Kominfo Minta YouTube Blokir Akun Jozeph Paul Zhang Shindy Paul Soerjomoeljono atau yang dikenal Joseph Paul Zhang di channel YouTube-nya. ANTARA/Tangkapan layar YouTube Joseph Paul Zhang/pri.

MerahPutih.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika melayangkan surat pada YouTube agar memblokir akun Jozeph Paul Zhang karena berisi ujaran kebencian.

"Pada tanggal 19 April 2021, tujuh konten di YouTube tersebut telah diblokir dan tidak dapat diakses lagi oleh warganet," kata juru bicara Kominfo Dedy Permadi dalam keterangan resmi dikutip pada hari Selasa (20/4).

Kominfo mengirimkan permintaan blokir ke YouTube untuk tujuh konten, termasuk salah satunya konten berjudul "Puasa Lalim Islam" yang kontroversial.

Baca Juga:

PPP Desak Pemerintah Cabut Paspor Jozeph Paul Zhang

Aksi Paul Zhang memenuhi pelanggaran Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 pasal 28 Ayat (2) juncto Pasal 45A.

Pasal tersebut menyebutkan bahwa setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Jozeph Paul Zhang. (Foto: MP/Youtube)
Jozeph Paul Zhang. (Foto: MP/Youtube)

Informasi terkini dari Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mengatakan bahwa Joseph Paul Zhang atau yang memiliki nama asli Shindy Paul Soerjomoeljono berada di luar Indonesia sejak 2018.

Dia tercatat meninggalkan Indonesia menuju Hong Kong pada tahun itu.

Melihat situasi tersebut, Dedy menyatakan bahwa UU ITE memiliki asas ekstrateritorial, berlaku bagi setiap orang yang melakukan perbuatan hukum, baik yang berada di wilayah hukum maupun di luar wilayah hukum Indonesia.

Undang-undang ini juga berlaku jika perbuatan memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia, serta merugikan kepentingan Indonesia.

Baca Juga:

Ketua MPR Sudah Bertemu Tokoh Lintas Agama Soal Jozeph Paul Zhang

Setelah konten Paul Zhang diblokir, Kominfo tetap menjalankan patroli siber untuk konten yang berisi ujaran kebencian Paul Zhang.

Kementerian akan kembali meminta platform untuk memblokir jika masih ada konten Paul Zhang.

Kominfo meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menajaga perdamaian di ruang fisik maupun digital, serta melapor ke aduankonten.id jika menemukan konten yang melanggar undang-undang. (*)

Baca Juga:

Polri Segera Terbitkan DPO untuk Jozeph Paul Zhang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kapolri Listyo Lantik Empat Kapolda dan Perwira Tinggi
Indonesia
Kapolri Listyo Lantik Empat Kapolda dan Perwira Tinggi

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melantik empat Kapolda dan Perwira Tinggi di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/3).

Cara Daftar dan Dapat Nomor Induk Berusaha Bagi UMKM Jabar
Indonesia
Cara Daftar dan Dapat Nomor Induk Berusaha Bagi UMKM Jabar

Pengurusan NIB merupakan salah satu dari upaya DPMPTSP dalam meningkatkan ekosistem investasi di Jabar pada 2021.

Ditutup Karena COVID-19, Perbatasan RI-Papua Nugini Segera Dibuka
Indonesia
Ditutup Karena COVID-19, Perbatasan RI-Papua Nugini Segera Dibuka

Perbatasan baru akan dibuka sekitar 21 Juni 2021 dan berbagai kesiapan kini dilakukan termasuk regulasi yang mengaturnya mengingat saat ini pandemi COVID-19 masih mewabah.

Gaet Wisatawan, Gibran Ingin Kawasan Gatsu dan Ngarsopuro Seperti Malioboro
Indonesia
Gaet Wisatawan, Gibran Ingin Kawasan Gatsu dan Ngarsopuro Seperti Malioboro

Gibran ingin melanjutkan revitalisasi Taman Balekambang dengan luas lahan 11 hektar.

Jokowi Diyakini Lakukan Reshuffle Demi Bangkitkan Ekonomi
Indonesia
Jokowi Diyakini Lakukan Reshuffle Demi Bangkitkan Ekonomi

Pada saat sama, dia juga berpesan kepada Presiden

Selamatkan Garuda, Erick Bakal Negosiasi Hutang Dengan Lessor Koruptif
Indonesia
Selamatkan Garuda, Erick Bakal Negosiasi Hutang Dengan Lessor Koruptif

Garuda Indonesia tercatat memiliki utang 4,9 miliar dolar AS atau setara Rp70 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar Rp1 triliun setiap bulan karena terus menunda pembayaran kepada pemasok.

Kapolsek dan Anak Buah Diciduk Saat Nyabu, DPR Minta Polisi Transparan
Indonesia
Kapolsek dan Anak Buah Diciduk Saat Nyabu, DPR Minta Polisi Transparan

Kronologi diamankannya Kapolsek Astanaanyar Kompol YP berawal dari adanya satu anggota polisi yang terindikasi menyalahgunakan narkoba.

Jadi Tuan Rumah G20, 33 Ribu Tenaga Kerja Bakal Terlibat
Indonesia
Jadi Tuan Rumah G20, 33 Ribu Tenaga Kerja Bakal Terlibat

Pemerintah menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi kuat antara kementerian yang dan lembaga yang terlibat dalam 16 working group dan elemen non pemerintah.

Abai Protokol Kesehatan, 3 Perkantoran di Kalideres Disanksi
Indonesia
Abai Protokol Kesehatan, 3 Perkantoran di Kalideres Disanksi

Satpol PP secara rutin melakukan pengecekan protokol kesehatan terhadap sejumlah tempat usaha hingga perkantoran di DKI Jakarta

Pengacara Klaim Belum Ada Saksi yang Menyebut Juliari Terima Suap
Indonesia
Pengacara Klaim Belum Ada Saksi yang Menyebut Juliari Terima Suap

Jaksa KPK mencecar sekretaris pribadi (Sespri) mantan Mensos Juliari Peter Batubara, Selvy Nurbaity