Klaim Farid Okbah Pernah Diundang Jokowi, PDRI Bakal Ajukan Praperadilan

MerahPutih.com - Sejumlah terduga teroris dicokok Densus Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror dalam operasi serentak di tiga tempat berbeda, Selasa (17/11) kemarin. Tim Advokasi Al-Islam yang mendampingi terduga tidak percaya kliennya terlibat aksi terorisme. Kuasa hukum mengklaim mereka yang ditangkap bukan sosok sembarangan.

Koordinator Tim Advokasi Al-Islam, Ismar Syafruddin mengaku sosok Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) Farid Ahmad Okbah yang ditangkap Densus 88 Antiteror di Pondokmelati, Kota Bekasi pernah diundang ke Istana Negara.

Baca Juga:

Densus 88 Gelar Operasi Penangkapan Ketum Partai Dakwah Saat Subuh

Menurut Ismar, Presiden Jokowi bertemu dengan Farid dalam kapasitasnya sebagai penasihat Parmusi. “Beliau pernah diundang oleh Presiden Jokowi, beliau datang ke Istana Negara. Adakah teroris yang begitu?” kata Ismar, kepada wartawan semalam, dikutip Rabu (17/11).

Atas dasar itu, Ismar membantah pernyataan versi kepolisian yang menyatakan Farid mendirikan partai untuk menampung Jamaah Islamiyah. "Nanti saya kasih lihat foto-fotonya (Farid di Istana)," imbuh Ketua Hukum dan HAM PDRI itu

Menurut Ismar, Farid juga pernah mendapat penghargaan dari Badan Intelijen Negara (BIN) sebagai salah satu guru/dosen di BIN, di PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian), di tentara (TNI). "Saya yakin banyak murid beliau yang mempertanyakan. Ini fitnah yang luat biasa,” katanya.

Baca Juga:

Penangkapan Ketum PDRI dan Anggota Komisi Fatwa Bikin Pimpinan MUI Tercengang

Lebih jauh, Ismar menambahkan terduga teroris lainnya yang diamankan Densus 88, Anung Al-Hamat, juga membantah teroris Maman Abdul Rahman sebagai anggota ISIS. Adapun, terduga teroris ketiga yang ditangkap Tim Densus adalah anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ahmad Zain An-Najah.

“Dr Zain ini kerjanya dakwah dan bikin tulisan (buku) banyak sekali karyanya. Ini sangat menyakitkan kita, dituduh macam-macam, dituduh JI (Jamaah Islamiyah) yang dianggap teroris. Itu perlu kita pertanyakan,” ungkap Kuasa Hukum.

Oleh karena itu, Ismar berencana akan mendaftarkan praperadilan di Pengadilan Negeri Kota Bekasi terkait penangkapan tiga terduga teroris yang dilakukan Densus 88. Mereka juga bakal mengadu ke Kapolri Jendera Listyo Sigit Prabowo, Komisi III DPR hingga Komnas HAM. “Saya sebagai Ketua Hukum dan HAM PDRI, akan melakukan langkah hukum terkait hal ini. Saya akan klarifikasi besok karena ini adalah fitnah dan hoaks,” tutupnya.

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) Ustaz Farid Ahmad Okbah dan anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ahmad Zain An-Najah serta Anung Al-Hamat. Mereka diduga berperan dalam segala sepak terjang organisasi teror Jamaah Islamiyah (JI). (Knu)

Baca Juga:

Dalam 10 Hari, 13 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vonis Nihil Heru Hidayat Telah Sesuai UU dan Asas Legalitas Hukum Pidana
Indonesia
Vonis Nihil Heru Hidayat Telah Sesuai UU dan Asas Legalitas Hukum Pidana

Hakim juga menilai, karena merupakan badan hukum yang merupakan personifikasi orang, maka tidak dapat dilakukan penyitaan atau perampasan..

Bangun Pintu Air Rp80 Miliar, Menteri Basuki Janjikan Solo Tidak Banjir
Indonesia
Bangun Pintu Air Rp80 Miliar, Menteri Basuki Janjikan Solo Tidak Banjir

Nantinya, akan ada enam pompa dapat dioperasikan untuk memompa air dari Kali Pepe dimana lima diantaranya pompa utama dan satu pompa cadangan.

Kubu Angin Prayitno Sebut Pemeriksaan Pajak PT Johnlin Baratama Bukan di Eranya
Indonesia
Kubu Angin Prayitno Sebut Pemeriksaan Pajak PT Johnlin Baratama Bukan di Eranya

"Faktanya pemeriksaan pajak PT Johnlin Baratama dilakukan sudah bukan di Era Angin Prayitno Aji," ujar Syaefullah Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa.

Gibran Dapat Gelar Bangsawan Kanjeng Pangeran Widuronagoro
Indonesia
Gibran Dapat Gelar Bangsawan Kanjeng Pangeran Widuronagoro

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningkrat memberikan gelar bangsawan pada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Bengkel Swasta di Jakbar Kebanjiran Permintaan Uji Emisi Kendaraan
Indonesia
Bengkel Swasta di Jakbar Kebanjiran Permintaan Uji Emisi Kendaraan

Setelah kebijakan uji emisi, baru pemilik mobil datang ke Bengkel Auto 2000 Puri Kembangan untuk uji emisi mobilnya

Jadi Temuan BPK, PNS DKI Kembalikan Kelebihan Pembayaran Gaji
Indonesia
Jadi Temuan BPK, PNS DKI Kembalikan Kelebihan Pembayaran Gaji

BPK menemukan kelebihan pembayatan gaji dan tunjangan kinerja daerah (TKD) pada PNS yang telah wafat atau pensiun pada 2020 dengan jumlah Rp 862,7 juta.

Ingat! Bangun Rumah Sendiri Harus Bayar PPN 2,2 Persen
Indonesia
Ingat! Bangun Rumah Sendiri Harus Bayar PPN 2,2 Persen

Pada 2022 ini, pemerintah membarui pengaturan mengenai PPN KMS dengan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 61/PMK.03/2022 tentang PPN atas KMS.

200 Oksigen yang Tiba di Solo Digunakan dengan Sistem Pinjam Pakai
Indonesia
PPKM Level 3, Aktivitas Ekonomi Surabaya Tetap Jalan
Indonesia
PPKM Level 3, Aktivitas Ekonomi Surabaya Tetap Jalan

Mulai hari ini, Selasa (15/2), Kota Surabaya berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

LBH PP Muhammadiyah Jadi Kuasa Hukum Haris Azhar-Fatia
Indonesia
LBH PP Muhammadiyah Jadi Kuasa Hukum Haris Azhar-Fatia

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pimpinan Pusat Muhammadiyah ditunjuk menjadi Kuasa Hukum Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator Kontras Fatia Maulidiyati. Kedua aktivis HAM tersebut ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya pada 17 Maret 2022 lalu.