Klaim Mensesneg Kinerja Menteri Setelah Dimarahi Presiden Meningkat Diragukan Presiden Jokowi. Foto: Biro Setpres

Merahputih.com - Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo mempertanyakan pernyataan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno bahwa reshuffle kabinet sudah tidak relevan lagi karena alasan sudah ada progres luar biasa.

Menurut Karyono, pemerintah mestinya mengeluarkan bukti bahwa ada peningkatan kinerja.

"Indikatornya belum cukup untuk menyimpulkan bahwa kinerja menteri sudah ada kemajuan luar biasa," kata Karyono kepada wartawan, Rabu (8/7).

Baca Juga

Menteri Mulai Kerja Cepat, Reshuffle Dinilai Sudah Tidak Relevan

Maksud Pratikno mungkin baik untuk mendinginkan suasana agar para menteri bisa tenang dan fokus dalam menjalankan tugas. Tetapi, sayangnya, isu reshuffle sudah terlanjur bergulir sehingga perlu waktu untuk menerimanya.

"Ucapan presiden soal reshuffle sudah terlanjut dicatat dalam memori kolektif publik. Tidak mudah untuk menghapus. Dan itu akan selalu diingat publik selamanya," jelas dia.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno (kedua dari kiri) di gedung Sekretariat Negara Jakarta, Senin (6/7/2020). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno (kedua dari kiri) di gedung Sekretariat Negara Jakarta, Senin (6/7/2020). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)

Menurut Karyono, pernyataan dari Istana tersebut sulit diterima terima akal sehat hanya dalam waktu dua minggu, terhitung sejak presiden memberi peringatan keras akan melakukan reshuffle hingga sekarang sudah ada kemajuan luar biasa

"Maksud mensesneg mengeluarkan pernyataan itu mungkin hanya untuk meredam gejolak isu reshuffle yang selama dua pekan ini menghangatkan atmosfir politik nasional," tutur dia.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menegaskan isu reshuffle sudah tidak relevan dibicarakan. Ia mengatakan, semua kementerian dan lembaga terpacu untuk meningkatkan kinerja. Kinerja para menteri saat ini menjadi lebih baik.

“Sekarang sudah bagus dan semoga bagus terus. Tentu saja kalau bagus terus, ya enggak ada isu, enggak relevan lagi reshuffle,” kata Pratikno kepada wartawan, Senin (6/7).

Baca Juga

Calon Pengganti Idham Azis Enggak Punya 6 Kriteria Ini? Jangan Harap Jadi Kapolri

Pratikno meminta semua pihak, termasuk awak media, untuk tidak lagi meributkan isu reshuffle. Sebab, kinerja Kabinet Indonesia Maju sudah berjalan dengan baik. Sekarang ini, lanjut Pratikno, pemerintah sedang fokus menyelesaikan permasalahan kesehatan dan ekonomi akibat COVID-19.

“Jadi, jangan ribut lagi reshuffle karena progres kabinet berjalan dengan bagus. Kita fokus untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan dan permasalahan ekonomi yang menjadi ikutan luar biasa dari pandemi,” jelas Pratikno. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH