Komisi A Minta Anies Buka Kontrak Ajang Formula E ke Publik Formula E. (Foto: Instagram/fiaformulae)

MerahPutih.com - Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Dani Anwar mengaku ganjil dengan pembayaran uang komitmen yang dilakukan oleh Gubernur Anies Baswedan untuk perhelatan ajang Formula E.

Anies diketahui sudah membayar separuh uang komitmen untuk event mobil balap berenergi listrik pada Februari 2020 lalu. Total dana yang sudah dibayarkan itu sebesar Rp200 miliar.

Baa Juga:

PSI: Anies Harus Berani Tarik Kembali Uang Commitment Fee Formula E Rp560 Miliar

Sebab pada bulan Februari 2020 lalu, lokasi yang digunakan untuk gelaran ajang ini masih sengketa. Penggunaan pelataran Monas untuk rute Formula E masih berpolemik dengan pemerintah pusat.

Formula E. (Foto: Instagram/fiaformulae)
Formula E. (Foto: Instagram/fiaformulae)

Dani menyayangkan pembayaran uang komitmen ratusan miliar itu. Sebab, gelaran Formula E ini bisa saja ditunda dalam jangka waktu yang panjang.

"Kok anggaran segitu besar dikeluarkan untuk Formula E yang nyatanya tidak dilakukan juga tahun ini dan tahun depan juga belum tentu," kata Dani di Jakarta Selasa (9/6).

Baca Juga:

Pengembalian Commitment Fee Formula E, Ini Jawaban Kadispora dan JakPro

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono meminta Gubernur Anies untuk membuka dokumen kontrak Formula E ke publik. Menurutnya, masyarakat berhak tahu hal tersebut lantaran biaya untuk biaya ajang Formula itu bersumber dari duit rakyat.

"Karena ini pakai uang rakyat sebaiknya kontraknya harus dibuka," jelas Mujiyono. (Asp)

Baca Juga:

Anies Bayar 'Fee' Formula E, PSI: Kontrak Itu Bukan Kitab Suci

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
  Gibran Kalah di Survei Median, Ini Tanggapan Bakal Cawali Solo Achmad Purnomo
Indonesia
Gibran Kalah di Survei Median, Ini Tanggapan Bakal Cawali Solo Achmad Purnomo

"Asal tahu saja hasil survei tersebut tidak akan memengaruhi proses politik di internal PDIP. Saya memilih menyerahkan hasil kepada Ketua Umum PDIP," tegas Purnomo.

Sosok Gus Sholah di Mata Prabowo Subianto
Indonesia
Sosok Gus Sholah di Mata Prabowo Subianto

"Kita kehilangan tokoh nasional, tokoh Islam, tokoh bangsa yang sangat penting," ucap Prabowo

Alumni AKABRI 1995 Batalyon Patria Tama Bagikan 2.000 Paket Sembako
Indonesia
Alumni AKABRI 1995 Batalyon Patria Tama Bagikan 2.000 Paket Sembako

Fokus bantuan adalah kawasan kumuh dan padat penduduk di wilayah Jakarta.

Kasih Subsidi Pegawai, Jokowi Targetkan Daya Beli Masyarakat Naik
Indonesia
Kasih Subsidi Pegawai, Jokowi Targetkan Daya Beli Masyarakat Naik

Mengingat, akibat pandemi COVID-19 seluruh sektor terganggu termasuk kebutuhan masyarakat.

Pakar Hukum Duga Hilangnya Harun Masiku Dipengaruhi Tekanan Politik
Indonesia
Pakar Hukum Duga Hilangnya Harun Masiku Dipengaruhi Tekanan Politik

Kasus ini sudah terdapat penetapan beberapa tersangka, ada indikasi dialah yang menyuap, dan pernah mau ditangkap justru malah dilepas,” ungkap Suparji

 Pengamat Bocorkan Sosok Ketua Badan Otorita Ibu Kota Negara
Indonesia
Pengamat Bocorkan Sosok Ketua Badan Otorita Ibu Kota Negara

"Mengingat pembangunan Ibu Kota Negara ini kan memang berat ya, berat dalam arti bahwa itu membutuhkan orang-orang yang kapabilitas dan kapasitas yang mumpuni ya, Ahok mempunyai itu," sambung Trubus.

Ini Dia Aturan Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Lebaran Oleh Kemenhub
Indonesia
Ini Dia Aturan Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Lebaran Oleh Kemenhub

Pengaturan transportasi ini berlaku untuk transportasi darat, laut, udara dan perkeretaapian

100 Hari Jokowi di Bidang Keamanan Belum Maksimal, OPM Masih 'Gentayangan'
Indonesia
100 Hari Jokowi di Bidang Keamanan Belum Maksimal, OPM Masih 'Gentayangan'

Stanislaus mencontohkan rencana memulangkan 600 kombatan ISIS yang digagas Kementerian Agama

Mantan Menkes Siti Fadilah Bebas dari Rutan Pondok Bambu
Indonesia
Mantan Menkes Siti Fadilah Bebas dari Rutan Pondok Bambu

Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari bebas dari Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Gegara Jet Pribadi, Menteri Suharso Monoarfa Dilaporkan ke KPK
Indonesia
Gegara Jet Pribadi, Menteri Suharso Monoarfa Dilaporkan ke KPK

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (5/11).