya Sedang Turun Mesin

Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan utara Bali, otomatis mengurangi kekuatan armada angkatan laut di tanah air.