Komika FF Diciduk Polisi YouTube Fico Fachriza.

MerahPutih.com - Kasus artis tertangkap narkoba terjadi lagi. Hanya selang dua hari setelah AA, yang ditangkap di kediamannya di kawasan Jakarta Timur pada Rabu (12/1), kini tambah satu orang publik pigur diciduk polisi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mukti Juharsa mengatakan, polisi menangkap FF atas dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Baca Juga:

Polisi Tangkap Artis Pria Terkait Narkoba

"Iya, FF benar ditangkap," kata saat dikonfirmasi, Jumat.

Mukti belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus tersebut karena proses pemeriksaan terhadap FF yang masih berjalan. Meski tidak menyebutkan secara detail, Mukti mengatakan FF adalah seorang komedian.

Menurut Mukti, FF ditangkap oleh penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Kamis (13/1) malam.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

"Diamankan tadi malam," ujarnya.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Barat menetapkan penyanyi sekaligus artis seni peran AA sebagai tersangka penyalahgunaan narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkoba) jenis ganja.

"Yang bersangkutan saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait kepemilikan narkotika jenis ganja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (14/1).

Baca Juga:

Pakar Hukum sebut Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Korban Peredaran Narkoba

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Tak Ajukan Banding Vonis Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
Indonesia
KPK Tak Ajukan Banding Vonis Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan tak mengajukan banding atas vonis tersebut. Hal ini lantaran majelis hakim telah mengamini analisis hukum tim jaksa KPK.

Mayoritas Warga Sudah Miliki Antibodi Terhadap COVID-19
Indonesia
Mayoritas Warga Sudah Miliki Antibodi Terhadap COVID-19

Pemerintah tetap meningkatkan rasio testing dan tracing dari kontak erat di komunitas demi menskrining kasus Omicron yang berpeluang masih berkeliaran di sekitar masyarakat juga menjadi hal penting.

Gubernur Buka-Bukaan Alasan Balapan ATC di Mandalika Minggu Siang Tadi Batal
Olahraga
Gubernur Buka-Bukaan Alasan Balapan ATC di Mandalika Minggu Siang Tadi Batal

Para pembalap Asia Talent Cup seri ke-3 telah menjalani latihan di Sirkuit Mandalika, dan penonton telah berdatangan

Kapolri Diminta Tarik dan Copot Komjen Firli Bahuri
Indonesia
Kapolri Diminta Tarik dan Copot Komjen Firli Bahuri

ICW memiliki sejumlah laporan berkaitan kontroversi yang dibuat oleh Firli

Korban Tewas Kecelakaan di Senen Kader PSI Bernama Fatimah
Indonesia
Korban Tewas Kecelakaan di Senen Kader PSI Bernama Fatimah

Polisi telah mengidentifikasi korban perempuan yang tewas dalam kecelakaan tunggal bersama putra Gubernur Kalimantan Utara Zainal A Paliwang AKP Novandi Arya Kharizma, yaitu bernama Fatimah.

Jokowi Sebut yang Senang Berjalan Kaki Cocok Pindah ke Ibu Kota Baru
Indonesia
Jokowi Sebut yang Senang Berjalan Kaki Cocok Pindah ke Ibu Kota Baru

Presiden Joko Widodo berbicara soal proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara saat menghadiri acara peresmian kantor DPP NasDem di Jakarta.

Mayoritas Penyebab Kecelakaan Bus Transjakarta Berdasarkan Analisis Polisi
Indonesia
Mayoritas Penyebab Kecelakaan Bus Transjakarta Berdasarkan Analisis Polisi

Sambodo berharap agar kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan

Dua Alasan Pemerintah Perbolehkan Warga Berwisata
Indonesia
Dua Alasan Pemerintah Perbolehkan Warga Berwisata

pemerintah memperbolehkan untuk jalan-jalan dengan berbagai syarat meski masih di bawah ancaman pandemi.

RUU TPKS Disetujui DPR, Puan: Hadiah Kaum Perempuan di Hari Kartini
Indonesia
RUU TPKS Disetujui DPR, Puan: Hadiah Kaum Perempuan di Hari Kartini

RUU TPKS segera disahkan setelah rapat pleno hasil pengambilan keputusan Badan Legislasi DPR menyetujui RUU tersebut menjadi UU.

Kuasa Hukum Tidak Yakin Eks Panglima FPI Terlibat Penganiayaan Muhammad Kece
Indonesia
Kuasa Hukum Tidak Yakin Eks Panglima FPI Terlibat Penganiayaan Muhammad Kece

Mantan kuasa hukum FPI Aziz Yanuar pun meyakini hal tersebut tak mungkin terjadi.