Kodam Jaya Jelaskan Kehadiran Pangdam Saat Konpres di Polda Metro Jaya Pangdam Jaya TNI AD, Mayjen TNI Dudung Abdurachman. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Kodam Jaya memberikan penjelasan terkait kehadiran Pangdam Jaya, Mayjen Dudung Abdurachman saat konferensi pers terkait penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Polda Metro Jaya, Senin (7/12)

Kapendam Jaya Letkol Arh Herwin BS menegaskan, dugaan TNI terlibat dalam penanganan penyidikan tertembaknya enam orang laskar itu tidak benar.

Baca Juga

Obok-Obok TKP Penembakan Laskar FPI, Komnas HAM Klaim Temukan Fakta Baru

Herwin mengatakan kehadiran Mayjen Dudung dalam acara tersebut bertujuan memberikan dukungan penuh kepada Polda Metro Jaya.

"Dalam hal ini, kehadiran Pangdam Jaya untuk tetap membantu Polda Metro Jaya, guna mengantisipasi terjadinya eskalasi gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya," kata Herwin kepada wartawan di Jakarta, Rabu (9/12)

Selanjutnya, lanjut Herwin, kehadiran Pangdam Jaya di Polda Metro Jaya, adalah sesuai dengan Tupok TNI sebagai alat negara di bidang pertahanan memiliki tugas yang harus diemban.

Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya), Mayjen TNI Dudung Abdurachman (Dok. Humas Polda Metro Jaya)
Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya), Mayjen TNI Dudung Abdurachman (Dok. Humas Polda Metro Jaya)

Ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI pasal 7 ayat (1), tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945.

Termasuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Dan Sesuai dengan Pasal 7 ayat (2) huruf "b" angka "10", tugas pokok TNI adalah Operasi Militer Selain Perang, yakni membantu Kepolisian Negara RI dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat yang diatur dalam Undang-undang.

Jadi, lanjut Herwin, kapasitas Pangdam Jaya yaitu untuk melihat dan memberikan dukungan penuh kepada Polda Metro Jaya dalam penegakan hukum terhadap adanya aksi melawan hukum yang dilakukan oleh oknum FPI. Apalagi, dalam aksinya membawa senjata tajam dan senjata api ilegal saat melakukan pengawalan dan pengamanan MRS.

Dalam hal ini kehadiran Pangdam Jaya untuk tetap membantu Polda Metro Jaya, guna mengantisipasi terjadinya eskalasi gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, pungkas Kapendam Jaya. (Knu)

Baca Juga

Catat! Propam Turun Tangan Tak Cuma di Kasus Tewasnya Pengawal Rizieq

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Pemalsu SIKM Diancam 12 Tahun Penjara dan Denda Rp12 Miliar
Indonesia
Pemalsu SIKM Diancam 12 Tahun Penjara dan Denda Rp12 Miliar

Adapun setiap warga yang nekat melakukan pemalsuan pembuatan SIMK dari Jakarta keluar Jabodetabek dan masuk ibu kota terancam hukuman denda maksimal Rp12 miliar dan 12 tahun penjara.

Selama AKB, Masyarakat Diminta Berwisata Secara Aman
Indonesia
Selama AKB, Masyarakat Diminta Berwisata Secara Aman

Kemenparekraf juga sudah menggandeng setiap pemangku kepentingan di industri pariwisata

Demi Olimpiade 2032, Pemerintah Bakal Hidupkan Hambalang
Indonesia
Demi Olimpiade 2032, Pemerintah Bakal Hidupkan Hambalang

Presiden Joko Widodo sudah melakukan kunjungan ke lokasi terebut pada 18 Maret 2016 dan ingin cepat memutihkan tempat tersebut karena besarnya biaya pengamanan, perawatan, pemeliharaan P3SON Hambalang.

Bos Garuda Indonesia Umumkan Gaji Karyawan Ditunda, tapi THR Tetap Cair
Indonesia
Bos Garuda Indonesia Umumkan Gaji Karyawan Ditunda, tapi THR Tetap Cair

Sebanyak 25.000 karyawan Garuda Indonesia Group terdampak penundaan gaji akibat dampak pandemi COVID-19.

Kepercayaan Publik Kalah sama Polisi, KPK Bikin Survei Tandingan
Indonesia
Kepercayaan Publik Kalah sama Polisi, KPK Bikin Survei Tandingan

Tujuan survei itu, untuk menelaah pengetahuan dan penilaian publik terhadap tugas dan pelaksanaan tugas KPK

[HOAKS atau FAKTA]: Khalifah Otoman Temukan Vaksin Pertama Dunia Tahun 1717
Indonesia
Bisa Ganggu Kinerja, Dirut Sarana Jaya Sebaiknya Dinonaktifkan
Indonesia
Polisi Informasikan Agar Sidang Rizieq Kembali Online Gegara Kericuhan Hari Ini
Indonesia
Polisi Informasikan Agar Sidang Rizieq Kembali Online Gegara Kericuhan Hari Ini

Diketahui, sejumlah simpatisan Rizieq datang ke depan PN Jaktim seusai salat Jumat atau sekitar pukul 13.10 WIB

Densus 88 Antiteror Polri Antisipasi Serangan Terorisme di Kerumunan Massa
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Antisipasi Serangan Terorisme di Kerumunan Massa

Beberapa waktu lalu, Densus 88 juga menangkap anggota kelompok JI berinisial AYR di Sentul, Bogor

Legenda Sepak Bola Maradona Meninggal Dunia
Dunia
Legenda Sepak Bola Maradona Meninggal Dunia

Legenda sepak bola asal Argentina Diego Maradona meninggal dunia dalam usia 60 tahun. Demikian diumumkan juru bicaranya.