Komentar Wiranto Tidak Diundang ke Munas III Hanura Ketua Wantimpres Wiranto bersalaman dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jumat (13/12) (Foto: ANTARA)

MerahPutih.com - Pendiri Partai Hanura Wiranto memberikan komentarnya terkait dirinya tidak diundang ke Musyawarah Nasional III Hanura yang berlangsung 17-19 Desember 2019.

"Lazimnya pembukaan Munas mengundang Presiden, Ketua Dewan Pembina. Ini kan aneh ya (tidak mengundang Presiden dan dirinya). Jadi saya tidak diundang tidak apa-apa, tidak sakit hati, tapi agak aneh," ujarnya di Jakarta, Rabu (18/12)

Baca Juga

Aklamasi, Oesman Sapta Odang Kembali Pimpin Hanura

Mantan Menko Polhukam ini yang sebelumnya menjabat Ketua Dewan Pembina Hanura mengaku telah mendengar alasan dirinya tidak diundang dalam Munas Hanura lantaran dalam struktur kepengurusan Hanura hasil Munas di Solo Tahun 2016 tidak ada struktur Dewan Pembina.

Tetapi, dia menekankan bahwa jika kepengurusan Tahun 2016 yang dijadikan acuan, maka saat itu penjabat Ketua Umum Hanura adalah dirinya, bukan OSO.

Wiranto dilantik sebagai Wantimpres di Istana Negara
Mantan Menko Polhukam Wiranto dilantik sebagai Wantimpres di Istana Negara (Foto: ANTARA)

"Perlu diingat di Munas Solo, Ketua Umumnya saya bukan Pak OSO," katanya dilansir Antara

Baca Juga

Butuh Keajaiban, Petinggi Hanura Bilang Wiranto Jahat

Sebelumnya Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang mengatakan pihaknya tidak mengundang Ketua Dewan Pembina Hanura Wiranto lantaran jabatan itu memang tidak ada dalam struktur kepengurusan Hanura.

Sementara keputusan tidak mengundang Presiden dalam Munas karena Hanura sengaja menggelar Munas hanya untuk kalangan internal saja.

Presiden rencananya akan diundang dalam hajatan peringatan HUT Hanura Januari 2020 mendatang.

Baca Juga

Munas III Partai Hanura Dipastikan Tanpa Wiranto

Munas III Hanura telah menetapkan OSO sebagai Ketua Umum Hanura 2019-2024 secara aklamasi, Selasa (17/12) malam. OSO dipilih oleh seluruh DPD dan DPC Hanura se-Indonesia. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemudik Dizinkan Mudik Jika Bawa Surat RT/RW, Ini Jawaban Korlantas Polri
Indonesia
Pemudik Dizinkan Mudik Jika Bawa Surat RT/RW, Ini Jawaban Korlantas Polri

"Surat RT dan RW hanya sebatas untuk kepentingan statusnya diketahui serta dimana daerah asal dia berangkat," kata Irjen Pol Istiono

WHO: Satu dari Tujuh Kasus COVID-19 Terjadi pada Petugas Kesehatan
Dunia
WHO: Satu dari Tujuh Kasus COVID-19 Terjadi pada Petugas Kesehatan

Di beberapa negara, angkanya meningkat menjadi satu dari tiga petugas.

Penambahan Masa Jabatan Presiden Dianggap Upaya Merusak Kaderisasi Kepemimpinan
Indonesia
Penambahan Masa Jabatan Presiden Dianggap Upaya Merusak Kaderisasi Kepemimpinan

Ade Irfan Pulungan mengaku tak setuju ada penambahan jabatan Presiden Republik Indonesia.

Muncul Usulan Gratis Sewa Rusun DKI Selama PSBB
Indonesia
Muncul Usulan Gratis Sewa Rusun DKI Selama PSBB

Aturan ini harus segera diterbitkan dalam bentuk Keputusan Gubernur

PSBB Jabar, 232 Check Point Siap Hadang Pemudik
Indonesia
PSBB Jabar, 232 Check Point Siap Hadang Pemudik

Hery berujar, saat ini ada delapan titik yang sudah dioperasionalkan oleh Polda Jabar, sisanya tujuh hingga sembilan titik diselenggarakan Polres setempat.

Usai Hentikan Pendanaan ke WHO, Amerika Desak Tiongkok Transparan Soal COVID-19
Indonesia
Usai Hentikan Pendanaan ke WHO, Amerika Desak Tiongkok Transparan Soal COVID-19

Washington dan Beijing telah berselisih tentang pandemi virus corona

Pemprov DKI Hanya Buka Operasional Terminal Pulogebang
Indonesia
Pemprov DKI Hanya Buka Operasional Terminal Pulogebang

Waktu operasional bus AKAP di terminal itu hanya berlaku dari pukul 13.00 hingga 18.00 WIB.

Ingin Naik Kereta Jarak Jauh? Wajib Tunjukkan 'Surat Bebas COVID-19'
Indonesia
Ingin Naik Kereta Jarak Jauh? Wajib Tunjukkan 'Surat Bebas COVID-19'

Hal ini dikhususkan bagi calon penumpang yang tempat tinggalnya tidak memiliki fasilitas tes PCR atau rapid test

Adik Kandung Presiden Trump Meninggal Dunia
Dunia
Adik Kandung Presiden Trump Meninggal Dunia

Adik kandung Presiden AS Donald Trump, Robert Trump meninggal dunia pada Sabtu malam, sehari setelah presiden membesuknya di satu rumah sakit New York.

Polisi Bantah Sudah Tetapkan Said Didu Sebagai Tersangka
Indonesia
Polisi Bantah Sudah Tetapkan Said Didu Sebagai Tersangka

Informasi itu muncul lantaran beredar surat Dirtipidsiber Bareskrim Polri Nomor B/47/VI/2020/Dittipidsiber Bareskrim tertanggal 10 Juni 2020