Kombes Murbani, Peraih Pin Emas Kapolri Disanksi Demosi 1 Tahun Terkait Kasus Brigadir J Ilustrasi polisi. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Satu per satu perwira Polisi mendapatkan ganjaran karena tak profesional dalam kasus kematian Brigadir J.

Kali ini, giliran Kombes Murbani Budi Pitono diberi sanksi usai menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang dilangsungkan pada hari Rabu (28/9). Ia dijatuhkan sanksi demosi.

Baca Juga:

Selain Kasus Brigadir J, Ini 3 Tugas Prioritas untuk Dituntaskan Polri Hingga Akhir Tahun

“Sanksi administratif yaitu mutasi demosi selama setahun semenjak dimutasikan ke Yamna,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam keterangannya, Kamis (29/9).

Selain sanksi demosi satu tahun, Murbani juga dikenakan sanksi lain yaitu perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela dan diwajibkan meminta maaf.

“Kewajiban pelanggar untuk meminta maaf secara lisan dihadapan sidang KKEP atau secara tertulis kepada pimpinan Polri dan pihak yang dirugikan,” tutup Ramadhan.

Murbani merupakan eks Kabag Renmin Divpropam Polri. Sebelum bertugas di Divpropam Polri, Kombes Murbani sudah menjalankan beberapa jabatan yang terbilang bergengsi. Lulusan PTIK 2005 ini mengawali kariernya di Polda Jawa Barat.

Baca Juga:

AKP Idham Fadilah Disanksi Demosi 1 Tahun Terkait Perkara Brigadir J

Setelah itu ia dimutasi sebagai Kasatlantas Polrestabes Manado, Wakapolres Minahasa, dan Kapolresta Magelang. Selanjutnya, Kombes Murbani dimutasi sebagai Kapolresta Bandar Lampung, yaitu pada kurun 2016 sampai 2018.

Di Bandar Lampung, pria kelahiran Magelang, Jawa Tengah, ini menerima sejumlah penghargaan atas prestasinya mengatasi kejahatan jalanan, seperti jambret dan begal.

Prestasi tersebut diwujudkan dalam penghargaan Pin Emas Kapolri, sesuai Surat Keputusan Kapolri Nomor: Kep/1962/XII/2018.

Lulusan AKPOL 1992 ini juga sukses mengamankan Pilkada 2018, membuat SIPS, Serve and Protect Integrated System, dan program keamanan digital di lingkungan Polresta Bandar Lampung. (Knu)

Baca Juga:

Polri Terima Memori Banding 4 Perwira yang Dipecat di Kasus Brigadir J

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Albanese Dijadwalkan ke Indonesia dalam Kunjungan Pertamanya sebagai PM Australia
Indonesia
Albanese Dijadwalkan ke Indonesia dalam Kunjungan Pertamanya sebagai PM Australia

Anthony Albanese dijadwalkan akan mengunjungi Indonesia pada 5-7 Juni 2022.

[HOAKS atau FAKTA]: Bank Permata Tawarkan Pinjaman Rp 500 Juta Tanpa Agunan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Permata Tawarkan Pinjaman Rp 500 Juta Tanpa Agunan

Beredar informasi sebuah pesan berantai melalui SMS mengenai Permata Bank yang kini tengah menawarkan pinjaman dana mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 500 juta tanpa agunan/survei.

Pemanggilan Anies oleh KPK Bisa Perjelas Dugaan Kasus Formula E
Indonesia
Pemanggilan Anies oleh KPK Bisa Perjelas Dugaan Kasus Formula E

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan Komisi pemberantasan korupsi (KPK) pada Rabu (7/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

PN Jaksel Tunda Sidang Ferdy Sambo Cs untuk Jaga Keamanan KTT G20 Tetap Kondusif
Indonesia
PN Jaksel Tunda Sidang Ferdy Sambo Cs untuk Jaga Keamanan KTT G20 Tetap Kondusif

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda agenda persidangan dua perkara dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat yang sebelumnya dijadwalkan pekan depan.

106 Orang Positif Terinfeksi COVID-19 dalam Sehari, Vaksinasi Anak Dikebut
Indonesia
106 Orang Positif Terinfeksi COVID-19 dalam Sehari, Vaksinasi Anak Dikebut

Ada penambahan 106 kasus positif COVID-19 dalam 24 jam terakhir.

Ornamen Emas Dominasi Pakai Adat Ibu Negara Iriana saat Hadiri Upacara HUT RI
Indonesia
Ornamen Emas Dominasi Pakai Adat Ibu Negara Iriana saat Hadiri Upacara HUT RI

Tidak ketinggalan Ibu Negara memakai mahkota emas di kepala dengan ukuran cukup besar.

[HOAKS atau FAKTA]: Ratu Elizabeth II Simpan Banyak Emas di Ruangan Bawah Tanah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ratu Elizabeth II Simpan Banyak Emas di Ruangan Bawah Tanah

Beredar informasi berupa sebuah foto di media sosial mengenai Ratu Elizabeth II yang menyimpan emas batangan di ruangan bawah tanah.

Eks Pramugari Garuda Siwi Widi Kembalikan Uang Rp 647 Juta ke KPK
Indonesia
Terawan Dipecat IDI, Legislator PAN Minta Kemenkes Turun Tangan
Indonesia
Terawan Dipecat IDI, Legislator PAN Minta Kemenkes Turun Tangan

Menyikapi persoalan ini, Saleh meminta Kementerian Kesehatan mengambil tindakan.