Klarifikasi Pusri Terkait Dugaan Korupsi Penjualan Pupuk PT Pupuk Pusri Palembang. Foto: pusri.co.id

MerahPutih.com - Manajemen PT Pupuk Pusri memberikan klarifikasi terkait dengan pemberitaan di media massa mengenai dugaan korupsi penjualan pupuk non-subsidi dan pelaksanaan proyek pembangunan pabrik Pusri 2B.

"Terkait dengan pembangunan Pusri 2B sesuai dengan kontrak yang telah disepakati oleh PT. Pusri dengan kontraktor (Toyo-Rekind), sehingga tidak ada hubungan dengan kontraktor lain," ucap Pejabat Humas PT Pusri, Soerjo Hartono dalam keterangannya di Palembang, Senin (30/8).

Baca Juga

Mega Korupsi Asabri, Kejagung Tahan Saudara Kandung Benny Tjokro

Sementara, mengenai penjualan pupuk non-subsidi,katanya, PT Pusri telah melaksanakan bisnis sesuai dengan prosedur.

Untuk menjalankan proses bisnis, PT.Pusri selalu mengedepankan prinsip GCG dan mematuhi perundang undangan yang berlaku serta selalu kooperatif dalam usaha menegakkan hukum dan semua proses sudah dilaksanakan sesuai ketentuan dan prosedur.

Untuk permasalahan tersebut PT Pusri akan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Sebagai warga negara yang baik harus patuh pada hukum dan wajib hadir apabila dimintai keterangan oleh aparat penegak hukum untuk memberikan penjelasan permasalahan tersebut sesuai dengan kondisi sebenarnya," katanya dikutip Antara

Gedung Kejaksaan Tinggi Sumsel (ANTARA/Yudi Abdullah/21)
Gedung Kejaksaan Tinggi Sumsel (ANTARA/Yudi Abdullah/21)

Sebelumnya, aktivis antikorupsi Bareta Sumsel mengapresiasi kejaksaan tinggi (kejati) setempat pada Agustus 2021 ini mulai mengusut dugaan korupsi di PT Pusri Palembang dan meminta menindak siapa pun yang terlibat.

"Ada sejumlah kasus dugaan korupsi di PT Pusri seperti penyelewengan dana penjualan pupuk nonsubsidi dan pembangunan pabrik Pusri 2 B," katanya

Menurut dia, pihaknya mengapresiasi penyidik Kejati Sumsel yang telah memproses dugaan korupsi bernilai miliaran rupiah penyalahgunaan penjualan pupuk nonsubsidi yang diduga melibatkan oknum Manager Pemasaran PT Pusri

"Untuk kasus pupuk sudah ada kemajuan dari penyelidikan ditingkatkan ke penyidikan dan sudah ekspose untuk penetapan tersangka, namun untuk pembangunan pabrik Pusri 2 B, akan didorong lebih serius," pungkasnya. (*)

Baca Juga

Rekam Jejak Yoory, Orang Kepercayaan Ahok yang Tersandung Korupsi Lahan DKI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Respons Mabes Polri saat Viral #PercumaLaporPolisi
Indonesia
Respons Mabes Polri saat Viral #PercumaLaporPolisi

Viral di media sosial (medsos) soal penghentian penyelidikan kasus pelecehan terhadap anak oleh Polres Luwu Timur pada akhir 2019.

Pemkab Sleman Anggarkan Rp133,7 Miliar Untuk Penanganan COVID-19 di 2021
Indonesia
Pemkab Sleman Anggarkan Rp133,7 Miliar Untuk Penanganan COVID-19 di 2021

Kendala dalam realisasi anggaran yakni belum adanya juklak dan juknis sebagai pedoman untuk pengeluaran anggaran terutama insentif bagi vaksinator.

Empat Ribu Lebih Warga Karet Tengsin Belum Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Empat Ribu Lebih Warga Karet Tengsin Belum Disuntik Vaksin COVID-19

Sebanyak 78,15 persen Warga Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat sudah menjalani suntik vaksin COVID-19 dosis pertama.

Provokatif, 42 Konten Video Milik Muhammad Kece Di-takedown
Indonesia
Provokatif, 42 Konten Video Milik Muhammad Kece Di-takedown

"Total penanganan konten Muhammad Kece oleh Kominfo update 25 Agustus 2021, sudah takedown 42 video," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (26/8).

Bank Salurkan Kredit Rp280 Triliun Dari Dana Pemerintah Rp66 Triliun
Indonesia
Bank Salurkan Kredit Rp280 Triliun Dari Dana Pemerintah Rp66 Triliun

Data per 9 November 2020, perbankan telah melaksanakan restrukturisasi kepada 7,5 juta debitur senilai Rp936 triliun.

Ketua DPD Ingatkan Pentingnya Toleransi dan Solidaritas Hadapi Pandemi
Indonesia
Ketua DPD Ingatkan Pentingnya Toleransi dan Solidaritas Hadapi Pandemi

Ketua DPD La Nyalla Mattalitti menyebut Bangsa Indonesia memiliki nilai-nilai tradisi yang baik, yaitu toleransi dan solidaritas.

KPK Tahan Direktur Adonara Propertindo Terkait Kasus Korupsi Lahan DKI
Indonesia
KPK Tahan Direktur Adonara Propertindo Terkait Kasus Korupsi Lahan DKI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian. Tommy merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Nyaris 10 Ribu Warga Gunung Kidul Terdampak Kekeringan
Indonesia
Nyaris 10 Ribu Warga Gunung Kidul Terdampak Kekeringan

Selanjutnya, Kecamatan Rongkop menjadi wilayah yang mendapatkan bantuan terbanyak kedua

Rizieq Shihab Mangkir dari Pemeriksaan Polda Jabar karena Alasan Lelah
Indonesia
Rizieq Shihab Mangkir dari Pemeriksaan Polda Jabar karena Alasan Lelah

Pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab dipastikan tak akan memenuhi panggilan Polda Jabar untuk diperiksa terkait kasus kerumunan Megamendung.

TNI Kebut Vaksinasi di Perbatasan RI-Papua Nugini
Indonesia
TNI Kebut Vaksinasi di Perbatasan RI-Papua Nugini

Kodim 1711/BVD sebagai satuan komando kewilayahan sudah mengambil langkah dan upaya konkret melalui jajaran koramil untuk mendukung pemerintah daerah dalam rangka mempercepat penanganan penyebaran virus Corona di wilayah Boven Digoel.