Klub Liga 1 Ancam Mogok, PT LIB: Silakan Saja Persija Jakarta v PS TNI. Foto: PT LIB

MerahPutih.com - Operator liga sepak bola Indonesia, PT Liga Indonesia Baru (LIB), menyatakan aksi mogok berkompetisi yang menjadi ancaman mayoritas klub peserta Liga 1 memiliki regulasi yang mengaturnya.

"Kalau ada kata-kata mogok, saya sendiri katakan silakan saja mogok. Mogok itu ada regulasinya kok, saya bukan menantang, tapi mogok itu ada aturannya," kata Direktur utama PT LIB Berlinton Siahaan dalam acara temu wartawan di Jakarta, Kamis.

Pihak PT LIB menjelaskan regulasi yang mengatur mogok kompetisi tersebut disamakan dengan mundur dari kompetisi yang memiliki konsekuensi.

Konsekuensi tersebut antara lain penghapusan poin yang telah didapatkan, dilaporkan ke Komisi Disiplin hingga penarikan kembali bantuan dana untuk klub dan membebankan tanggung jawab pada rekan liga seperti pemegang hak siar pada klub-klub yang mogok berkompetisi.

Ancaman aksi mogok berkompetisi itu sendiri dilontarkan oleh kelompok bernama Forum Klub Sepakbola Profesional Indonesia yang diisi 15 klub kontestan Liga 1 terkecuali Persib Bandung, Bali United, dan PS TNI.

Forum itu mengancam akan mogok berkompetisi jika tuntutan mereka atas tiga aspek, yakni bisnis, legal, dan teknis, kepada LIB sebagai operator tidak direspons dalam 14 hari ke depan.

"Saya sih baru kali ini dengar soal forum tersebut, dalam waktu singkat saya akan coba memperbaharui pengetahuan saya tentang sepak bola. Namun, dengan aksi forum tersebut sampai ada ancaman mogok, terus terang saya ini meragukan apa benar suara mereka ini mewakili klub," ujarnya.

Berlinton mengaku sudah mempelajati poin-poin yang dituntut forum tersebut dan bersedia melakukan evaluasi jika memang pihaknya melakukan kesalahan seperti dalam tuntutan forum tersebut.

"Termasuk yang memang ranahnya ada di kami, karena beberapa poin saya lihat tidak ada kewenangan di kami. Namun yang jelas kami akan undang mereka untuk bicarakan berbagai hal," ujarnya.

Kesempatan untuk melaksanakan pertemuan antara operator dan klub tersebut juga disampaikan oleh CEO LIB (sebelumnya tertulis Direktur, Red) Risha Adi Wijaya yang berpandangan hal-hal yang jadi tuntutan forum klub tersebut sepatutnya dibicarakan dalam kooridor dan situasi yang kondusif karena mereka merasa sudah memenuhi aspek yang dituntut oleh klub itu.

"Kesimpulannya adalah kita tidak perlu menyalahkan apa yang sudah terjadi. Pekan depan kami akan mengundang klub untuk membahas kompetisi dengan konteks ramah tamah," tutur Risha.

Sumber: Antara



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH