Klarifikasi Dubes Palestina Terkait Kehadiran di Deklarasi KAMI Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun (kedua kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (26/6/2019). (ANTARA/Suwanti)

MerahPutih.com - Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun memberikan klarifikasi terkait kehadirannya di deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Selasa (18/8)

Dalam pernyataannya, Zuhair menegaskan bahwa kehadirannya di acara KAMI karena diundang Din Syamsuddin. Ia mengira acara tersebut adalah kegiatan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga

KAMI Diingatkan Jangan Kebablasan Sampaikan Pendapatnya

Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun
Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun

Acara deklarasi KAMI berlangsung di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (18/8). Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional seperti mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo hingga Rocky Gerung

Baca Juga

Oposisi Mandul, KAMI Muncul

Berikut ini klarifikasi lengkap Dubes Palestina yang datang ke acara Deklarasi KAMI:

Klarifikasi tentang apa yang diberitakan media perihal Duta Besar Negara Palestina yang menghadiri undangan yang disampaikan oleh Bapak Din Syamsuddin, Ketua Persatuan Persahabatan Indonesia Palestina.

Kami ingin menegaskan bahwa partisipasi kami berdasarkan pada pemahaman bahwa acara tersebut adalah acara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia dan bukan yang lainnya. Kehadiran kami di acara tersebut hanya berlangsung selama 5 menit, ketika menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia yang itu adalah sesuatu yang sakral bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kami di Palestina mengapresiasi dukungan dan bantuan yang kami terima dari Yang Mulia Bapak Presiden Joko Widodo, pemerintahannya yang terhormat, dan dari seluruh masyarakat Indonesia yang ramah. Saya berharap semua orang mengerti bahwa kami bukan bagian dari dan tidak akan menjadi bagian dari kegiatan politik di Indonesia. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Dipastikan Tak Langkahi Pemerintah Pusat Terapkan PSBB Total
Indonesia
Anies Dipastikan Tak Langkahi Pemerintah Pusat Terapkan PSBB Total

PSBB DKI sudah melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.

Sampah Bekas Rapid Test Tercecer di Sekitar Jembatan Suramadu Surabaya
Indonesia
Sampah Bekas Rapid Test Tercecer di Sekitar Jembatan Suramadu Surabaya

Fakta tersebut menimbulkan kekhawatiran para pengguna jalan saat melintasi lokasi tersebut soal penyebaran COVID-19.

Pefindo Ganjar PT Taspen Sebagai BUMN Asuransi Nasional Terbesar di Indonesia
Indonesia
Pefindo Ganjar PT Taspen Sebagai BUMN Asuransi Nasional Terbesar di Indonesia

TASPEN sebagai salah BUMN asuransi nasional terbesar di Indonesia selalu menerapkan prinsip kehati-hatian

5 Fraksi DPR Sepakat Bentuk Pansus Skandal Jiwasraya
Indonesia
5 Fraksi DPR Sepakat Bentuk Pansus Skandal Jiwasraya

Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Nasdem, Fraksi PKS, dan Fraksi Demokrat.

Yuri: Pasien Sembuh COVID-19 Cenderung Meningkat
Indonesia
Yuri: Pasien Sembuh COVID-19 Cenderung Meningkat

Provinsi DKI Jakarta menjadi wilayah penambahan kasus sembuh tertinggi yakni 2.751.

Korban First Travel Dapat Secercah Harapan Berangkat ke Tanah Suci
Indonesia
Korban First Travel Dapat Secercah Harapan Berangkat ke Tanah Suci

Natalia adalah kuasa hukum ketiga para calon jamaah First Travel gagal umrah

Legislator PDIP Ibaratkan New Normal Tanpa Persiapan Kontes Seleksi Alam
Indonesia
Bantah Ada Kebakaran, Sekjen DPR Berdalih Asap Berasal dari Kabel Aerosol
Indonesia
Bantah Ada Kebakaran, Sekjen DPR Berdalih Asap Berasal dari Kabel Aerosol

"Saya di pusat aerosol keluar, sudah clear, bersih. Sudah enggak ada apa-apa tuh," jelas Indra soal dugaan kebakaran di DPR.

Warga Cepogo Beraktivitas Normal Meski Dihujani Abu Vulkanik Gunung Merapi
Indonesia
Warga Cepogo Beraktivitas Normal Meski Dihujani Abu Vulkanik Gunung Merapi

Masyarakat telah diimbau untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik

Saksi Dugaan Suap PAW DPR Ungkap Latar Belakang Eks Staf Hasto Kristiyanto
Indonesia
Saksi Dugaan Suap PAW DPR Ungkap Latar Belakang Eks Staf Hasto Kristiyanto

Pusat Analisa dan Pengendali Situasi Room PDIP diketahui dipimpin oleh Muhammad Prananda Prabowo. Prananda meruapakan anak dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.