Kolonel dan 2 Kopral Terlibat Kecelakaan Nagreg Lalu Buang Korban ke Sungai Serayu Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi A Chaniago bersama Kapendam III Siliwangi Kolonel Inf Arie Trie Hedhianto. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

MerahPutih.com - Kasus kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, lalu diketahui jika korban dibuang ke Sungai Serayu, Jawa Tengah, melibatkan tiga orang aparat TNI.

Tercatat, dua orang remaja yang menjadi korban tewas, yakni Handi Saputra (16) dan Salsabila (14). Kala itu, dua korban yang menggunakan sepeda motor jenis Suzuki FU dengan nomor polisi D 2000 RS itu, diduga ditabrak oleh kendaraan lain saat hendak masuk ke Jalan Raya Nagreg, Rabu (8/12).

Baca Juga:

Datangi Katedral, Kapolri dan Panglima TNI Pastikan Perayaan Natal Berjalan Aman

Setelah tiga hari berlalu, aparat kepolisian dari Polda Jawa Tengah melaporkan bahwa ada penemuan jasad di kawasan Sungai Serayu pada Sabtu (11/12). Dua jasad itu memiliki ciri-ciri yang sama dengan para korban kecelakaan di Nagreg tersebut.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara Santosa menegaskan, Polresta Bandung telah melimpahkan penyidikan dugaan keterlibatan tiga anggota TNI AD pada Rabu (22/12).

Ia menegasan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah memerintahkan penyidik TNI dan TNI AD serta Oditur Jenderal TNI untuk melakukan proses hukum.

Tiga oknum anggota TNI AD itu, yakni Kolonel Inf P, Kopral Dua DA, dan Kopral Dua Ad. Ketiganya menjalani penyidikan di tempat yang berbeda.

Kolonel Infanteri P (Korem Gorontalo, Kodam Merdeka) tengah menjalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Merdeka, Manado. Kopral Dua DA (Kodim Gunung Kidul, Kodam Diponegoro) tengah menjalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Diponegoro, Semarang; dan Kopral Dua Ad (Kodim Demak, Kodam Diponegoro) tengah menjalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Diponegoro, Semarang.

Prantara menyebutkan, ketiga oknum TNI AD itu melanggar UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya, antara lain Pasal 310 (ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun) dan Pasal 312 (ancaman pidana penjara maksimal 3 tahun).

Selain itu, KUHP Pasal 181 (ancaman pidana penjara maksimal 6 bulan), Pasal 359 (ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun), Pasal 338 (ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun), Pasal 340 (ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup).

Dia menegaskan, selain akan melakukan penuntutan hukuman maksimal sesuai tindak pidananya, Panglima TNI juga telah menginstruksikan penyidik TNI dan TNI AD serta Oditur Jenderal TNI untuk memberikan hukuman tambahan.

Kapuspen TNI Mayjen Prantara Santosa. ANTARA/Prisca Triferna
Kapuspen TNI Mayjen Prantara Santosa. ANTARA/Prisca Triferna

"Hukuman tambahannya berupa pemecatan dari dinas militer kepada tiga oknum anggota TNI AD tersebut," kata Prantara.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan setelah peristiwa tabrakan di nagreg, dua korban tersebut ditemukan pada dua lokasi yang berbeda.

Handi ditemukan di bantaran Sungai Serayu, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, sedangkan Salsabila ditemukan di kawasan muara Sungai Serayu, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Dari kejadian tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti mulai dari pakaian para korban yang digunakan saat kecelakaan dan satu sepeda motor milik korban. (Knu)

Baca Juga:

Program Afirmasi Otsus Papua Diusulkan Rekrut 2.000 Tamtama TNI AD

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hadiah Rumah Menanti Bagi Atlet Peraih Medali SEA Games 2021
Indonesia
Hadiah Rumah Menanti Bagi Atlet Peraih Medali SEA Games 2021

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy untuk memberikan arahan memberikan bonus kepada atlet berprestasi.

Punya Aset USD 7,54 Miliar, PGN Yakin Mampu Lunasi Utang
Indonesia
Punya Aset USD 7,54 Miliar, PGN Yakin Mampu Lunasi Utang

Lembaga pemeringkatan internasional menilai PGN masih memiliki tingkat kesehatan keuangan yang sangat baik dan diproyeksikan bisa memenuhi semua kewajiban, termasuk pelunasan utang.

Agustus LRT Jabodebek Mulai Beroperasi, Layani Warga Sampai Jam 11 Malam
Indonesia
Agustus LRT Jabodebek Mulai Beroperasi, Layani Warga Sampai Jam 11 Malam

Sampai dengan Januari 2022, progres Kereta Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek sudah mencapai 78,78 persen.

Ketua DPD RI Sebut Big Data Luhut Berita Bohong
Indonesia
Ketua DPD RI Sebut Big Data Luhut Berita Bohong

Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti kembali menyinggung soal big data yang dimiliki oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan. LaNyalla menyebut big data yang diklaim Luhut memuat keinginan masyarakat untuk menunda Pemilu 2024 adalah sebagai berita bohong.

4 Orang Terluka Akibat Ambruknya Plafon Mal Margo City
Indonesia
4 Orang Terluka Akibat Ambruknya Plafon Mal Margo City

Saat ini, polisi tengah melakukan berbagai tindakan pengamanan di lokasi, termasuk mengamankan empat korban luka-luka.

Ma'ruf Amin Jelaskan Orientasi Pertama Penambahan Posisi Wamen
Indonesia
Ma'ruf Amin Jelaskan Orientasi Pertama Penambahan Posisi Wamen

Kementerian dalam negeri mungkin dianggap volumenya cukup besar

Vaksinasi di Papua Barat dan Papua Masih Rendah
Indonesia
Vaksinasi di Papua Barat dan Papua Masih Rendah

PPKM di luar Pulau Jawa dan Bali selama dua pekan ke depan dari tanggal 12-25 April 2022.

Banting Mahasiswa Saat Demo, DPR Desak Pendidikan Mental Polisi Dibenahi
Indonesia
Banting Mahasiswa Saat Demo, DPR Desak Pendidikan Mental Polisi Dibenahi

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas tindakan kekerasan oknum anggota kepolisian kepada mahasiswa.

Polisi Ultimatum Restoran Hingga Tempat Hiburan Jangan Bikin Kerumunan
Indonesia
Polisi Ultimatum Restoran Hingga Tempat Hiburan Jangan Bikin Kerumunan

Selama razia, polisi kerap menemukan beberapa kafe yang masih buka melewati batas jam operasional

Pansel Jaring 14 Calon Komisioner Komnas HAM
Indonesia
Pansel Jaring 14 Calon Komisioner Komnas HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bakal diisi komisioner baru. Sebagaimana diketahui, periode keanggotaan Komnas HAM saat ini akan berakhir pada November 2022.