Kolam Renang Megah Rp401 Miliar di Papua Telah Rampung Kolam Renang di Papua. (Foto: Kementeeian PUPR).

MerahPutih.com - Badan Usaha Milik Negara bidang konstruksi, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, telah telah menyelesaikan pembangunan “Arena Aquatic Papua” berstandar internasional untuk persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021.

Proyek dengan nilai kontrak Rp401 miliar ini, menggunakan sumber dana dari APBN 2018-2020, ang pengerjaannya dimulai dilaksanakan 7 Desember 2018 hingga 31 Agustus 2020. Kolam renang termegah di Papua ini, telah melalui tahap sertifikasi arena sesuai dengan standar FINA (Federasi Renang Internasional) dan dinyatakan memenuhi standar olimpiade.

Project Manager Proyek Pembangunan Arena Aquatic Papua, Hapsak Panca Pamungkas, mengatakan, pembangunan Arena Aquatic PON XX Papua 2021 mencakup struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal hingga landscape.

Baca Juga:

Bank Masih Ragu Salurkan Kredit Saat Pandemi

Selain itu, pembangunan menggunakan teknologi building information modelling (BIM) untuk memenuhi standar internasional yang ditetapkan FINA .

Arena Aquatic Papua yang berlokasi di Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura ini, menjadi venue aquatic termegah di Indonesia bagian Timur dengan lahan seluas 23.124 m² dengan luas bangunan 17.733 m² dan berkapasitas 1.722 tempat duduk.

Arena ini, memiliki tiga arena bertanding yaitu kolam tanding (competition pool) dengan panjang 51,23 m, lebar 25 m dan kedalaman 3 m, kolam loncat indah (diving pool) dengan panjang 21 m, lebar 25 m dan kedalaman 5 m, dan kolam pemanasan (warm up pool) panjang 50 m, lebar 21 m dan kedalaman 1 hingga 2 m.

Selain itu, dilengkapi pencahayaan sebesar 1500 lux (satuan pencahayaan) untuk kolam tanding dan kolam loncat indah, sedangkan kolam pemanasan sebesar 600 lux dan dilengkapi dengan fasilitas timing system, scoring board, sound system, tata udara, CCTV, solar panel, serta penataan kawasan untuk parkir, tata ruang luar gedung dan bangunan penunjang lainnya.

Kolam Renang PON Papua. (Foto: Waskita Karya).
Kolam Renang PON Papua. (Foto: Waskita Karya).

Kolam ini juga dilengkapi sistem dan peralatan dengan teknologi modern, seperti dinding kolam dari panel baja modular lalu dilapisi membran PVC liner agar terhindar dari risiko kebocoran untuk jangka waktu yang panjang. Kolam kompetisi dilengkapi dengan “automatic moveable bulkhead” sehingga dapat dimanfaatkan untuk nomor pertandingan jarak pendek 25 m.

Sistem pengelolaan air kolam pun tidak kalah canggih dengan memakai sistem UV (Ultra Violet) yang berfungsi untuk mematikan bakteri serta mengurangi kadar penggunaan klorin, ditambah “robotic cleaner” yang bergerak secara otomatis untuk membersihkan kotoran di lantai dan dinding kolam.

Selain itu, sistem filtrasi yang terintegrasi dengan sistem disinfektan telah dilengkapi perangkat cerdas untuk mengatur pasokan bahan kimia sesuai kebutuhan aktual kolam secara presisi dan real time, sistem smart pool ini didukung oleh Fluidra Indonesia sebagai pool specialist.

Dan, aksesoris pertandingan seperti papan loncat, tali jalur lintasan, dan lainnya juga telah memenuhi standar yang disyaratkan oleh FINA.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, penyelesaian pembangunan venue olahraga PON XX dilaksanakan dengan cermat, mulai dari tahap desain, pembangunan, dan pengawasannya dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan yang melibatkan pengawasan dari Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2).

"Diharapkan terselesaikannya venue PON tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan warga Papua saja, namun juga menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia serta dapat mendorong para anak muda, khususnya atlet-atlet Papua lebih semangat dan berprestasi menjadi juara, baik dikancah nasional maupun internasional," kata Menteri Basuki.

Baca Juga:

Mandikan Jenazah Positif COVID-19, Puluhan Warga Reaktif Rapid Test


Tags Artikel Ini

Alwan Ridha Ramdani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH