Kominfo Pastikan Siaran TV Digital Paling Lambat 2 November 2022 Ilustrasi menonton televisi. Foto: pixabay/StockSnap

MerahPutih.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus menyiapkan infrastruktur multipleksing untuk mematikan saluran TV analog (Analog Switch Off/ASO).

Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Ismail menjelaskan, hal ini untuk mengejar target proses analog switch off agar dapat dilakukan sebelum tanggal 2 November mendatang.

Baca Juga

Migrasi TV Digital Dukung Pertumbuhan Siaran Televisi Komunitas

"Komitmen kita yaitu berpegang teguh karena ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan akan kita laksanakan dengan baik,” kata Ismail di Jakarta, Selasa (!2/4).

Ismail menegaskan, pemerintah dan seluruh lembaga penyiaran, semuanya bertekad untuk agar pelaksanaan ASO ini dapat berjalan dengan baik.

“Dan yang penting lagi, seluruh masyarakat dapat menikmati siaran digital nantinya secara lebih berkualitas gambarnya, suaranya, dan teknologinya lebih canggih,” katanya.

Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Ismail (tengah), dalam Konferensi Pers: Persiapan Penghentian Analog Switch Off (ASO) Tahap I, yang berlangsung virtual dari Media Center Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa (12/4). Foto: Kominfo/AYH
Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Ismail (tengah), dalam Konferensi Pers: Persiapan Penghentian Analog Switch Off (ASO) Tahap I, yang berlangsung virtual dari Media Center Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa (12/4). Foto: Kominfo/AYH

Ia ingin menjalankan ASO tanpa menimbulkan gejolak dan kegaduhan di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, pelaksanaan ASO akan dijalankan secara hati-hati, sehingga masyarakat tetap dapat menikmati siaran televisi eksisting sampai dengan pengalihan siaran analog menjadi digital.

“Jadi, saat ini masih berjalan secara simulcast penyiaran antara analog dan digital,” tuturnya.

Baca Juga

Bye Siaran TV Analog, Berikut Manfaat Migrasi ke TV Digital

Ismail mengatakan, ada empat pilar dalam melakukan migrasi dari analog ke digital. Pertama, infrastruktur yaitu transmitter atau pemancar yang disiapkan oleh operator dan sudah siap untuk tahap pertama.

Kedua, Set Top Box untuk masyarakat miskin. Sedangkan untuk non miskin, diimbau untuk beli dan memasangnya sendiri.

"Kita imbau untuk beli dari sekarang. Tolong dicek agar televisi bisa menangkap siaran digital, karena hampir di seluruh Indonesia sekarang siaran digital sudah bersiaran. Jadi tidak perlu menunggu sampai pelaksanaan ASO atau dimatikan," imbuh Ismail.

Ismail juga menyampaikan bahwa penyelenggara multipleksing (mux) menyediakan bantuan STB. Namun, Kominfo masih melakukan peninjauan sehingga pembagian STB secara gratis belum bisa diumumkan.

Ketiga, sosialisasi yang terus menerus kepada masyarakat dalam bentuk diskusi, seminar, webinar, dan masih banyak lagi, dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Keempat, siaran simulcast. "Jadi, ini sudah dilakukan juga yaitu ada siaran TV analog dan digital sehingga tidak perlu menunggu sampai analog di-switch off, masyarakat sudah bisa menikmati siaran digital sejak sekarang," ujar Ismail.

Hingga saat ini, lanjut Ismail, pelaksanaan ASO masih sesuai dengan rencana awal dan akan dijalankan dalam tiga tahap yakni April, Agustus dan November.

"Kami terus melakukan review bersama industri penyiaran Indonesia untuk meyakinkan bahwa seluruh masyarakat dapat menikmati siaran dengan baik dan berkualitas, serta tidak timbul gejolak dan kegaduhan di masyarakat akibat proses yang kita jalankan," ujarnya.

"Kami berdiri bersama-sama di sini, menunjukkan rencana, tekad besar dari industri penyiaran Indonesia untuk melakukan migrasi dari siaran analog menuju ke siaran digital,” tandasnya. (dka)

Baca Juga

Pemerintah Ajak Masyarakat Migrasi TV Digital

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satu Keluarga yang Tewas Misterius di Kalideres Miliki Kepribadian Sangat Tertutup
Indonesia
Satu Keluarga yang Tewas Misterius di Kalideres Miliki Kepribadian Sangat Tertutup

Polisi menyatakan satu keluarga yang ditemukan tewas dalam rumah di Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat, dikenal sangat tertutup.

Mabes Polri Pastikan Jayapura Kondusif Pasca-Penangkapan Lukas Enembe
Indonesia
Mabes Polri Pastikan Jayapura Kondusif Pasca-Penangkapan Lukas Enembe

Situasi di kota Jayapura, Papua sempat memanas setelah penangkapan Gubernur Lukas Enembe.

Legilastor Soroti Simpang-siur Informasi Gangguan Ginjal Akut Anak
Indonesia
Legilastor Soroti Simpang-siur Informasi Gangguan Ginjal Akut Anak

Kasus gangguan ginjal akut kini tengah mengancam anak-anak di tanah air.

Pemerintah Dorong Digitalisasi UMKM
Indonesia
Pemerintah Dorong Digitalisasi UMKM

Jumlah UMKM di Indonesia tercatat sekitar 60 juta dengan kontribusi terhadap PDB mencapai 60,51 persen.

BPOM Rilis 126 Obat Sirop dari 15 Perusahaan Farmasi yang Aman Dikonsumsi
Indonesia
BPOM Rilis 126 Obat Sirop dari 15 Perusahaan Farmasi yang Aman Dikonsumsi

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan terdapat 126 obat sirop yang aman untuk dikonsumsi masyarakat.

 Kado HUT ke-495  DKI, Anies Dicegat dan Dihadiahi Petisi Pergantian Nama JIS
Indonesia
Kado HUT ke-495 DKI, Anies Dicegat dan Dihadiahi Petisi Pergantian Nama JIS

Aksi JJ Rizal ini untuk memberikan sebuah petisi pergantian nama Jakarta International Stadium (JIS) menjadi MH. Thamrin.

Pemerintah Pusat Dilibatkan dalam Penerapan ERP di Jakarta
Indonesia
Pemerintah Pusat Dilibatkan dalam Penerapan ERP di Jakarta

Pemerintah Pusat bakal dilibatkan Pemerintah DKI Jakarta dalam penerapan jalan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP) di sejumlah wilayah ibu kota.

Cerita Pekerja Ingin Cairkan BSU BBM, Beda Syarat dan Layanan di Bank
Indonesia
Cerita Pekerja Ingin Cairkan BSU BBM, Beda Syarat dan Layanan di Bank

Ada perbedaan layanan saat ingin cairkan BSU BBM, terutama bagi yang kehilangan kartu ATM atau rekening tidak aktif.

Minyak Goreng Mahal dan Langka, Satgas Mafia Pangan Solo Siapkan Operasi
Indonesia
Minyak Goreng Mahal dan Langka, Satgas Mafia Pangan Solo Siapkan Operasi

"Kita tetap telusuri penyebab mahalnya minyak goreng. Pedagang dan pembeli kita pantau," kata Kompol Djohan.

Karantina Dihapus, Wisman Membludak Masuk Indonesia
Indonesia
Karantina Dihapus, Wisman Membludak Masuk Indonesia

Satgas COVID-19 resmi mencabut aturan karantina bagi para pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Imbasnya, kedatangan dari luar negeri ikut meningkat. Pasca pencabutan aturan tersebut, Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mencatat jumlah PPLN di Bali dan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengalami peningkatan.