Komika Fico Fachriza Mengaku Konsumsi Tembakau Gorila karena Susah Tidur Komika Fico Fachriza (tengah) saat rilis oleh Polda Metro Jaya. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Komika Fico Fachriza ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

"Penyidik telah tetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka, ada barbuk (barang bukti) diamankan dan hasil tes urine," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (14/1).

Fico Fachriza ikut dihadirkan dalam konferensi pers yang digelar di Polda Metro Jaya.

Baca Juga:

Komika Fico Fachriza Ditangkap Gegara Tembakau Gorila, Sore Ini Kasusnya Dirilis

Dia tampak menggunakan baju tahanan dan masker putih saat ditampilkan polisi.

Ekspresinya berbeda jauh saat tampil di televisi yang selalu heboh dan atraktif.

Barang bukti narkoba tembakau sintetis ditemukan di sebuah bungkus rokok di lokasi.

"Dilakukan penggeledahan di rumah yang bersangkutan dan ditemukan bungkus rokok merek Jazy Bold berisi narkotika jenis tembakau sintetis seberat 1,45 gram," ungkap Zulpan.

Baca Juga:

Parents, Jangan Tunda Edukasi Anak Mengenai Bahaya Narkoba

Pelaku mengaku membeli tembakau sintetis ini melalui media sosial.

"Kemudian mengonsumsi sendiri dengan alasan yang bersangkutan sulit untuk tidur. Jadi untuk membantunya agar mudah tidur," kata Zulpan.

Hasil pemeriksaan, Fico Fachriza aktif mengkonsumsi narkoba sejak 2016.

Dia membeli barang haram itu melalui media sosial.

Zulpan menyebut, Fico dijerat dengan Pasal 112 subsider Pasal 27 ayat 1 UU Narkotika dengan ancaman 4 tahun penjara. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Tangkap Artis Pria Terkait Narkoba

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Saat Jokowi Putuskan Warga Bebas Masker, COVID-19 Harian Tambah 247 Kasus
Indonesia
Saat Jokowi Putuskan Warga Bebas Masker, COVID-19 Harian Tambah 247 Kasus

Kebijakan Jokowi melonggarkan masker ini memperhatikan kondisi COVID-19 yang semakin landai.

Warga Terpapar COVID-19 Dengan Gejala Ringan Diminta Lapor RT/RW
Indonesia
Warga Terpapar COVID-19 Dengan Gejala Ringan Diminta Lapor RT/RW

Bila isolasi rumah tidak memungkinkan maka bisa dirujuk ke tempat isolasi terkendali.

Besok Jenderal Andika Perkasa Mulai Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan
Indonesia
Besok Jenderal Andika Perkasa Mulai Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan

Jadi dalam 5 hari ke depan sudah ada keputusan DPR untuk calon Panglima TNI

Waketum PRIMA Minta Jokowi Usut Tuntas Kartel Kedelai
Indonesia
Waketum PRIMA Minta Jokowi Usut Tuntas Kartel Kedelai

Wakil Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA), Alif Kamal meminta Presiden Joko Widodo untuk melakukan evalusi secara menyeluruh terhadap jajarannya dan melibatkan pelaku bisnis untuk mengatasi kenaikan harga kedelai ini.

985 Personel Gabungan Bantu Evakuasi hingga Penanganan Korban Erupsi Gunung Semeru
Indonesia
985 Personel Gabungan Bantu Evakuasi hingga Penanganan Korban Erupsi Gunung Semeru

Guna mempercepat proses penanganan korban, 985 personel diterjunkan. Mereka melakukan berbagai upaya penanganan darurat yang saat ini memfokuskan pada pencarian, evakuasi serta pelayanan dasar warga terdampak.

DPR Belum Terima Surpres Soal Ekstradisi dan FIR Indonesia-Singapura
Indonesia
Gerindra: Naiknya Harga Pangan Ganggu Kekhusuyukkan Ibadah Ramadan
Indonesia
Gerindra: Naiknya Harga Pangan Ganggu Kekhusuyukkan Ibadah Ramadan

Warga punya persoalan baru yakni potensi naiknya harga barang kebutuhan pokok. Termasuk kenaikan harga bensin dan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjelang Ramadan.

Azis Syamsuddin Dituntut 4 Tahun 2 Bulan Bui
Indonesia
Azis Syamsuddin Dituntut 4 Tahun 2 Bulan Bui

Perbuatan terdakwa Azis Syamsuddin juga dinilai telah merusak citra dan kepercayaan masyarakat terhadap DPR

122.718 Pasien Positif COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh
Indonesia
122.718 Pasien Positif COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh

Terdapat empat tower yang menampung pasien rawat inap tersebut

 7 ABK asal Indonesia Hilang, Kemenlu Desak Penyelidikan Mauritius
Indonesia
7 ABK asal Indonesia Hilang, Kemenlu Desak Penyelidikan Mauritius

Berdasarkan keterangan saksi mata, Kapal Wei Fa dan Kapal De Hai meninggalkan dermaga Mauritius pada 26 Februari 2021 sebelum dinyatakan hilang di laut.