Komet C/2020 Melintas Bumi Mengejutkan Dunia Astronomi Kmet redup diamati menggunakan NEOWISE. (Foto: Pexels/Neale LaSalle

PADA tanggal 27 Maret, para astronom pertama kali mengamati komet redup yang melintasi Bumi. Dilansir dari EarthSky, komet itu tertangkap oleh NEOWISE, teleskop ruang angkasa yang diluncurkan oleh NASA lebih dari satu dekade yang lalu.

Para astronom mengkatalogkan komet itu sebagai C/2020. Pada saat itu tidak terlalu memikirkannya karena tempat itu tidak cukup terang untuk dapat dilihat dengan mata telanjang. Namun setelah melintas mendekat ke arah matahari, sepertinya komet itu bermanuver balik ke Bumi. Keadaan langit sudah cukup terang untuk dilihat dengan bantuan teropong sederhana.

Baca juga:

Catat! Hari ini Puncaknya Hujan Meteor Eta Aquarid

1
Mengejutkan semua orang di dunia astronomi. (Foto: Pixabay/Buddy_Nath)

“Terlihat sekilas tentang Komet NEOWISE (C/2020 F3) dari Bloomington, Indiana. Saya harus naik ke atas pohon, saat fajar muncul. Bukan komet yang super spektakuler, tapi punya nukleus yang cerah dan ekor yang menonjol. Sejauh ini jauh lebih baik daripada dua komet terakhir yang diprediksi akan mempesona,” tulis astrofotografer Zolt Levay di akun Facebooknya.

Komet ini memang mengejutkan semua orang di dunia astronomi. Pakar komet John E. Bortle dari Stormville, New York mengatakan kepada Space.com bahwa dia "kagum" pada penampilan komet itu.

"Secara teoritis, komet itu seharusnya tidak terlihat lebih cerah karena jaraknya ke matahari hanya mengalami sedikit pengurangan. Membuat saya berpikir bahwa kecerahan komet saat ini tidak diatur terutama oleh jaraknya dari matahari. Namun justru mengalami semacam ledakan progresif lambat," ia berbagi.

Baca juga:

Cahaya Merah Misterius Terdeteksi di Pusat Bima Sakti

2
Astronaut ISS gembira dapat melihatnya. (Foto: Pexels/Vittorio Staffolani)

Bahkan para astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional sangat senang melihat komet itu. Pada hari Sabtu 4/7), astronaut Rusia Ivan Vagner mentweet beberapa gambar yang diambilnya di dari luar jendela.

"Selama revolusi berikutnya saya mencoba menangkap komet C/2020 F3 (NEOWISE) sedikit lebih dekat. Merupakan yang paling terang selama 7 tahun terakhir. Ekornya terlihat jelas dari @Space_Station," tulisnya.

Menurut Space.com, komet itu bisa lebih terlihat di langit malam mulai tanggal 12 Juli. Saat itulah komet akan tampak rendah di langit barat laut dan akan terus naik lebih tinggi lagi di hari-hari berikutnya. Pada tanggal 22 Juli, komet akan memiliki jarat terdekat ke Bumi. Memberikan tontonan yang luar biasa. Pada tanggal 25 Juli, komet akan muncul sekitar 30 derajat di atas cakrawala barat-barat laut tepat setelah matahari terbenam. Menciptakan potensi jejak komet yang sangat baik.

Jika saat ini kamu berminat untuk melihat komet, sekarang adalah waktunya untuk berusaha. Menurut EarthSky, C/2020 mungkin akan melintasi Bumi di tahun 8786. (lgi)

Baca juga:

Menakjubkan, Foto Kilat 'Red Sprite' di Prancis

Kredit : leonard


Leonard

LAINNYA DARI MERAH PUTIH