Fashion
Kolaborasi Unik Indonesia-Afrika Selatan di Industri Mode Kolaborasi dua negara; Indonesia dan Afrika Selatan (Foto: Istimewa)

INDUSTRI fesyen tanah air naik ke tingkat yang lebih lanjut. Kali ini sejumlah desainer Indonesia unjuk gigi di tanah Afrika tepatnya di Afrika Selatan.

KBRI Pretoria bersama Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Johannesburg meluncurkan kegiatan kolaborasi desain fesyen Indonesia-Afrika Selatan dengan tajuk Stories of Hope: Indonesia-South Africa Fashion Design Collaboration Incubation di kanal YouTube KBRI Pretoria.

Baca Juga:

Jakarta Fashion Week 2022 Kembali Digelar

desainer
Desainer terpilih dari masing-masing negara (Foto: ist)

Selama lima pekan ke depan tiga desainer dari Indonesia dan 3 desainer dari Afrika Selatan diberikan tantangan untuk menghasilkan 6 desain pakaian. Masing-masing 2 desain (laki- laki dan perempuan). Sementara tema yang dipilih yakni casual wear, semi-formal wear, dan formal wear.

Tantangan tersebut tidak mudah karena para desainer terpisah jarak ribuan kilometer dan hanya dapat berdiskusi dan merancang desain melalui saluran-saluran komunikasi digital. Setelah desain disepakati, mereka masih harus memproduksi pakaian jadi dari desain tersebut.

Hal unik lainnya dari kegiatan ini adalah penggunaan kain-kain tradisional kedua negara dalam karya-karya para desainer. Kain Indonesia yang akan digunakan adalah kain batik, sementara kain Afrika Selatan yang akan digunakan adalah ShweShwe.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, KBRI Pretoria dan ITPC Johannesburg menggandeng Indonesian Fashion Chamber (IFC) sebagai mitra dari pihak Indonesia. Sementara untuk mitra dari pihak Afrika Selatan mereka mengajak The Foschini Group/TFG (perusahaan retail besar Afrika Selatan). Mereka juga turut bekerja sama dengan the Imprint Luxury dari Afrika Selatan sebagai fasilitator kegiatan ini.

Duta Besar Indonesia untuk Afrika Selatan, Salman Al Farisi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan interaksi antarwarga negara dan mempromosikan budaya serta ekonomi kreatif.

Salman menuturkan tema kegiatan ini terinspirasi dari perjuangan kedua negara yang sama-sama mengalami penjajahan di masa lalu hingga sama-sama tumbuh menjadi negara paling berpengaruh dan disegani di kawasan masing-masing di masa sekarang ini. “Pencapaian-pencapaian kedua negara dilandasi oleh api harapan untuk bisa terus maju,” jelas Salman.

Baca Juga:

Girls, Kreasikan Bahan Denim Untuk Ciptakan 4 Gaya Berpakaian Berbeda

desainer
Stories of Hope di Afrika Selatan (Foto: ist)

“Menarik untuk melihat interpretasi para desainer akan kisah-kisah harapan dalam sejarah hubungan bilateral kedua negara dalam hasil karya mereka,” lanjutnya.

Sementara itu, Jacquii Sussmann, Kepala Desain dan Merchandise TFG menyatakan bahwa kegiatan ini melengkapi berbagai upaya atas komitmen TFG untuk mendukung generasi muda dan masa depan mereka khususnya di bidang fesyen.

“Selamat kepada para desainer yang berpartisipasi di program Stories of Hope ini. Kami senang menjadi bagian dari kegiatan pengembangan talenta pemuda dan tantangan kreatif ini,” tutur Jacquii.

Dia juga menjelaskan bahwa pada tahun ini TFG telah menginvestasikan 13,7 juta Rand (sekitar Rp13,7 miliar) untuk pengembangan pemuda.

Di antaranya dengan memberikan kesempatan kepada hampir 1000 pemuda yang tidak memiliki pekerjaan untuk belajar dan magang di Pusat Desain TFG. Banyak diantara pemuda tersebut kemudian berhasil menjadi pegawai tetap di TFG.

Baca Juga:

Tips Mix and Match Jaket Denim untuk Tampil Edgy

fesyen
Batik menjadi salah satu inspirasi kolaborasi dua budaya. (Foto: Unsplash/Mahmur Marganti)

Ali Charisma, Ketua Nasional Indonesian Fashion Chamber mengekspresikan kegembiraannya karena asosiasi yang dipimpinnya dapat berpartisipasi pada kegiatan ini.

“Terima kasih KBRI Pretoria yang telah mengajak dan memberikan kepercayaan kepada IFC untuk ikut serta dalam program kolaborasi ini” kata Ali.

Dia menilai dampak dari program tersebut sangat bagus untuk industri fesyen Indonesia. Indonesia bisa lebih memperkenalkan batik kepada publik Afrika Selatan.

Di saat bersamaan Indonesia bisa mengenal lebih dalam pasar Afrika untuk kepentingan komersial ke depannya. Program ini juga memberikan kesempatan kepada UMKM untuk membuka jaringan dan akses ke retailer besar di Afrika Selatan.

Para desainer Indonesia yang terlibat dalam kegiatan ini adalah para anggota dari IFC antara lain Irmasari Joedawinata, Raegita Oktora, dan Weda Githa. Sementara, dari pihak Afrika Selatan, para desainer yang terlibat adalah desainer-desainer di bawah naungan TFG, antara lain Bianca Malan, Nabeela Francis, dan Lisakhanya Matya. (avia)

Baca Juga:

5 Tips Fesyen Agar Selalu Stylish

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PlayStation Tambahkan Enam Gim di Bulan Januari 2022
Fun
PlayStation Tambahkan Enam Gim di Bulan Januari 2022

Enam gim yang sayang untuk dilewatkan.

Rumah Pohon 'Winnie the Pooh' Ada di Dunia Nyata
Fun
Rumah Pohon 'Winnie the Pooh' Ada di Dunia Nyata

Rumah Winnie the Pooh terinpirasi dari ilustrasi asli milik E.H. Shepard.

4 Tren Gaya Rambut Perempuan ala Winter 2021
Fashion
4 Tren Gaya Rambut Perempuan ala Winter 2021

Kamu juga bisa bermain dengan warna rambutmu.

BMW Tingkatkan Layanan Darurat di Musim Mudik Lebaran
Fun
BMW Tingkatkan Layanan Darurat di Musim Mudik Lebaran

Pemudik dengan kendaraan BMW akan mendapatkan layanan spesial.

Tukul Arwana Alami Pendarahan Otak, Kenali Penyebabnya
ShowBiz
Tukul Arwana Alami Pendarahan Otak, Kenali Penyebabnya

Pendarahan otak dikenal juga dengan nama pendarahan intracranial

Project Organization Hadirkan Lomba Poster Kemerdekaan
Fun
Project Organization Hadirkan Lomba Poster Kemerdekaan

Dalam rangka memperingati kemerdekaan indonesia yang ke 76. Project Organization mengadakan lomba poster kemerdekaan berbasis online dengan menggunakan platfrom instagram.

Alasan Kesehatan Jiwa Masuk dalam Sustainable Development Goal
Fun
Alasan Kesehatan Jiwa Masuk dalam Sustainable Development Goal

Tidak ada kesehatan tanpa kesehatan mental.

Kenali Ciri Orangtua yang Tidak Dewasa Secara Emosional
Fun
Kenali Ciri Orangtua yang Tidak Dewasa Secara Emosional

Ciri orang tua yang tidak matang secara emosional

Kiat Jepret Gambar dengan Kamera Analog
Fun
Kiat Jepret Gambar dengan Kamera Analog

Hasil foto kamera analog mampu bersaing dengan kamera digital.

'Makmum 2' Sukses, Titi Kamal Tidak Mau Terjebak Main di Film Horor
ShowBiz
'Makmum 2' Sukses, Titi Kamal Tidak Mau Terjebak Main di Film Horor

Makmum 2 menjadi film Indonesia yang meraih satu juta penonton di masa pandemi.